Kondisi geografis Indonesia yang beragam menyebabkan setiap wilayah memiliki potensi sumber daya alam yang berbeda. Dalam materi IPS Kelas 8 Kurikulum Merdeka, siswa diajak memahami hubungan antara kondisi geografis, pemanfaatan sumber daya alam, aktivitas masyarakat, serta pentingnya pelestarian lingkungan untuk mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya Alam, siswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian kondisi geografis.
- Mengidentifikasi karakteristik kondisi geografis Indonesia.
- Menjelaskan hubungan kondisi geografis dengan kehidupan masyarakat.
- Mengidentifikasi berbagai jenis sumber daya alam Indonesia.
- Menganalisis hubungan kondisi geografis dengan persebaran sumber daya alam.
- Menjelaskan pentingnya pelestarian sumber daya alam.
- Mengidentifikasi contoh pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
- Menunjukkan perilaku peduli terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman Bermakna
Kondisi geografis suatu wilayah memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk jenis pekerjaan, kegiatan ekonomi, dan pemanfaatan sumber daya alam.
Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi sumber daya tersebut tidak boleh dimanfaatkan secara berlebihan. Pengelolaan sumber daya alam harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekarang dan generasi mendatang.
Pertanyaan Pemantik
Sebelum mempelajari materi, coba pikirkan pertanyaan berikut:
- Mengapa sebagian masyarakat Indonesia bekerja sebagai petani, sedangkan masyarakat lainnya bekerja sebagai nelayan?
- Mengapa jenis sumber daya alam di setiap daerah berbeda?
- Apa yang terjadi jika hutan ditebang secara berlebihan?
- Mengapa sumber daya alam harus dilestarikan?
- Apa yang dapat dilakukan siswa untuk menjaga sumber daya alam?
Kondisi Geografis Indonesia
1. Pengertian Kondisi Geografis
Kondisi geografis adalah keadaan suatu wilayah yang dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti letak, bentuk permukaan bumi, iklim, tanah, perairan, flora, fauna, dan sumber daya alam.
Kondisi geografis Indonesia sangat beragam. Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai wilayah daratan dan lautan yang luas.
Keadaan geografis tersebut berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, misalnya, mempunyai peluang lebih besar untuk mengembangkan kegiatan perikanan dan kelautan. Sementara itu, masyarakat di daerah dataran tinggi dapat mengembangkan pertanian dan perkebunan.
Contoh
Masyarakat yang tinggal di daerah pantai dapat bekerja sebagai:
- Nelayan.
- Petani tambak.
- Pengolah hasil laut.
- Pedagang ikan.
- Pelaku usaha wisata bahari.
Sementara itu, masyarakat di dataran tinggi dapat bekerja sebagai petani sayuran, petani teh, atau pekebun.
Karakteristik Geografis Indonesia
Kondisi geografis Indonesia dapat dilihat melalui beberapa karakteristik utama.
1. Indonesia sebagai Negara Kepulauan
Indonesia terdiri atas banyak pulau yang memiliki karakteristik geografis berbeda.
Perbedaan tersebut menyebabkan setiap wilayah memiliki potensi sumber daya alam dan kegiatan ekonomi yang beragam.
Keadaan ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Indonesia memiliki keanekaragaman budaya dan mata pencaharian masyarakat.
2. Letak Geografis Indonesia
Indonesia terletak di antara:
- Benua Asia dan Benua Australia.
- Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Letak geografis tersebut membuat Indonesia berada pada posisi yang strategis.
Indonesia juga menjadi wilayah yang penting dalam kegiatan pelayaran dan perdagangan karena berada di antara dua benua dan dua samudra.
3. Bentang Alam yang Beragam
Indonesia mempunyai berbagai bentuk bentang alam, antara lain:
- Pegunungan.
- Gunung api.
- Dataran tinggi.
- Dataran rendah.
- Lembah.
- Sungai.
- Danau.
- Pantai.
- Laut.
Setiap bentang alam mempunyai karakteristik dan potensi yang berbeda.
Contoh
Daerah dataran tinggi dapat dimanfaatkan untuk perkebunan teh dan pertanian sayuran. Daerah dataran rendah banyak dimanfaatkan untuk permukiman, pertanian, perdagangan, dan industri. Wilayah pesisir memiliki potensi perikanan dan pariwisata.
Pengaruh Kondisi Geografis terhadap Kehidupan Masyarakat
Kondisi geografis tidak hanya menentukan jenis sumber daya alam, tetapi juga memengaruhi kehidupan masyarakat.
