Home ยป Sosiologi ยป Ascribed Status: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan Masyarakat
Posted in

Ascribed Status: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan Masyarakat

Ascribed Status: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan Masyarakat (AiStatus)
Ascribed Status: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan Masyarakat (AiStatus)

Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh sejak lahir. Simak pengertian, ciri-ciri, contoh, fungsi, dan dampaknya dalam kehidupan masyarakat.


Pengertian Ascribed Status

Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir tanpa melalui usaha atau prestasi tertentu. Status ini biasanya ditentukan oleh faktor keturunan, jenis kelamin, usia, suku bangsa, atau latar belakang keluarga. Bagaimana Ascribed Status: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan Masyarakat?

Dalam ilmu sosiologi, ascribed status termasuk salah satu jenis status sosial selain achieved status dan assigned status.

Contohnya, seseorang yang lahir dari keluarga bangsawan otomatis memiliki kedudukan tertentu dalam masyarakat meskipun belum melakukan prestasi apa pun.

Menurut Ralph Linton, status sosial merupakan posisi seseorang dalam masyarakat yang berkaitan dengan hak dan kewajiban tertentu.


Pengertian Ascribed Status Menurut Para Ahli

1. Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto menjelaskan bahwa status sosial adalah tempat seseorang dalam masyarakat yang memengaruhi hubungan sosialnya dengan orang lain.

Ascribed status diperoleh secara otomatis sejak lahir tanpa memerlukan usaha pribadi.

2. Bruce J. Cohen

Bruce J. Cohen menyatakan bahwa beberapa status sosial diperoleh melalui faktor keturunan dan tradisi masyarakat.


Ciri-Ciri Ascribed Status

Ascribed status memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis status sosial lainnya.


1. Diperoleh Sejak Lahir

Status ini dimiliki seseorang sejak dilahirkan.

Contoh:
  • Anak bangsawan
  • Anak kepala suku

2. Tidak Memerlukan Usaha

Seseorang tidak perlu bekerja keras untuk memperoleh status ini.

Contoh:

Jenis kelamin laki-laki atau perempuan diperoleh secara otomatis.


3. Ditentukan oleh Keluarga atau Masyarakat

Ascribed status biasanya berkaitan dengan keturunan dan adat istiadat.

Contoh:

Keturunan keluarga kerajaan.


4. Bersifat Tetap atau Sulit Berubah

Status ini umumnya sulit diubah karena berkaitan dengan identitas sejak lahir.

Contoh:

Suku bangsa dan keturunan keluarga.


5. Berkaitan dengan Tradisi Sosial

Ascribed status sering dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan masyarakat.

Contoh:

Sistem kasta dalam masyarakat tertentu.


Contoh Ascribed Status dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ascribed status dapat ditemukan dalam berbagai lingkungan kehidupan masyarakat.


1. Jenis Kelamin

Jenis kelamin merupakan contoh ascribed status karena diperoleh sejak lahir.

Contoh:
  • Laki-laki
  • Perempuan
Penjelasan

Masyarakat sering memberikan peran sosial tertentu berdasarkan jenis kelamin.


2. Keturunan Keluarga Bangsawan

Seseorang yang lahir dari keluarga bangsawan otomatis memperoleh status sosial tertentu.

Penjelasan

Dalam beberapa masyarakat tradisional, keturunan bangsawan mendapat penghormatan lebih tinggi.


3. Suku Bangsa

Suku bangsa juga termasuk ascribed status karena diperoleh sejak lahir.

Contoh:
  • Suku Jawa
  • Suku Sunda
  • Suku Batak
Penjelasan

Seseorang menjadi anggota suku tertentu berdasarkan keturunan keluarga.


4. Anak Tokoh Adat

Anak dari pemimpin adat biasanya memperoleh kedudukan sosial tertentu dalam masyarakat adat.


5. Usia

Usia juga dapat memengaruhi status sosial seseorang.

Contoh:
  • Anak-anak
  • Remaja
  • Orang dewasa
  • Lansia
Penjelasan

Masyarakat memberikan perlakuan berbeda berdasarkan usia.

Baca juga: Contoh Interaksi Sosial Disosiatif di Sekolah, Lingkungan, dan Dunia Kerja


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ascribed Status

Beberapa faktor yang memengaruhi ascribed status antara lain:


1. Keturunan

Faktor keluarga menjadi penentu utama ascribed status.

