Contoh ascribed status dalam kehidupan sehari-hari lengkap beserta pengertian, ciri-ciri, faktor, dan pengaruhnya di masyarakat.
Pengertian Ascribed Status
Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir tanpa melalui usaha atau prestasi tertentu. Status ini biasanya dipengaruhi oleh faktor keturunan, jenis kelamin, usia, suku bangsa, dan latar belakang keluarga. Apa Contoh Ascribed Status dalam Kehidupan Sehari-hari dan Pengaruhnya di Masyarakat?
Dalam ilmu sosiologi, ascribed status termasuk salah satu jenis status sosial selain achieved status dan assigned status.
Contohnya, seseorang yang lahir dari keluarga bangsawan otomatis memiliki kedudukan sosial tertentu dalam masyarakat. Begitu juga seseorang yang menjadi bagian dari suku tertentu karena keturunan keluarganya.
Menurut Ralph Linton, status sosial merupakan posisi seseorang dalam masyarakat yang berkaitan dengan hak dan kewajiban tertentu.
Ciri-Ciri Ascribed Status
Ascribed status memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis status sosial lainnya.
1. Diperoleh Sejak Lahir
Status ini dimiliki seseorang sejak lahir.
Contoh:
- Anak bangsawan
- Anak kepala adat
2. Tidak Memerlukan Usaha
Seseorang tidak perlu bekerja keras untuk memperoleh status ini.
Contoh:
Jenis kelamin laki-laki atau perempuan.
3. Ditentukan oleh Faktor Keturunan
Ascribed status biasanya diwariskan oleh keluarga.
Contoh:
Keturunan keluarga kerajaan.
4. Sulit atau Tidak Mudah Berubah
Status ini umumnya tetap karena berkaitan dengan identitas seseorang.
Contoh:
Suku bangsa dan keturunan keluarga.
5. Berkaitan dengan Budaya dan Tradisi
Ascribed status dipengaruhi oleh adat istiadat masyarakat.
Contoh:
Sistem kasta dalam masyarakat tertentu.
Contoh Ascribed Status dalam Kehidupan Sehari-Hari
Ascribed status dapat ditemukan dalam berbagai lingkungan sosial masyarakat.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin merupakan contoh ascribed status karena diperoleh sejak lahir.
Contoh:
- Laki-laki
- Perempuan
Pengaruh di Masyarakat
Masyarakat sering memberikan peran sosial tertentu berdasarkan jenis kelamin.
Contoh Pengaruh:
- Laki-laki dianggap sebagai kepala keluarga
- Perempuan sering diasosiasikan dengan peran pengasuhan
2. Suku Bangsa
Seseorang menjadi anggota suku tertentu berdasarkan keturunan keluarga.
Contoh:
- Suku Jawa
- Suku Sunda
- Suku Batak
Pengaruh di Masyarakat
Suku bangsa membentuk identitas budaya dan cara berinteraksi sosial.
Contoh Pengaruh:
- Penggunaan bahasa daerah
- Pelaksanaan adat istiadat tertentu
3. Keturunan Bangsawan
Orang yang lahir dari keluarga bangsawan otomatis memperoleh status sosial tertentu.
Pengaruh di Masyarakat
Dalam masyarakat tradisional, keturunan bangsawan sering mendapat penghormatan lebih tinggi.
Contoh Pengaruh:
- Mendapat kedudukan penting dalam adat
- Lebih dihormati dalam acara tradisional
4. Usia
Usia termasuk ascribed status karena diperoleh secara alami.
Contoh:
- Anak-anak
- Remaja
- Dewasa
- Lansia
Pengaruh di Masyarakat
Masyarakat memberikan hak dan kewajiban berbeda berdasarkan usia.
Contoh Pengaruh:
- Orang dewasa memiliki tanggung jawab lebih besar
- Lansia dihormati karena pengalaman hidup
5. Anak Tokoh Adat atau Tokoh Masyarakat
Anak dari pemimpin adat biasanya memiliki kedudukan sosial tertentu dalam lingkungan sosialnya.
Pengaruh di Masyarakat
Mereka sering lebih dikenal dan dihormati dalam lingkungan adat atau masyarakat.