1. Memengaruhi Mata Pencaharian
Masyarakat biasanya memanfaatkan potensi lingkungan di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Contohnya:
| Kondisi Wilayah | Contoh Mata Pencaharian |
| Pesisir | Nelayan, petani tambak |
| Dataran tinggi | Petani, pekebun |
| Dataran rendah | Petani, pedagang, pekerja industri |
| Daerah perkotaan | Pedagang, pekerja jasa, pegawai |
| Daerah dengan potensi wisata | Pemandu wisata, pelaku UMKM |
2. Memengaruhi Kegiatan Ekonomi
Kondisi geografis juga menentukan kegiatan ekonomi yang dapat berkembang di suatu daerah.
Daerah yang mempunyai laut luas dapat mengembangkan perikanan dan wisata bahari. Daerah dengan tanah subur dapat mengembangkan pertanian dan perkebunan.
3. Memengaruhi Pola Kehidupan Masyarakat
Masyarakat di daerah yang berbeda dapat memiliki pola kehidupan, kebiasaan, dan budaya yang berbeda karena menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Sumber Daya Alam
1. Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sumber daya alam mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, mulai dari menyediakan makanan, bahan baku, energi, hingga mendukung kegiatan ekonomi.
2. Jenis Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan kemampuannya untuk diperbarui.
a. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui
Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sumber daya yang dapat tersedia kembali melalui proses alam.
Contohnya:
- Air.
- Tumbuhan.
- Hewan.
- Ikan.
- Hutan.
- Angin.
- Energi matahari.
Walaupun dapat diperbarui, penggunaannya tetap harus dilakukan secara bijaksana.
b. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terbentuk sehingga jumlahnya terbatas.
Contohnya:
- Minyak bumi.
- Batu bara.
- Gas alam.
- Emas.
- Nikel.
- Bijih besi.
Karena jumlahnya terbatas, sumber daya tersebut harus digunakan secara hemat dan dikelola dengan baik.
Hubungan Kondisi Geografis dengan Sumber Daya Alam
Kondisi geografis mempunyai hubungan erat dengan keberadaan sumber daya alam.
Setiap wilayah mempunyai kondisi alam yang berbeda sehingga sumber daya alam yang tersedia juga dapat berbeda.
Contoh 1: Wilayah Pesisir
Wilayah pesisir mempunyai potensi berupa:
- Ikan.
- Rumput laut.
- Garam.
- Hasil laut lainnya.
- Wisata bahari.
Contoh 2: Wilayah Pegunungan
Wilayah pegunungan dapat mempunyai potensi:
- Hutan.
- Mata air.
- Tanah untuk pertanian.
- Perkebunan.
- Pariwisata alam.
Contoh 3: Wilayah Dataran Rendah
Dataran rendah dapat dimanfaatkan untuk:
- Pertanian.
- Permukiman.
- Perdagangan.
- Industri.
- Transportasi.
Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia.
1. Sumber Pangan
Pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan menyediakan bahan makanan bagi masyarakat.
2. Sumber Energi
Minyak bumi, gas alam, batu bara, air, angin, dan matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.
3. Bahan Baku Industri
Berbagai sumber daya alam digunakan sebagai bahan baku industri.
Contohnya, hasil pertanian dapat digunakan sebagai bahan baku industri makanan, sedangkan berbagai mineral dapat digunakan dalam industri.
4. Sumber Pendapatan
Sumber daya alam dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat dan negara melalui kegiatan ekonomi yang dikelola dengan baik.
Permasalahan dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Pemanfaatan sumber daya alam dapat menimbulkan masalah jika dilakukan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan.
Beberapa permasalahan yang dapat terjadi antara lain:
1. Penebangan Hutan Berlebihan
Penebangan hutan tanpa pengelolaan yang baik dapat menyebabkan berkurangnya tutupan hutan dan rusaknya habitat berbagai jenis hewan.
2. Pencemaran Air
Pembuangan sampah dan limbah ke sungai dapat menurunkan kualitas air.
3. Kerusakan Ekosistem Laut
Sampah laut dan aktivitas penangkapan ikan yang merusak dapat mengganggu ekosistem laut.
4. Eksploitasi Pertambangan
Kegiatan pertambangan yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.
5. Berkurangnya Keanekaragaman Hayati
Kerusakan habitat dapat mengancam keberadaan berbagai jenis tumbuhan dan hewan.
Pelestarian Sumber Daya Alam
1. Pengertian Pelestarian Sumber Daya Alam
Pelestarian sumber daya alam adalah upaya menjaga dan mengelola sumber daya alam agar tetap tersedia serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pelestarian bukan berarti manusia tidak boleh menggunakan sumber daya alam. Manusia tetap dapat memanfaatkannya dengan cara yang bertanggung jawab.
2. Tujuan Pelestarian
Pelestarian sumber daya alam bertujuan untuk:
- Menjaga keseimbangan lingkungan.
- Mencegah kerusakan alam.
- Mempertahankan keanekaragaman hayati.
- Menjamin ketersediaan sumber daya alam.
- Mengurangi pencemaran.
- Menjamin kebutuhan generasi mendatang.

