Home ยป IPS Kelas 8 ยป Keragaman Alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke
Posted in

Keragaman Alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke

Keragaman Alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke (AiStudio)
Keragaman Alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke (AiStudio)

Keragaman alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke terlihat dari perbedaan bentang alam, iklim, flora, fauna, ekosistem, dan sumber daya alam di setiap wilayah. Mulai dari pegunungan dan hutan Sumatra, gunung api di Jawa, hutan dan sungai Kalimantan, fauna endemik Sulawesi, savana Nusa Tenggara, kepulauan Maluku, hingga pegunungan dan hutan Papua, semuanya menunjukkan kekayaan alam Indonesia. Artikel ini membahas contoh keragaman alam Indonesia dari barat hingga timur beserta potensi sumber daya alam dan cara melestarikannya.

Pengertian Keragaman Alam Indonesia

Keragaman alam Indonesia adalah berbagai perbedaan kondisi dan karakteristik alam yang terdapat di wilayah Indonesia. Bagaimana Keragaman Alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke?

Keragaman tersebut dapat berupa:

  • Bentuk permukaan bumi atau bentang alam.
  • Jenis tanah.
  • Kondisi iklim.
  • Flora dan fauna.
  • Ekosistem.
  • Sumber daya alam.
  • Kondisi wilayah pesisir dan laut.

Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dan berbentuk kepulauan. Kondisi geografis tersebut menyebabkan setiap daerah memiliki karakteristik alam yang tidak selalu sama.

Istilah โ€œdari Sabang sampai Meraukeโ€ sering digunakan untuk menggambarkan luasnya wilayah Indonesia dari bagian barat hingga bagian timur. Keragaman alam dapat ditemukan di seluruh wilayah tersebut.


Mengapa Alam Indonesia Sangat Beragam?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia memiliki keragaman alam yang tinggi.

1. Letak Geografis

Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Australia serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Letak tersebut berpengaruh terhadap iklim, pola angin, curah hujan, serta persebaran flora dan fauna.

2. Letak Geologis

Indonesia berada di kawasan pertemuan lempeng tektonik. Kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya banyak gunung api, pegunungan, lembah, dan bentang alam lainnya.

Kondisi geologi juga berhubungan dengan keberadaan berbagai sumber daya mineral.

3. Iklim Tropis

Sebagian besar wilayah Indonesia berada di kawasan tropis. Suhu dan curah hujan yang relatif mendukung menyebabkan berbagai jenis tumbuhan dan hewan dapat hidup.

4. Bentuk Kepulauan

Indonesia terdiri atas banyak pulau dengan kondisi alam yang berbeda-beda.

Ada wilayah yang didominasi pegunungan, dataran rendah, hutan, pantai, laut, rawa, dan savana.

5. Perbedaan Relief

Ketinggian suatu tempat memengaruhi suhu, jenis tanah, vegetasi, serta aktivitas manusia.

Daerah pegunungan, misalnya, mempunyai karakteristik yang berbeda dengan wilayah pesisir.


Keragaman Alam Indonesia dari Barat ke Timur

Keragaman alam Indonesia dapat dipelajari dengan melihat karakteristik berbagai wilayah dari Sumatra hingga Papua.

1. Sumatra

Sumatra merupakan salah satu pulau besar di bagian barat Indonesia.

Beberapa bentuk keragaman alam Sumatra antara lain:

  • Pegunungan Bukit Barisan.
  • Gunung api.
  • Danau.
  • Sungai.
  • Hutan hujan tropis.
  • Pantai dan wilayah pesisir.
  • Rawa dan lahan gambut.

Sumatra juga mempunyai berbagai jenis flora dan fauna. Contohnya adalah bunga Rafflesia, orangutan Sumatra, gajah Sumatra, harimau Sumatra, dan badak Sumatra.

Potensi sumber daya alam Sumatra

Potensi sumber daya alamnya antara lain:

  • Pertanian.
  • Perkebunan.
  • Kehutanan.
  • Perikanan.
  • Minyak dan gas bumi.
  • Batubara.
  • Panas bumi.
  • Pariwisata alam.

2. Jawa

Pulau Jawa mempunyai keragaman alam yang sangat menarik.

Salah satu cirinya adalah keberadaan banyak gunung api. Selain pegunungan, terdapat pula dataran tinggi, dataran rendah, sungai, pantai, dan kawasan karst.

Tanah vulkanik di sejumlah wilayah Jawa mendukung kegiatan pertanian.

Potensi sumber daya alam Jawa

Contohnya:

  • Padi.
  • Sayuran.
  • Buah-buahan.
  • Perkebunan.
  • Perikanan.
  • Peternakan.
  • Panas bumi.
  • Pariwisata alam.

Jawa juga mempunyai berbagai objek wisata alam seperti gunung, pantai, air terjun, dan kawasan karst.


3. Kalimantan

Kalimantan dikenal memiliki kawasan hutan tropis yang luas serta sungai-sungai besar.

Beberapa bentuk keragaman alam Kalimantan antara lain:

  • Hutan hujan tropis.
  • Sungai.
  • Pegunungan.
  • Rawa.
  • Lahan gambut.
  • Pantai.
  • Pulau-pulau kecil.

Kalimantan juga menjadi habitat berbagai satwa, termasuk orangutan Kalimantan dan bekantan.

Potensi sumber daya alam Kalimantan

Beberapa potensi yang terdapat di wilayah Kalimantan adalah:

  • Kehutanan.
  • Perkebunan.
  • Pertanian.
  • Perikanan.
  • Batubara.
  • Minyak dan gas bumi.
  • Pariwisata alam.

Pengelolaan sumber daya tersebut perlu memperhatikan perlindungan hutan dan ekosistem karena kawasan hutan mempunyai fungsi ekologis sekaligus ekonomi.


4. Sulawesi

Sulawesi memiliki bentuk pulau yang unik serta kondisi geografis yang beragam.

Keragaman alam Sulawesi dapat dilihat dari:

  • Pegunungan.
  • Pantai.
  • Teluk.
  • Laut.
  • Danau.
  • Hutan.
  • Kawasan karst.

Sulawesi juga merupakan bagian dari kawasan Wallacea yang memiliki banyak jenis fauna dengan karakteristik khas.

Contohnya adalah:

  • Anoa.
  • Babirusa.
  • Maleo.
  • Tarsius.
Potensi sumber daya alam Sulawesi

Potensinya antara lain:

  • Perikanan.
  • Perkebunan.
  • Pertanian.
  • Kehutanan.
  • Pertambangan.
  • Pariwisata bahari.

Wilayah pesisir Sulawesi juga mempunyai berbagai ekosistem laut yang penting.


5. Bali

Bali mempunyai bentang alam berupa pegunungan, gunung api, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, dan pantai.

Gunung dan kondisi tanah tertentu mendukung kegiatan pertanian. Sementara itu, wilayah pantai mempunyai potensi pariwisata dan perikanan.

Potensi alam Bali

Beberapa di antaranya:

  • Pertanian.
  • Perkebunan.
  • Perikanan.
  • Pariwisata.
  • Sumber daya air.
  • Keindahan bentang alam.

Keragaman alam Bali menjadi salah satu pendukung berkembangnya berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.


6. Nusa Tenggara

Nusa Tenggara mempunyai karakteristik alam yang berbeda dari sebagian wilayah Indonesia yang memiliki curah hujan lebih tinggi.

Beberapa daerah di Nusa Tenggara mempunyai kondisi yang relatif kering sehingga banyak dijumpai:

  • Savana.
  • Padang rumput.
  • Perbukitan.
  • Pegunungan.
  • Pantai.
  • Pulau-pulau kecil.

Kondisi tersebut mendukung berkembangnya ekosistem dan kehidupan masyarakat yang menyesuaikan dengan lingkungan setempat.

Potensi sumber daya alam Nusa Tenggara

Contohnya:

  • Peternakan.
  • Pertanian.
  • Perikanan.
  • Garam.
  • Pariwisata.
  • Pertambangan.

Nusa Tenggara juga memiliki berbagai kawasan wisata alam, termasuk pantai, pulau kecil, savana, dan kawasan perbukitan.