Contoh:

Anak keluarga kerajaan.


2. Jenis Kelamin

Laki-laki dan perempuan sering memiliki peran sosial berbeda.


3. Usia

Setiap kelompok usia memiliki hak dan kewajiban tertentu dalam masyarakat.


4. Suku dan Budaya

Budaya masyarakat dapat menentukan status sosial seseorang.


5. Tradisi dan Adat Istiadat

Masyarakat tradisional biasanya lebih kuat mempertahankan ascribed status.


Fungsi Ascribed Status dalam Kehidupan Masyarakat

Ascribed status memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan sosial.


1. Menentukan Kedudukan Sosial

Status ini membantu menentukan posisi seseorang dalam masyarakat.


2. Membantu Pembagian Peran Sosial

Masyarakat sering membagi peran berdasarkan usia, jenis kelamin, atau keturunan.

Contoh:

Orang tua bertugas membimbing anak.


3. Menjaga Tradisi dan Budaya

Ascribed status membantu mempertahankan adat istiadat masyarakat.


4. Membentuk Identitas Sosial

Status sosial sejak lahir membantu membentuk identitas seseorang.


Dampak Ascribed Status dalam Kehidupan Sosial

Ascribed status memiliki dampak positif dan negatif dalam masyarakat.


Dampak Positif Ascribed Status

1. Menjaga Keteraturan Sosial

Masyarakat memiliki aturan dan pembagian peran yang jelas.


2. Melestarikan Budaya dan Tradisi

Nilai budaya dapat diwariskan dari generasi ke generasi.


3. Membentuk Identitas Sosial

Seseorang memiliki identitas sosial berdasarkan keluarga atau budaya.


Dampak Negatif Ascribed Status

1. Diskriminasi Sosial

Perbedaan status sejak lahir dapat menyebabkan perlakuan tidak adil.


2. Kesenjangan Sosial

Masyarakat dapat terbagi berdasarkan keturunan atau kasta.


3. Hambatan Mobilitas Sosial

Seseorang sulit meningkatkan status sosial karena faktor keturunan.

Karena itu, masyarakat modern berusaha mengurangi diskriminasi berdasarkan ascribed status.


Perbedaan Ascribed Status dengan Jenis Status Sosial Lainnya

Jenis Status SosialCara MemperolehContoh
Ascribed StatusSejak lahirAnak bangsawan
Achieved StatusMelalui usahaDokter
Assigned StatusDiberikan masyarakatPahlawan nasional

Pentingnya Memahami Ascribed Status

Memahami ascribed status penting karena:

  • Membantu memahami struktur sosial masyarakat
  • Menghargai keberagaman budaya
  • Menghindari diskriminasi sosial
  • Menumbuhkan sikap toleransi

Dengan memahami ascribed status, masyarakat dapat hidup lebih harmonis dan saling menghormati.


Kesimpulan

Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir tanpa usaha tertentu. Status ini dipengaruhi oleh faktor keturunan, jenis kelamin, usia, suku bangsa, dan budaya masyarakat.

Contoh ascribed status antara lain anak bangsawan, jenis kelamin, suku bangsa, dan usia. Ascribed status memiliki fungsi penting dalam menjaga tradisi dan menentukan kedudukan sosial, tetapi juga dapat menimbulkan diskriminasi sosial jika tidak disikapi dengan bijak.

Karena itu, masyarakat perlu menghargai setiap individu tanpa membedakan status sosial yang diperoleh sejak lahir.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa yang dimaksud dengan ascribed status?

Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh sejak lahir tanpa usaha tertentu.

2. Apa contoh ascribed status?

Contohnya jenis kelamin, suku bangsa, dan keturunan keluarga bangsawan.

3. Apa ciri utama ascribed status?

Ciri utamanya diperoleh sejak lahir dan tidak memerlukan usaha.

4. Apa dampak positif ascribed status?

Dapat membantu menjaga tradisi dan keteraturan sosial.

5. Apa dampak negatif ascribed status?

Dapat menimbulkan diskriminasi dan kesenjangan sosial.


Referensi

  • Kemdikbud RI
  • Kemendikdasmen RI
  • Soerjono Soekanto. Sosiologi Suatu Pengantar.
  • Ralph Linton. The Study of Man.
  • Bruce J. Cohen. Sociology: An Introduction.

ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.