Perbedaan ascribed status, achieved status, dan assigned status dalam sosiologi lengkap beserta pengertian, contoh, ciri-ciri, dan fungsinya.
Pengertian Status Sosial dalam Sosiologi
Status sosial adalah kedudukan atau posisi seseorang dalam masyarakat yang berkaitan dengan hak, kewajiban, serta peran sosial tertentu. Setiap individu memiliki status sosial yang berbeda sesuai dengan latar belakang, kemampuan, dan pengakuan masyarakat. Bagamana Perbedaan Ascribed Status, Achieved Status, dan Assigned Status dalam Sosiologi?
Dalam ilmu sosiologi, status sosial menjadi bagian penting karena memengaruhi hubungan sosial dan interaksi antarmanusia dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Soerjono Soekanto, status sosial merupakan tempat seseorang dalam masyarakat yang berhubungan dengan individu lainnya dalam kelompok sosial.
Secara umum, status sosial dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu:
- Ascribed Status
- Achieved Status
- Assigned Status
Ketiga jenis status sosial tersebut memiliki perbedaan berdasarkan cara memperoleh status tersebut.
Pengertian Ascribed Status
Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir tanpa usaha tertentu. Status ini biasanya dipengaruhi oleh keturunan, jenis kelamin, usia, atau latar belakang keluarga.
Contoh Ascribed Status
- Anak bangsawan
- Jenis kelamin
- Suku bangsa
- Anak tokoh adat
Ciri-Ciri Ascribed Status
- Diperoleh sejak lahir
- Tidak memerlukan usaha
- Ditentukan oleh keluarga atau masyarakat
- Sulit berubah
Penjelasan
Seseorang yang lahir dari keluarga kerajaan otomatis memiliki status sosial tertentu dalam masyarakat.
Pengertian Achieved Status
Achieved status adalah status sosial yang diperoleh seseorang melalui usaha, pendidikan, kemampuan, atau prestasi yang dicapainya.
Status ini bersifat terbuka bagi semua orang karena dapat diraih melalui kerja keras.
Contoh Achieved Status
- Dokter
- Guru
- Atlet nasional
- Pengusaha sukses
Ciri-Ciri Achieved Status
- Diperoleh melalui usaha
- Berkaitan dengan prestasi
- Dapat berubah
- Terbuka bagi semua orang
Penjelasan
Seseorang menjadi dokter setelah menjalani pendidikan dan pelatihan tertentu.
Pengertian Assigned Status
Assigned status adalah status sosial yang diberikan oleh masyarakat atau lembaga tertentu kepada seseorang karena jasa, pengabdian, atau kontribusinya.
Status ini biasanya berupa penghargaan sosial.
Contoh Assigned Status
- Pahlawan nasional
- Tokoh masyarakat
- Guru teladan
- Gelar kehormatan adat
Ciri-Ciri Assigned Status
- Diberikan oleh masyarakat
- Berkaitan dengan jasa dan pengabdian
- Bersifat penghargaan sosial
- Diakui lingkungan sosial
Penjelasan
Seseorang yang berjasa besar bagi negara dapat diberikan gelar pahlawan nasional.
Baca juga: Perbedaan Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif dalam Kehidupan Masyarakat
Perbedaan Ascribed Status, Achieved Status, dan Assigned Status
Berikut tabel perbedaan ketiga jenis status sosial tersebut.
| Jenis Status Sosial | Cara Memperoleh | Sifat | Contoh |
| Ascribed Status | Sejak lahir | Tetap | Anak bangsawan |
| Achieved Status | Melalui usaha | Dinamis | Dokter |
| Assigned Status | Diberikan masyarakat | Penghargaan sosial | Pahlawan nasional |
Perbedaan Berdasarkan Ciri-Ciri
| Aspek | Ascribed Status | Achieved Status | Assigned Status |
| Cara Memperoleh | Kelahiran | Usaha dan prestasi | Penghargaan masyarakat |
| Faktor Utama | Keturunan | Pendidikan dan kemampuan | Jasa dan pengabdian |
| Memerlukan Usaha | Tidak | Ya | Biasanya karena kontribusi |
| Sifat | Cenderung tetap | Dapat berubah | Kehormatan sosial |
| Contoh | Jenis kelamin | Guru | Tokoh masyarakat |
Contoh Ketiga Jenis Status Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari
1. Di Lingkungan Sekolah
| Jenis Status | Contoh |
| Ascribed Status | Jenis kelamin siswa |
| Achieved Status | Juara kelas |
| Assigned Status | Siswa teladan |
Penjelasan
- Jenis kelamin diperoleh sejak lahir.
