Advertisement
ArtikelBerita

Perdagangan Bebas, Keuntungan, dan Dampaknya

Advertisement
Advertisement

Mungkin kamu tidak asing dengan kata perdagangan bebas atau bisa disebut juga dengan pasar bebas. Salah satu bentuk kerjasama negara maju dan berkembang ialah pasar bebas. Pasar ini dipandang sebagai konsekuensi dari globalisasi ekonomi dan tidak dapat dihindari oleh negara manapun termasuk Negara Indonesia. 

Apa Pengertian Perdagangan Bebas, Keuntungan, dan Dampaknya 

Perdagangan atau pasar bebas ini memungkinkan suatu negara melakukan ekspor dan impor tanpa adanya pembatasan. Bentuk dari perdagangan ini merupakan kebalikan dari proteksionisme. Proteksionisme merupakan kebijakan ekonomi yang dapat menghambat perdagangan internasional. Jadi apakah yang dimaksud dengan perdagangan atau pasar bebas ini? 

Pengertian Perdagangan atau Pasar Bebas 

Perdagangan atau pasar bebas adalah suatu sistem ekonomi yang dimana seluruh kegiatan perekonomian memberlakukan dengan bebas atau tanpa adanya intervensi. Dalam arti, kebebasan individu dalam membuat keputusan ekonomi sepenuhnya dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran pasar tanpa adanya campur tangan pemerintah dalam mengambil keputusan perekonomian. 

Sistem ekonomi perdagangan bebas sendiri muncul setelah Adam Smith yang terkenal sebagai bapak ekonomi dan David Ricardo menentang kebijakan merkantilisme. Dimana kebijakan ini secara historis menyebabkan terjadinya perang karena sangat membatasi adanya perdagangan antar negara. 

Keduanya kemudian mengembangkan gagasan pada buku yang ditulis oleh Adam Smith dengan judul “An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations” terbit pada tahun 1976. Kala itu Adam Smith mampu meruntuhkan pandangan mengenai emas dan logam mulia merupakan sumber kekayaan suatu negara. Menurut beliau, kekayaan suatu negara justru ditentukan oleh jumlah nilai produksi barang dan jasa yang dapat diperjual-belikan. 

Advertisement
Perdagangan Bebas, Keuntungan, dan Dampaknya (foto/istimewa)

Tujuan dari Pasar Bebas 

Adanya sistem perekonomian pasar atau perdagangan bebas memiliki tujuan yang ingin dicapai. Berikut ini ada beberapa tujuan dari pasar bebas. 

  1. Meningkatkan pendapatan negara 
  2. Meningkatkan perekonomian negara 
  3. Memperluas area pasar  
  4. Menciptakan transfer of technology 
  5. Memenuhi kebutuhan di dalam negeri 

Keuntungan dan Kerugian Pasar Bebas

Keuntungan Pasar Bebas. Dilansir dari situs Thought Co, ada beberapa keuntungan pasar bebas, diantaranya : 

  1. Membantu konsumen
  2. Merangsang pertumbuhan ekonomi 
  3. Mendorong transfer teknologi 
  4. Meningkatkan investasi asing 

Kerugian Pasar Bebas. Selain memberikan keuntungan, pasar bebas memberikan beberapa kerugian, diantaranya :

  1. Mengurangi pendapatan
  2. Rentan pencurian kekayaan intelektual
  3. Kondisi kerja yang buruk 

Dampak dari Perdagangan atau Pasar Bebas 

Pasar bebas tentu saja memiliki berbagai jenis dampak besar. Selain berdampak positif tidak menghindari juga adanya dampak yang negatif. Nah, berikut ini dampak positif dan juga negatif dari pasar bebas. 

Baca juga Pasar Bebas dan Organisasi Perdagangan Internasional

Advertisement

Dampak positif pasar bebas 

  1. Berkurangnya atau bahkan tidak ada gangguan ataupun hambatan perdagangan. 
  2. Memperluas pasar atau jangkauan produk barang maupun jasa.
  3. Meningkatnya ekspor yang berbanding lurus dengan pendapatan negara yang juga meningkat. 
  4. Meningkatnya kualitas dan kreativitas produk ataupun jasa untuk mampu bersaing di pasar internasional yang pasti lebih ketat. 
  5. Meningkatkan lapangan pekerja yang berbanding lurus dengan keterampilan, kompetensi, atau skill pekerja profesionalnya.  
  6. Memperluas peluang investasi bagi investor dalam negeri untuk berinvestasi di luar negeri ataupun sebaliknya. 

Dampak negatif perdagangan atau pasar bebas 

  1. Mudahnya produk dari luar negeri masuk yang dapat memicu konsumerisme. 
  2. Masih bergantung dengan negara maju. 
  3. Kecenderungan masyarakat yang lebih memilih produk impor lebih murah dan berkualitas dibandingkan dengan produk dalam negeri, sehingga produk dalam negeri menjadi kalah bersaing. 
  4. Pemanfaatan yang secara berlebihan atau eksploitasi sumber daya alam di dalam negeri. Peningkatan jumlah produksi yang juga memungkinkan pihak produsen melakukan produksi massal dan menghasilkan banyak limbah yang akan mempengaruhi lingkungan. 
  5. Maraknya pekerja asing yang bersaing dengan pekerja dalam negeri, memungkinkan meningkatnya angka pengangguran di dalam negeri. 

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian perdagangan bebas, tujuan, keuntungan, kerugian, dampak negatif dan juga dampak positif. Sekarang kamu sudah tau untuk bagaimana menyikapi hal ini. Semoga dapat bermanfaat dan membantu. 

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button

Adblock Detected

Turn off Ad Blocker from browsing the site