7. Maluku

Maluku dikenal sebagai wilayah kepulauan dengan potensi kelautan yang besar.

Keragaman alam Maluku meliputi:

  • Pulau-pulau kecil.
  • Laut.
  • Pantai.
  • Teluk.
  • Hutan.
  • Pegunungan.
  • Terumbu karang.

Maluku juga mempunyai sejarah panjang sebagai wilayah penghasil rempah-rempah seperti cengkih dan pala.

Potensi sumber daya alam Maluku

Potensinya antara lain:

  • Perikanan.
  • Kelautan.
  • Perkebunan.
  • Rempah-rempah.
  • Kehutanan.
  • Pariwisata bahari.

8. Papua

Papua merupakan wilayah di bagian timur Indonesia yang mempunyai bentang alam sangat beragam.

Beberapa bentuk alam Papua antara lain:

  • Pegunungan.
  • Hutan hujan tropis.
  • Sungai.
  • Rawa.
  • Pantai.
  • Pulau-pulau kecil.
  • Padang rumput.

Pegunungan di Papua merupakan salah satu kawasan dengan kondisi geografis yang unik di Indonesia.

Papua juga mempunyai keanekaragaman flora dan fauna yang khas.

Contohnya:

  • Burung cenderawasih.
  • Kasuari.
  • Matoa.
  • Sagu.
  • Kanguru pohon.
  • Ekidna.
Potensi sumber daya alam Papua

Potensinya antara lain:

  • Kehutanan.
  • Pertanian.
  • Perikanan.
  • Perkebunan.
  • Pertambangan.
  • Pariwisata alam.

Pengelolaan sumber daya Papua perlu mempertimbangkan kelestarian hutan, ekosistem pesisir, serta kehidupan masyarakat setempat.


Tabel Keragaman Alam Indonesia dari Barat sampai Timur

WilayahContoh Keragaman AlamPotensi Sumber Daya
SumatraPegunungan, hutan, sungai, danauPertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan
JawaGunung api, dataran tinggi, dataran rendahPertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata
KalimantanHutan tropis, sungai, rawa, gambutKehutanan, perkebunan, pertambangan
SulawesiPegunungan, teluk, laut, karstPerikanan, perkebunan, pertambangan
BaliGunung api, sawah, pantaiPertanian, perikanan, pariwisata
Nusa TenggaraSavana, perbukitan, pantaiPeternakan, pertanian, perikanan, pariwisata
MalukuKepulauan, laut, hutanPerikanan, rempah-rempah, kehutanan, pariwisata
PapuaPegunungan, hutan, rawa, pantaiKehutanan, perikanan, pertambangan, pariwisata

Keragaman Flora Indonesia

Keragaman alam Indonesia menghasilkan berbagai jenis flora.

Contohnya:

Sumatra
  • Rafflesia.
  • Meranti.
  • Damar.
Jawa
  • Jati.
  • Mahoni.
  • Berbagai tumbuhan pegunungan.
Kalimantan
  • Ulin.
  • Meranti.
  • Rotan.
Sulawesi
  • Eboni.
  • Berbagai tumbuhan hutan tropis.
Nusa Tenggara
  • Cendana.
  • Lontar.
  • Berbagai vegetasi savana.
Maluku
  • Pala.
  • Cengkih.
  • Sagu.
Papua
  • Matoa.
  • Sagu.
  • Berbagai jenis tumbuhan hutan tropis.

Keragaman Fauna Indonesia

Indonesia mempunyai fauna dengan persebaran yang sangat beragam.

Secara umum, fauna Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga kawasan utama.

Fauna Indonesia Barat

Wilayah ini dipengaruhi karakter fauna Asiatis.

Contohnya:

  • Orangutan.
  • Gajah.
  • Harimau.
  • Badak.
  • Bekantan.
Fauna Indonesia Tengah

Kawasan ini sering disebut wilayah peralihan atau Wallacea.

Contohnya:

  • Komodo.
  • Anoa.
  • Babirusa.
  • Maleo.
  • Tarsius.
Fauna Indonesia Timur

Kawasan timur mempunyai karakter fauna yang lebih dekat dengan kawasan Australis.