- Juara kelas diperoleh melalui prestasi belajar.
- Siswa teladan diberikan oleh sekolah sebagai penghargaan.
2. Di Lingkungan Masyarakat
| Jenis Status | Contoh |
| Ascribed Status | Anak tokoh adat |
| Achieved Status | Pengusaha sukses |
| Assigned Status | Tokoh masyarakat |
Penjelasan
Masyarakat memberikan penghormatan tertentu berdasarkan keturunan, prestasi, maupun jasa sosial.
3. Di Lingkungan Negara
| Jenis Status | Contoh |
| Ascribed Status | Keturunan bangsawan |
| Achieved Status | Presiden |
| Assigned Status | Pahlawan nasional |
Fungsi Status Sosial dalam Kehidupan Masyarakat
Status sosial memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan sosial.
1. Menentukan Kedudukan Sosial
Status sosial membantu menentukan posisi seseorang dalam masyarakat.
2. Mengatur Peran Sosial
Setiap status sosial memiliki hak dan kewajiban tertentu.
Contoh:
- Guru mengajar siswa
- Polisi menjaga keamanan
3. Menjaga Keteraturan Sosial
Status sosial membantu menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib.
4. Memotivasi Masyarakat untuk Berprestasi
Achieved status dan assigned status dapat mendorong masyarakat untuk bekerja keras dan berkontribusi positif.
Dampak Perbedaan Status Sosial
Perbedaan status sosial dapat memberikan dampak positif maupun negatif.
Dampak Positif
1. Membantu Pembagian Tugas Sosial
Masyarakat dapat menjalankan fungsi sosial dengan lebih teratur.
2. Memotivasi Prestasi
Achieved status mendorong masyarakat untuk belajar dan bekerja keras.
3. Menjaga Tradisi Sosial
Ascribed status membantu melestarikan budaya dan adat istiadat.
Dampak Negatif
1. Diskriminasi Sosial
Perbedaan status dapat menyebabkan perlakuan tidak adil.
2. Kesenjangan Sosial
Status sosial tertentu dapat menimbulkan jarak sosial.
3. Persaingan Tidak Sehat
Sebagian orang dapat melakukan segala cara untuk memperoleh status tinggi.
Karena itu, masyarakat harus menghargai setiap individu tanpa membedakan status sosialnya.
Pentingnya Memahami Jenis Status Sosial
Memahami ascribed status, achieved status, dan assigned status penting karena:
- Membantu memahami struktur sosial masyarakat
- Menghargai keberagaman sosial
- Menghindari diskriminasi
- Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati
Dengan memahami status sosial, masyarakat dapat hidup lebih harmonis dan tertib.
Kesimpulan
Dalam sosiologi, status sosial dibagi menjadi tiga jenis utama yaitu ascribed status, achieved status, dan assigned status.
- Ascribed status diperoleh sejak lahir.
- Achieved status diperoleh melalui usaha dan prestasi.
- Assigned status diberikan oleh masyarakat sebagai penghargaan atas jasa seseorang.
Ketiga jenis status sosial tersebut memiliki fungsi penting dalam kehidupan masyarakat karena membantu mengatur hubungan sosial, pembagian peran, dan keteraturan sosial.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa yang dimaksud dengan ascribed status?
Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh sejak lahir tanpa usaha tertentu.
2. Apa contoh achieved status?
Contohnya dokter, guru, atlet nasional, dan pengusaha sukses.
3. Apa yang dimaksud dengan assigned status?
Assigned status adalah status sosial yang diberikan masyarakat karena jasa atau pengabdian seseorang.
4. Apa perbedaan utama ketiga jenis status sosial?
Perbedaannya terletak pada cara memperoleh status sosial tersebut.
5. Mengapa status sosial penting dalam masyarakat?
Karena membantu mengatur peran sosial dan menciptakan keteraturan sosial.
Referensi
- Kemdikbud RI
- Kemendikdasmen RI
- Soerjono Soekanto. Sosiologi Suatu Pengantar.
- Ralph Linton. The Study of Man.
- Bruce J. Cohen. Sociology: An Introduction.
ย

