Home » PJJ IPS KELAS 9 » Page 5

PJJ IPS KELAS 9

Home » PJJ IPS KELAS 9 » Page 5
Perundingan Linggajati 25 Maret 1947 di Daerah Pegunungan Cirebon

Perundingan Linggajati 25 Maret 1947 di Daerah Pegunungan Cirebon

Perundingan Linggajati 25 Maret 1947 di Daerah Pegunungan Cirebon, Perundingan ini berlangsung pada tanggal 10 – 15 November 1946, dan keputusannya ditandatangani pada tanggal 25 Maret 1947 di Istana Risjswijk (Istana Merdeka). Dengan perantaraan diplomat Inggris, yaitu Lord Killearn, diadakan pertemuan di Istana Negara dan Pegangsaan Timur 56 antara Indonesia yang diwakili oleh Sutan Sjahrir […]

Perundingan Linggajati 25 Maret 1947 di Daerah Pegunungan Cirebon Read More »

Perjuangan Diplomasi Dalam mempertahankan Kemerdekaan

Perjuangan Diplomasi Dalam mempertahankan Kemerdekaan

Perjuangan Diplomasi Dalam mempertahankan Kemerdekaan, Selain melakukan perjuangan fisik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, para pemimpin pejuang kemerdekaan juga melakukan dengan jalur diplomasi untuk mendapatkan dukungan dan pengakuan dari dunia Internasional. Jalur diplomasi dan perjuangan fisik tetap berjalan secara bersamaan, saling menguatkan dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Dibawah ini Ananda bisa mengamati garis waktu perjuangan memeprtahankan

Perjuangan Diplomasi Dalam mempertahankan Kemerdekaan Read More »

Pertempuran Surabaya Pada tanggal 25 Oktober 1945

Pertempuran Surabaya Pada tanggal 25 Oktober 1945

Pertempuran Surabaya Pada tanggal 25 Oktober 1945, Sekutu dibawah Komando Brigjen A.W.S. Mallaby tiba di Surabaya. Pada tanggal 28 Oktober 1945 terjadi pertempuran antara rakyat Surabaya. melawan Sekutu yang menewaskan Brigjen A.W.S. Mallaby. Kemudian sekutu di bawah pimpinan Mayjen R.C Mansergh mengeluarkan ultimatum, agar semua orang yang bersenjata menyerahkan diri pada tanggal 9 November 1945

Pertempuran Surabaya Pada tanggal 25 Oktober 1945 Read More »

Perjuangan Fisik Bersenjata Untuk Mempertahankan Kemerdekaan

Perjuangan Fisik Bersenjata Untuk Mempertahankan Kemerdekaan

Perjuangan Fisik Bersenjata Untuk Mempertahankan Kemerdekaan, AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) pada tanggal 29 September 1945 mulai mendarat di Tanjung Periok di bawah Letjen Sir Philip Christison. Pasukan Sekutu diboncengi NICA pimpinan Van Der Plass sebagai wakil Van Mook. Pasukan sekutu terdirin tiga divisi, meliputi divisi India 23, Divisi India 5 dan Divisi India

Perjuangan Fisik Bersenjata Untuk Mempertahankan Kemerdekaan Read More »

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, Belanda tidak begitu saja mau mengakui proklamasi yang telah dilaksanakan oleh bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Dengan membonceng tantara AFNEI / Sekutu, akhirnya NICA ingin menacapkan kembali kolonialisme nya di Indonesia. Bangsa Indonesia tidak begitu saja menerima dan menyerah pada pasukan NICA yang datang bersama sekutu. Seperti yang terjadi di

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Read More »

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Pada tanggal 20 Agustus 1945 Sri Sultan Hamengku Buwono IX menyatakan bahwa Kesultanan Yogjakarta sanggup berdiri di belakang pemerintah pimpinan Soekarrio-Hatta. Pernyataan itu kemudian dipertegas pada tanggal 5 September 1945, yang isinya: Bahwa Negeri Yogjakarta Hadiningrat yang bersifat kerajaan adalah daerah istimewa dan

Dukungan Spontan Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Read More »

Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara (BKR, TKR, dan TNI)

Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara (BKR, TKR, dan TNI)

Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara (BKR, TKR, dan TNI), terbagi beberapa bagian perjalanan sejarah terbentuknya Alat Kelengkapan Keamanan Negara. a) Badan Keamanan Rakyat (BKR) Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara, Pembentukan BKR pada tanggal 22 Agustus 1945 oleh pemerintah dan bukan angkatan perang bertujuan menghindari permusuhan dengan sekutu. Tugas BKR hanya menjaga keamanan. Keanggotaan BKR terdini

Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara (BKR, TKR, dan TNI) Read More »

Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan Dan Negara

Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan Dan Negara

Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan Dan Negara, Meskipun kemerdekaan Indonesia telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, akan tetapi Negara Indonesia belum memiliki kelengkapan pemerintahan. Padahal alat kelengkapan negara tersebut merupakan hal yang mutlak untuk menjamin kehangsungan negara. Maka pada tanggal 18 agustus 1945, Presiden Soekarno membentuk panitia kecil dengan tugas pokok merencanakan pembentukan departemen pemerintahan. Panitia

Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan Dan Negara Read More »

Scroll to Top