Contohnya:

  • Cenderawasih.
  • Kasuari.
  • Kakatua.
  • Kanguru pohon.
  • Ekidna.

Perbedaan tersebut menunjukkan hubungan antara kondisi geografis, sejarah geologi, dan persebaran makhluk hidup.


Potensi Sumber Daya Alam Indonesia

Keragaman alam memberikan berbagai potensi sumber daya alam.

1. Pertanian

Berbagai wilayah Indonesia mempunyai kondisi tanah dan iklim yang mendukung kegiatan pertanian.

Hasil pertanian antara lain:

  • Padi.
  • Jagung.
  • Kedelai.
  • Sayuran.
  • Buah-buahan.
  • Ubi-ubian.
2. Perkebunan

Indonesia juga mempunyai berbagai komoditas perkebunan, seperti:

  • Kelapa sawit.
  • Karet.
  • Kopi.
  • Teh.
  • Kakao.
  • Kelapa.
  • Cengkih.
  • Pala.
3. Kehutanan

Hutan menghasilkan berbagai produk seperti kayu dan hasil hutan bukan kayu.

Namun, hutan juga mempunyai fungsi ekologis yang sangat penting sehingga pemanfaatannya harus memperhatikan prinsip kelestarian.

4. Perikanan dan Kelautan

Wilayah laut Indonesia mempunyai potensi:

  • Ikan.
  • Udang.
  • Rumput laut.
  • Garam.
  • Kerang.
  • Pariwisata bahari.
5. Pertambangan

Keragaman geologi Indonesia juga menghasilkan potensi mineral dan sumber energi.

Contohnya:

  • Emas.
  • Tembaga.
  • Nikel.
  • Timah.
  • Bauksit.
  • Batubara.
  • Minyak bumi.
  • Gas alam.

Badan Geologi menyediakan data sumber daya dan cadangan mineral, batubara, serta panas bumi Indonesia yang diperbarui secara berkala.

6. Energi Terbarukan

Keragaman kondisi alam juga membuka peluang pemanfaatan energi terbarukan.

Contohnya:

  • Panas bumi.
  • Tenaga surya.
  • Tenaga air.
  • Bioenergi.
  • Energi angin.
  • Energi laut.
7. Pariwisata Alam

Keindahan alam Indonesia dapat mendukung kegiatan pariwisata.

Contohnya:

  • Gunung.
  • Pantai.
  • Danau.
  • Air terjun.
  • Hutan.
  • Terumbu karang.
  • Gua.
  • Savana.

Manfaat Keragaman Alam bagi Masyarakat

Keragaman alam memberikan berbagai manfaat.

1. Menyediakan sumber pangan

Pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan menyediakan berbagai bahan pangan.

2. Menyediakan lapangan pekerjaan

Sumber daya alam dapat mendukung berbagai pekerjaan di bidang pertanian, perikanan, kehutanan, pertambangan, industri, dan pariwisata.

3. Mendukung kegiatan ekonomi

Sumber daya alam dapat menjadi bahan baku produksi dan komoditas perdagangan.

4. Menjadi habitat flora dan fauna

Hutan, laut, sungai, rawa, dan ekosistem lainnya menjadi tempat hidup berbagai organisme.

5. Mendukung pendidikan dan penelitian

Keragaman alam menjadi sumber pembelajaran bagi bidang geografi, biologi, lingkungan, kelautan, pertanian, dan bidang ilmu lainnya.


Tantangan dalam Menjaga Keragaman Alam

Keragaman alam Indonesia menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

  • Kerusakan hutan.
  • Perubahan penggunaan lahan.
  • Pencemaran air dan tanah.
  • Pencemaran laut.
  • Perburuan satwa liar.
  • Perdagangan satwa ilegal.
  • Eksploitasi sumber daya yang tidak terkendali.
  • Kerusakan ekosistem pesisir.
  • Perubahan iklim.

Jika tidak dikelola dengan baik, berbagai masalah tersebut dapat mengurangi kualitas lingkungan dan mengancam keanekaragaman hayati.


