Advertisement
Advertisement
Ekonomi

Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Advertisement

Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional, banyak hal yang berdampak dari perdagangan Internarnasional atau perdangan antar negara yang sekarang sedang berkembang,

Dampak Positif

1) Saling membantu memenuhi kebutuhan antarnegara.

Terjalinnya hubungan di antara negara-negara yang melakukan perdagangan dapat memudahkan suatu negara memenuhi barang- barang kebutuhan yang belum mampu di produksi sendiri. Mereka dapat saling membantu mengisi kekurangan dari setiap negara, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Advertisement

2) Meningkatkan produktivitas usaha.

Dengan adanya perdagangan internasional, kemajuan teknologi yang digunakan dalam proses produksi akan meningkat. Meningkatnya teknologi yang le bih modern dapat meningkatkan produktivitas perusahaan dalam menghasilkan barang-barang.

3) Mengurangi pengangguran.

Perdagangan internasional dapat membuka kesempatan kerja baru, yaitu baik kesempatan kerja di dalam maupun diluar negeri, sehingga hal ini menjadi peluang bagi tenaga kerja baru untuk memasuki dunia kerja. Semakin banyak tenaga kerja yang digunakan oleh perusahaan, maka pengangguran dapat berkurang.

4) Menambah pendapatan devisa bagi negara.

Dalam kegiatan perdagangan internasional, setiap negara akan memperoleh devisa. Semakin banyak barang yang dijual di negara lain ataupun tenaga Indonesia yang bekerja diluar negeri, perolehan devisa bagi negara akan semakin banyak.

Advertisement
Gambar 69a. Perdagangan Internasional mampu meningkatkan pendapatan devisa negara (ilustrasi foto/Bea Cukai Bandar Lampung)

Dampak Negatif

1) Adanya ketergantungan dengan negara-negara pengimpor.

Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional, Untuk memenuhi kebutuhan barang-barang yang tidak diproduksi dalam negeri, pemerintah akan mengimpor dariyang digunakan oleh perusahaan, maka pengangguran dapat berkurang. negara lain. Kegiatan mengimpor ini dapat mengakibatkan ketergantungan dengan negara pengimpor barang kebutuhan.

2) Masyarakat menjadi konsumtif

Advertisement

Banyaknya barang-barang impor yang masuk ke dalam negeri menyebabkan semakin banyak barang yang ada di pasar baik dari jumlah, jenis, dan bentuknya. Akibatnya akan mendorong seseorang untuk lebih konsumtif, karena semakin banyak barang-barang pilihan yang dapat dikonsumsi.

3) Mematikan usaha-usaha kecil.

Perdagangan internasional, dapat menimbulkan persaingan industri dengan negara-negara lain. Industri yang tidak mampu bersaing tentu akan mengalami kerugian, sehingga akan mematikan usaha produksinya. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan pengangguran.

Advertisement

4) Masuknya tenaga illegal ke Indonesia.

Semakin banyaknya tenaga illegal yang masuk ke Indonesia maka akan mengurangi kesempatan penduduk Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan, karena semakin banyaknya saingan.

Baca juga Syarat pemungutan pajak harus adil dan menciptakan keadilan

Contohnya tenaga illegal baik dari China, Thailand ataupun Negara lain yang masuk ke Indonesia yang akhirnya tertangkap oleh aparat pemerintah. Ketika hendak dipulangkan ke Negara aslinya, para tenaga illegal tidak memiliki biaya untuk pulang. Maka akan menjadi masalah yang semakin rumit untuk Indonesia.

Advertisement
Read article
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button