Advertisement
Advertisement
EkonomiSMA Kelas 11

Indikator pembangunan Ekonomi Indonesia

Advertisement

Indikator pembangunan Ekonomi Indonesia, Setiap akhir semester tentunya kalian menerima buku laporan hasil belajar yang memberikan gambaran sampai sejauh mana prestasi belajar yang telah dicapai.

Demikian juga dengan pembangunan yang telah dilakukan oleh suatu negara yang memerlukan indikator yang menggambarkan secara komprehensif terjadinya pembangunan dan hasil-hasilnya serta melihat dampak positif atau negatif dari pembangunan tersebut.

Indikator pembangunan Ekonomi Indonesia. Indikator adalah petunjuk yang memberikan indikasi tentang suatu keadaan dan merupakan refleksi dari keadaan tersebut.

Advertisement

Garis Besar Pembangunan Ekonomi

Secara garis besar indikator yang digunakan untuk mengukur pembangunan meliputi berikut ini.

a. Indikator ekonomi, di antaranya:

  1. Laju pertumbuhan ekonomi, yaitu proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang;
  2. Produk Nasional Bruto (Gross National Income/GNI) per kapita, yaitu pendapatan nasional bruto dibagi dengan jumlah populasi penduduk.

b. Indikator sosial, di antaranya:

  1. Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI), yaitu indeks komposit dari indeks harapan hidup, indeks pendidikan (indeks melek huruf dan indeks rata-rata lama sekolah), dan indeks standar hidup layak;
  2. Indeks Mutu Hidup (Physical Quality Life Index/PQLI), yaitu indeks komposit (gabungan) dari tiga indikator, yaitu harapan hidup pada usia satu tahun, angka kematian, dan tingkat melek huruf.

Masalah Pokok Pembangunan

Pada dasarnya tujuan dari suatu negara melaksanakan pembangunan adalah untuk mengatasi atau keluar dari masalah-masalah yang selama ini dihadapi. Setidaknya ada tiga masalah pokok yang dihadapi oleh suatu negara, terutama negara sedang berkembang dan negara terbelakang yaitu kemiskinan, ketimpangan dalam distribusi pendapatan, dan pengangguran.

a. Kemiskinan

Masalah kemiskinan merupakan masalah bagi setiap negara. Masalah kemiskinan mendorong setiap negara untuk melakukan pembangunan. Masalah kemiskinan ini harus diatasi karena memiliki dampak yang sangat luas bagi kehidupan seseorang ataupun suatu bangsa, baik dari dimensi ekonomi maupun nonekonomi.

b. Ketimpangan dalam distribusi pendapatan

Masalah kemiskinan seringkali dihubungkan dengan masalah ketidakmerataan distribusi pendapatan. Pertumbuhan ekonomi yang terus-menerus tidak selalu dapat mengurangi tingkat kemiskinan atau pertumbuhan ekonomi tidak berkorelasi positif dengan distribusi pendapatan.

Advertisement

Ketimpangan distibusi pendapatan membuat jurang si kaya dan si miskin semakin curam yang mengakibatkan terjadinya kecemburuan sosial dan berpotensi untuk memicu terjadinya berbagai tindakan kriminal.

c. Pengangguran

Masalah pengangguran merupakan masalah pokok dan bersifat jangka panjang yang harus dihadapi oleh suatu negara. Sekalipun suatu negara memiliki pengangguran sama dengan nol atau negatif, belum tentu negara tersebut tidak memiliki masalah pengangguran karena pengangguran itu sendiri memiliki banyak kategori.

Baca juga Dampak Kependudukan Terhadap Pembangunan

Advertisement

d. Inflasi

Terjadinya kemerosotan nilai uang akibat jumlah uang yang beredar terlalu banyak sehingga memicu kenaikan harga barang-barang akan berdampak pada menurunnya pendapat riil orang-orang yang berpenghasilan tetap sehingga daya belinya ikut menurun.

Penurunan daya beli masyarakat akan berdampak pada dunia usaha, karena perusahaan akan mengurangi kapasitas peroduksinya, atau bahkan menghentikan produksinya. Akibatnya terjadi PHK yang akan meningkatkan jumlah pengangguran.

Inflasi yang tinggi juga membawa dampak pada meningkatnya suku bunga, yang akan membuat perbankan terpuruk. Itulah mengapa inflasi termasuk ke dalam masalah pokok pembangunan, sebab inflasi yang meningkat tajam akan menganggu kestabilan perekonomian nasional.

Advertisement

Baca juga Mendeskripsikan konsep pendapatan nasional

Gambar. Pembangunan sumber daya manusia bagian dari pembangunan nasional (ilustrasi foto/Makassar today)

Advertisement
Read article
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button