Upaya Melestarikan Keragaman Alam Indonesia

Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan adalah:

  1. Menjaga kebersihan lingkungan.
  2. Melakukan penghijauan dan reboisasi.
  3. Melindungi satwa dan tumbuhan.
  4. Tidak melakukan perburuan liar.
  5. Mengurangi pencemaran.
  6. Menghemat penggunaan air.
  7. Menghemat energi.
  8. Mengurangi sampah plastik.
  9. Menjaga ekosistem laut.
  10. Memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.
  11. Mendukung kegiatan konservasi.
  12. Meningkatkan pendidikan lingkungan.

Contoh Keragaman Alam dalam Kehidupan Sehari-hari

Keragaman alam dapat diamati di lingkungan sekitar.

Di daerah pegunungan, masyarakat dapat mengembangkan pertanian hortikultura karena kondisi lingkungan tertentu mendukung tanaman sayuran dan buah.

Di daerah pesisir, masyarakat dapat mengembangkan perikanan, tambak, perdagangan hasil laut, dan pariwisata bahari.

Di daerah yang memiliki padang rumput atau savana, peternakan dapat menjadi salah satu kegiatan ekonomi.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kondisi alam suatu wilayah dapat memengaruhi cara masyarakat memanfaatkan lingkungan dan mengembangkan kegiatan ekonomi.


Pentingnya Mengenal Keragaman Alam Indonesia

Mengenal keragaman alam Indonesia penting bagi peserta didik karena dapat meningkatkan pemahaman tentang hubungan antara manusia dan lingkungan.

Dengan memahami keragaman alam, kita dapat:

  • Mengenal karakteristik berbagai wilayah Indonesia.
  • Mengetahui potensi sumber daya alam.
  • Memahami perbedaan kondisi geografis.
  • Mengetahui persebaran flora dan fauna.
  • Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
  • Memahami pentingnya konservasi.
  • Menggunakan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Pengetahuan tersebut dapat menjadi dasar untuk membangun sikap peduli terhadap lingkungan dan kekayaan alam Indonesia.


Link Internal

Untuk memperkuat internal linking di website, artikel ini dapat dihubungkan dengan materi berikut:


Kesimpulan

Keragaman alam Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan kekayaan yang terlihat dari perbedaan bentang alam, iklim, flora, fauna, ekosistem, dan sumber daya alam.

Sumatra memiliki pegunungan, hutan, dan berbagai sumber daya alam. Jawa mempunyai banyak gunung api dan kawasan pertanian. Kalimantan dikenal dengan hutan tropis dan sungai-sungai besar. Sulawesi mempunyai fauna endemik dan kekayaan laut. Nusa Tenggara memiliki banyak wilayah savana dan pulau-pulau kecil. Maluku memiliki potensi kelautan dan rempah-rempah, sedangkan Papua mempunyai pegunungan, hutan tropis, serta kekayaan flora dan fauna yang khas.

Keragaman tersebut merupakan aset penting bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan ekonomi. Namun, pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana agar tidak merusak lingkungan.

Dengan mengenal keragaman alam Indonesia, kita diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga, memanfaatkan, dan melestarikan kekayaan alam dari Sabang sampai Merauke.


Soal Evaluasi

A. Pilihan Ganda
1. Istilah โ€œSabang sampai Meraukeโ€ menggambarkan ….

A. Dua kota terbesar di Indonesia
B. Wilayah Indonesia dari barat hingga timur
C. Batas wilayah laut Indonesia saja
D. Persebaran penduduk Indonesia

