PJJ IPS KELAS 9

Menganalisis pengaruh letak terhadap kondisi iklim di 5 Benua

Menganalisis pengaruh letak terhadap kondisi iklim di 5 Benua, Iklim di suatu tempat di bumi dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi tempat tersebut. Pengaruh posisi relatif matahari terhadap suatu tempat di bumi menimbulkan musim, yang membedakan iklim satu dengan yang lain. Perbedaan iklim menghasilkan beberapa sistem klasifikasi iklim.

Berdasarkan posisi relatif suatu tempat di bumi terhadap garis khatulistiwa dikenal kawasankawasan dengan kemiripan iklim secara umum akibat perbedaan dan pola perubahan suhu udara, yaitu kawasan tropika (0 0 -23,5°LU/LS), subtropika (23,5°- 40°LU/LS), sedang (40°LU/LS-66,5°LU/LS), dan dingin (66,5°LU/LS-90°LU/LS).

Letak wilayah Benua Asia dan Benua lainnya di bumi juga menyebabkan perbedaan iklim di masing-masing wilayah. Sebagai contoh Benua Asia memiliki letak astronomis pada 110 16’LS – 770 LU dan 250 BT – 1700 BT.

Berdasarkan letak lintang antara 110 16’LS – 770 LU, maka Benua Asia memiliki iklim tropis (00 -110 16’LS, dan 0 0 -23,5°LU), sub tropis (23,5°LU-40°LU), sedang (40°LU-66,5°LU), dan dingin (66,5°LU-70°LU). Letak geografis juga mempengaruhi terjadinya iklim disuatu wilayah.

Letak Geografis Benua Asia

Sebagai contoh bahwa letak geografis Benua Asia terletak diantara Benua Eropa, Afrika dan Australia serta diantara Samudra Arktik, Pasifik dan Hindia berpengaruh terhadap iklim di Asia.

Di daerah sekitar Samodera Pasifik dan Hindia, yaitu kawasan Asia Timur, Asia Tenggara dan Asia Selatan beriklim laut dengan curah hujan tinggi karena angin berasal dari Samodera Pasifik dan Hindia banyak membawa uap air.

Wilayah Asia Barat beriklim gurun karena pengaruh angin barat dari Benua Afrika yang kering sehingga membawa angin kering sehingga curah hujan rendah, disamping itu angin dari daratan Eropa juga menyebabkan rendahnya curah hujan di Asia Tengah.

Didukung oleh iklim kering dan panas karena daerah sub tropis maka di kawasan Asia Tengah beriklim gurun. Kawasan dingin di Samodera Artik juga membawa angin dingin di Asia utara yang beriklim kutub.

Nah, setelah memahami contoh analisis pengaruh letak wilayah terhadap kondisi iklim di Benua Asia, lakukan analisis yang sama untuk wilayah Benua lainnya dengan mengisi tabel berikut!

Akvititas. menunjukkan pembagian kawasan 5 Benua

Menganalisis pengaruh letak terhadap kondisi iklim di 5 Benua, Benua merupakan hamparan daratan yang sangat luas yang pada bagian tengahnya bersifat kering karena tidak mendapat pengaruh dari angin laut yang basah dan lembab. Karena luasnya maka benua dibagi dalam beberapa kawasan dengan karakteristik yang berbeda beda.

Benua juga terdiri dari beberapa negara, kecuali Benua Australia yang hanya terdiri dari satu negara. Benua Asia dibagi menjadi menjadi 6 (enam) kawasan, yaitu: Asia Barat, Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, dan Asia Tengah.

Baca juga Faktor geologis ASEAN akibat perubahan ruang dan interaksi antarruang

Benua Amerika dibagi menjadi 3 kawasan yaitu Amerika Utara, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Benua Afrika terbagi atas lima kawasan yaitu Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Barat, Afrika Tengah, dan Afrika Selatan.

Benua menjadi empat kelompok yaitu Eropa Timur, Eropa Barat, Eropa Utara, dan Selatan Afrika Selatan. Benua menjadi empat kelompok yaitu Eropa Timur, Eropa Barat, Eropa Utara, dan Selatan.

Referensi :
MODUL PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK JENJANG SMP/MTs Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas VIII Semester Gasal. Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button