Baca juga: Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari
Pengaruh Ascribed Status dalam Kehidupan Masyarakat
Ascribed status memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
Pengaruh Positif Ascribed Status
1. Menjaga Keteraturan Sosial
Ascribed status membantu masyarakat memahami posisi dan peran sosial masing-masing.
Contoh:
Orang tua bertugas membimbing anak-anak.
2. Melestarikan Budaya dan Tradisi
Status sosial berdasarkan keturunan membantu menjaga adat istiadat.
Contoh:
Keluarga adat menjaga tradisi daerah.
3. Membentuk Identitas Sosial
Ascribed status membantu seseorang mengenali identitas sosial dan budaya.
Contoh:
Seseorang bangga terhadap suku dan budayanya.
4. Memperkuat Solidaritas Kelompok
Kesamaan status sosial tertentu dapat mempererat hubungan sosial.
Contoh:
Ikatan antaranggota suku atau keluarga besar.
Pengaruh Negatif Ascribed Status
Jika tidak disikapi dengan baik, ascribed status dapat menimbulkan dampak negatif.
1. Diskriminasi Sosial
Perbedaan status sejak lahir dapat menyebabkan perlakuan tidak adil.
Contoh:
Diskriminasi berdasarkan suku atau keturunan.
2. Kesenjangan Sosial
Masyarakat dapat terbagi berdasarkan status keturunan atau kasta.
Contoh:
Golongan tertentu dianggap lebih tinggi daripada yang lain.
3. Hambatan Mobilitas Sosial
Seseorang dapat mengalami kesulitan meningkatkan status sosialnya.
Contoh:
Masyarakat yang masih menerapkan sistem kasta ketat.
4. Stereotip Sosial
Ascribed status dapat memunculkan penilaian tertentu terhadap kelompok tertentu.
Contoh:
Anggapan bahwa suku tertentu memiliki sifat tertentu.
Karena itu, masyarakat perlu menghargai setiap individu tanpa membedakan status sosial yang diperoleh sejak lahir.
Faktor yang Mempengaruhi Ascribed Status
Beberapa faktor utama yang memengaruhi ascribed status antara lain:
- Keturunan keluarga
- Jenis kelamin
- Usia
- Suku bangsa
- Tradisi dan budaya masyarakat
Perbedaan Ascribed Status dengan Jenis Status Sosial Lainnya
| Jenis Status Sosial | Cara Memperoleh | Contoh |
| Ascribed Status | Sejak lahir | Anak bangsawan |
| Achieved Status | Melalui usaha | Dokter |
| Assigned Status | Diberikan masyarakat | Pahlawan nasional |
Pentingnya Memahami Ascribed Status
Memahami ascribed status penting karena:
- Membantu memahami struktur sosial masyarakat
- Menghargai keberagaman budaya
- Menghindari diskriminasi sosial
- Menumbuhkan sikap toleransi
Dengan memahami ascribed status, masyarakat dapat hidup lebih harmonis dan saling menghormati.
Kesimpulan
Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir tanpa usaha tertentu. Contohnya meliputi jenis kelamin, suku bangsa, usia, dan keturunan bangsawan.
Ascribed status memiliki pengaruh positif seperti menjaga keteraturan sosial, melestarikan budaya, dan membentuk identitas sosial. Namun, jika tidak disikapi dengan baik, status ini juga dapat menimbulkan diskriminasi dan kesenjangan sosial.
Karena itu, masyarakat perlu menghargai setiap individu tanpa membedakan status sosial yang diperoleh sejak lahir.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa yang dimaksud dengan ascribed status?
Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh sejak lahir tanpa usaha tertentu.
2. Apa contoh ascribed status?
Contohnya jenis kelamin, suku bangsa, usia, dan keturunan bangsawan.
3. Apa pengaruh positif ascribed status?
Dapat menjaga keteraturan sosial dan melestarikan budaya masyarakat.
4. Apa dampak negatif ascribed status?
Dapat menimbulkan diskriminasi dan kesenjangan sosial.
5. Mengapa ascribed status penting dipelajari?
Karena membantu memahami struktur sosial dan keberagaman masyarakat.
Referensi
- Kemdikbud RI
- Kemendikdasmen RI
- Soerjono Soekanto. Sosiologi Suatu Pengantar.
- Ralph Linton. The Study of Man.
- Bruce J. Cohen. Sociology: An Introduction.

