PJJ IPS KELAS 7

Merumuskan Nilai-Nilai Kebudayaan Masa Praaksara Indonesia

Merumuskan Nilai-Nilai Kebudayaan Masa Praaksara Indonesia, Meskipun hidup dengan segala keterbatasan dan penuh tantangan akibat teknologi yang masih sederhana, ada terdapat beberapa nilai budaya dan tradisi dari manusia masa praaksara yang masih dapat terlihat dalam kehidupan masyarakat Indonesia modern saat ini.

Merumuskan Nilai-Nilai Kebudayaan dan tradisi yang dimiliki manusia praaksara bahkan dapat dikatakan baik sehingga dapat kita jadikan sebagai panutan atau teladan. Nilai nilai tersebut antara lain;

a. Nilai Kepercayaan (religious)

Secara garis besar kepercayaan religi yang dianut masyarakat praaksara terbagi menjadi dua yaitu, Aninmisme atau kepercayaan terhadap roh nenek moyang dan Dinamisme, kepercayaan bahwa setiap benda di alam memiliki kekuatan ghaib.

b. Nilai Gotong royang

Masyarakat praaksara hidup dalam kelompok, Untuk dapat mempertahankan hidup mereka selalu bergotong royong untuk kepentingan bersama. Sebagai contoh, menangkap hewan buruan akan sulit dilakukan apabila sendirian.

Melalui kerjasama yang baik, binatang buruan dapat dikejar, dikepung dan ditangkap. Hasil buruan biasanya dibagi secara adil sehingga memungkinkan manusia hidup dalam kedamaian.

c. Nilai Musyawarah

Nilai musyawarah ditunjukkan dengan memilih pemimpin yang dianggap paling berpengalaman (sesepuh). Pengalaman yang dimiliki para sesepuh dapat membuat masyarakat mengambil keputusan yang paling baik terkait segala persoalan yang dihadapi dalam masyarakat.

d. Nilai Keadilan

berburu salah satu aktivitas pada masa praaksara (foto/lingkaran pengetahuan)

Prinsip keadilan ditunjukkan dengan adanya pembagian tugas antara manusia pra aksara sesuai dengan kemampuan dan keahliannya. Kaum laki-laki yang memiliki kekuatan fisik bertugas untuk memburu hewan semantara kaum perempuan yang teliti bertugas untuk mengumpulkan makanan dari alam.

Pada saat berburu, para kaum laki-laki juga memiliki pembagian tugas yaitu siapa yang bertugas mengejar hewan buruan karena memiliki kemampuan lari yang baik serta siapa yang bertugas untuk menangkap karena memiliki kekuatan tubuh yang baik.

e. Tradisi Bercocok Tanam

Pada saat masa bercocok tanam, untuk dapat memenuhi memenuhi kebutuhan hidup dengan cara bercocok tanam, manusia harus memiliki ketelitian dan kemampuan dalam mengenal alam.

Pemahaman mengenai pola musim menjadi kunci manusia untuk mendapatkan hasil panenan yang baik. Selain kedua kemampuan tersebut, kreatifitas manusia juga harus diasah dengan cara membuat alat-alat khas untuk kegiatan pertanian, salah satunya berupa beliung persegi.

f. Tradisi Pelayaran (Bahari)

Untuk dapat memahami pola musim, manusia praaksara menggunakan pengetahuannya tentang benda-benda langit. Ilmu ini sekarang disebut sebagai ilmu astronomi. Selain bermanfaat untuk mengetahui pola musim, ilmu astronomi juga sangat membantu manusia saat melakukan kegiatan pelayaran dari pulau ke pulau dengan memakai perahu yang sangat sederhana.

Baca juga Hubungan antara kelangkaan permintaan dan penawaran

Pemahaman Materi

Setelah mengetahui nilai-nilai budaya yang dimiliki manusia pra aksara, selanjutnya lakukan pengamatan tentang nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal Ananda.

Tuliskanlah hasil pengamatan tersebut dan jawab pertanyaan nilai budaya /tradisi pada masa praaksara.

  1. Kepercayaan ….?
  2. Gotong royong …?
  3. Musyawarah …?
  4. Keadilan …?
  5. Tradisi bercocok tanam …?
  6. Tradisi Pelajayaran …?

Referensi :

MODUL PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII Semester Genap) Hak Cipta © 2020 pada Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button