Jawaban: B

2. Salah satu faktor yang menyebabkan keragaman alam Indonesia adalah ….

A. Letak geografis
B. Jumlah sekolah
C. Bahasa daerah
D. Jumlah penduduk

Jawaban: A

3. Pegunungan Bukit Barisan terdapat di ….

A. Jawa
B. Sumatra
C. Sulawesi
D. Papua

Jawaban: B

4. Contoh fauna khas Sulawesi adalah ….

A. Anoa
B. Gajah
C. Harimau Sumatra
D. Badak Jawa

Jawaban: A

5. Salah satu karakteristik alam yang banyak ditemukan di Nusa Tenggara adalah ….

A. Savana
B. Lapisan es
C. Gurun pasir luas
D. Tundra

Jawaban: A

6. Maluku dikenal memiliki potensi alam berupa ….

A. Rempah-rempah dan sumber daya laut
B. Padang es
C. Hutan konifer
D. Gurun pasir

Jawaban: A

7. Contoh fauna khas Papua adalah ….

A. Cenderawasih
B. Orangutan
C. Komodo
D. Anoa

Jawaban: A

8. Berikut yang merupakan sumber daya alam hayati adalah ….

A. Nikel
B. Emas
C. Ikan
D. Minyak bumi

Jawaban: C

9. Contoh sumber energi terbarukan yang berhubungan dengan aktivitas geologi Indonesia adalah ….

A. Panas bumi
B. Batu bara
C. Minyak bumi
D. Gas alam

Jawaban: A

10. Tindakan yang tepat untuk menjaga keragaman alam adalah ….

A. Perburuan liar
B. Penebangan hutan secara ilegal
C. Membuang sampah ke sungai
D. Melakukan konservasi

Jawaban: D


B. Soal Essay

1. Jelaskan pengertian keragaman alam Indonesia!

2. Mengapa Indonesia memiliki keragaman alam yang tinggi?

3. Sebutkan contoh keragaman alam yang terdapat di Pulau Sumatra!

4. Jelaskan karakteristik umum alam Pulau Jawa!

5. Sebutkan tiga contoh fauna khas Indonesia bagian tengah!

6. Apa saja potensi sumber daya alam yang terdapat di wilayah pesisir?

7. Mengapa kondisi alam dapat memengaruhi mata pencaharian masyarakat?

8. Sebutkan lima potensi sumber daya alam Indonesia!

9. Apa saja ancaman terhadap keragaman alam Indonesia?

10. Jelaskan upaya yang dapat dilakukan generasi muda untuk menjaga keragaman alam Indonesia!


Kunci Jawaban Essay Singkat

1. Keragaman alam Indonesia adalah berbagai perbedaan kondisi dan karakteristik lingkungan alam yang terdapat di wilayah Indonesia.

2. Karena dipengaruhi oleh letak geografis, kondisi geologis, iklim tropis, bentuk kepulauan, serta perbedaan relief dan lingkungan.

3. Pegunungan Bukit Barisan, hutan hujan tropis, sungai, danau, pantai, dan rawa.

4. Jawa memiliki banyak gunung api, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, pantai, dan kawasan pertanian.

5. Komodo, anoa, dan babirusa.

6. Perikanan, rumput laut, garam, hasil laut, wisata bahari, serta berbagai sumber daya pesisir.

7. Karena kondisi lingkungan menentukan jenis kegiatan yang dapat dilakukan secara efektif, misalnya perikanan di pesisir dan pertanian di wilayah yang sesuai.

8. Pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, pertambangan, energi, dan pariwisata.

9. Deforestasi, pencemaran, perburuan liar, perdagangan satwa ilegal, kerusakan habitat, eksploitasi berlebihan, dan perubahan iklim.

10. Menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menanam pohon, menghemat air dan energi, tidak memburu satwa, serta ikut menjaga lingkungan dan kegiatan konservasi.


Link Referensi

  1. Badan Geologi Kementerian ESDM โ€“ Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Indonesia. Referensi resmi mengenai sumber daya dan cadangan geologi Indonesia.
    Badan Geologi โ€“ Neraca Sumber Daya dan Cadangan
  2. GeoRIMA โ€“ Badan Geologi. Menyediakan informasi mengenai potensi sumber daya mineral, batubara, dan panas bumi Indonesia.
    GeoRIMA โ€“ Badan Geologi
  3. BRIN โ€“ Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia. Referensi mengenai keanekaragaman hayati, ekosistem, spesies, dan sumber daya genetik Indonesia.
    BRIN โ€“ Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia
  4. BRIN โ€“ Status Keanekaragaman Hayati Indonesia. Referensi ilmiah mengenai kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.
    BRIN โ€“ Status Keanekaragaman Hayati Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.