GeografiIPS Kelas 8

Pendidikan Upaya Penanggulangan Permasalahan Kependudukan

Pendidikan Upaya Penanggulangan Permasalahan Kependudukan. Penduduk merupakan sumber daya yang dapat menggerakkan, menjalankan, dan mempercepat roda pembangunan negara.

Oleh karena itu, peningkatan mutu penduduk sangat penting dan mendesak untuk ditangani oleh bangsa kita. Bila hal itu tidak ditangani secara baik maka mutu penduduk negara kita akan kalah bersaing dengan penduduk bangsa-bangsa di dunia.

Untuk meningkatkan mutu penduduk melalui pendidikan dilakukan dengan perluasan kesempatan belajar dan peningkatan mutu pendidikan. Perluasan kesempatan belajar dilakukan pemerintah dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pemerataan pendidikan dicanangkan wajib belajar enam tahun sejak 2 Mei 1984 untuk sekolah dasar (penduduk yang berusia 7-12 tahun). Kemudian, 2 Mei 1994 dicanangkan wajib belajar sembilan tahun untuk SMP (penduduk berusia 7-15 tahun).

Wajib belajar berarti pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan sarana belajar, terutama di SD dan SMP yang selanjutnya termasuk pendidikan dasar.

Bukan hanya kepada siswa, melainkan guru juga diupayakan untuk diberdayakan dengan lebih optimal sehingga dilakukan beberapa hal, yaitu penataran guru, penambahan gedung sekolah, pendidikan jarak jauh, dan pembukaan universitas terbuka pada jalur pendidikan sekolah.

Pendidikan Upaya Penanggulangan Permasalahan Kependudukan. Untuk pendidikan luar sekolah dilakukan program Kelompok Belajar (Kejar) Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA. Pendidikan luar sekolah diarahkan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan pengetahuan praktis serta keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatannya.

Kesehatan

Faktor kesehatan merupakan faktor dominan yang memengaruhi mutu penduduk sebab walaupun tingkat pendidikan penduduk tinggi, jika penduduk dalam keadaan sakit maka penduduk tidak dapat berbuat apa-apa atau dimanfaatkan untuk mengolah sumber daya. 

Dalam rangka meningkatkan mutu kesehatan penduduk negara kita, pemerintah melakukan penambahan sarana kesehatan, pemberantasan penyakit menular, perbaikan gizi, dan pemeliharaan kesehatan ibu dan anak.

Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, pemerintah sejak tahun 1997 telah mengupayakan biaya berobat gratis di puskesmas dan sejak tahun 2005 pemerintah memberikan biaya berobat gratis kepada rakyat miskin yang dirawat di kelas tiga rumah sakit pemerintah. Dengan upaya ini diharapkan kualitas kesehatan rakyat semakin meningkat atau paling tidak dapat menjaga kelangsungan kesehatan rakyat.

Kesejahteraan

Untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk maka pemerintah berupaya mempermudah pemenuhan kebutuhan pokok, seperti pangan, sandang, dan papan. Untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan pangan, dilakukan upaya peningkatan produksi pangan sehingga kebutuhan pangan dapat dipenuhi.

Peningkatan produksi pangan dilakukan melalui usaha intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi/perbaikan pertanian. Peningkatan pemenuhan kebutuhan sandang dilakukan dengan pembangunan pabrik tekstil dan industri konveksi.

Untuk pemenuhan kebutuhan papan dilakukan pemerintah, antara lain dengan membangun rumah-rumah murah (rumah sederhana) dan perbaikan kampung.

Kesejahteraan Keluarga merupakan bagian dari upaya menekan jumlah penduduk di Indonesia (ilustrasi foto/Liputan6)

Jaring Pengaman Sosial (JPS)

Pada tahun 1997 Indonesia mulai mengalami dampak krisis ekonomi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kemerosotan tingkat sosial ekonomi penduduk. Misalnya, rendahnya daya beli penduduk mengakibatkan penduduk sulit untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Untuk mencegah kemerosotan kehidupan penduduk, sejak pertengahan tahun 1998 pemerintah melaksanakan program JPS. Program ini berlanjut dengan pemberian bantuan kepada rakyat miskin.

Tujuan JPS adalah mempertahankan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai upaya untuk mengurangi dampak negatif krisis ekonomi, terutama bagi penduduk miskin. Ada dua macam upaya yang dilakukan JPS, yaitu upaya penyelamatan dan pemulihan kondisi ekonomi penduduk.

Upaya penyelamatan dilakukan untuk membantu penduduk miskin memperoleh pelayanan dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keluarga berencana.

Sementara upaya pemulihan ekonomi penduduk dilakukan dengan pemberdayaan daerah, padat karya, pengembangan ayam buras, dan tambak rakyat. Kemudian, program ini berlanjut dengan penyaluran dana bergulir kepada masyarakat miskin.

Baca juga Rangkuman Dinamika Peresebaran Penduduk Lima Benua di Dunia

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan rakyat miskin dengan pemberian uang untuk digunakan sebagai modal berusaha.

Pembangunan di bidang sosial dilakukan pemerintah dengan menyediakan sarana-sarana kebutuhan rohani atau sosial, pembangunan panti asuhan, dan panti jompo.

Misalnya, pembangunan sarana peribadatan, menjamin keamanan menjalankan agama, dan mengatur hubungan atau kerukunan hidup antar-agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker