Home ยป IPS Kelas 7 ยป Perbedaan Kontak Sosial Primer dan Sekunder Beserta Contoh Nyatanya
Posted in

Perbedaan Kontak Sosial Primer dan Sekunder Beserta Contoh Nyatanya

Perbedaan Kontak Sosial Primer dan Sekunder Beserta Contoh Nyatanya (ft.istimewa)
Perbedaan Kontak Sosial Primer dan Sekunder Beserta Contoh Nyatanya (ft.istimewa)

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Dalam setiap aspek kehidupanโ€”baik di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun masyarakatโ€”manusia selalu berhubungan dengan orang lain. Hubungan ini disebut interaksi sosial, dan dasar dari semua interaksi sosial adalah kontak sosial. Bagaimana Perbedaan Kontak Sosial Primer dan Sekunder Beserta Contoh Nyatanya?

Kontak sosial menjadi langkah pertama yang memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun hubungan sosial. Namun, tidak semua kontak sosial terjadi dengan cara yang sama. Para ahli sosiologi membedakan kontak sosial menjadi dua jenis utama, yaitu kontak sosial primer dan kontak sosial sekunder.

Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara kontak sosial primer dan sekunder, lengkap dengan contoh nyata, diagram sederhana, FAQ, referensi ilmiah, dan tag SEO WordPress agar artikel mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google.


Pengertian Kontak Sosial

Secara umum, kontak sosial adalah hubungan awal antara dua individu atau lebih yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial. Kata โ€œkontakโ€ berasal dari bahasa Latin contactus yang berarti โ€œbersentuhanโ€. Dalam konteks sosial, istilah ini tidak selalu berarti bersentuhan secara fisik, tetapi juga bisa berupa hubungan pandangan, sapaan, komunikasi lisan, atau interaksi melalui media.

Menurut Soerjono Soekanto (2006):

โ€œKontak sosial adalah tindakan seseorang terhadap orang lain yang merupakan langkah pertama untuk terjadinya interaksi sosial.โ€

Sedangkan menurut Gillin & Gillin (1954):

โ€œKontak sosial merupakan proses awal yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara individu atau kelompok.โ€

Dari dua pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa kontak sosial adalah awal dari semua bentuk interaksi sosial, baik secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung (melalui media perantara).


Jenis-Jenis Kontak Sosial

Kontak sosial terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu kontak sosial primer dan kontak sosial sekunder. Perbedaan keduanya terletak pada cara berkomunikasi, kedekatan hubungan, dan media yang digunakan.


1. Kontak Sosial Primer

Pengertian:
Kontak sosial primer adalah hubungan sosial yang terjadi secara langsung dan tatap muka tanpa perantara media apapun. Dalam kontak ini, terjadi komunikasi dua arah dan sering kali disertai dengan ekspresi wajah, nada suara, serta bahasa tubuh.

Ciri-ciri kontak sosial primer:

  • Terjadi secara langsung tanpa perantara.
  • Membangun hubungan emosional yang lebih kuat.
  • Biasanya berlangsung dalam lingkungan sosial kecil seperti keluarga atau teman dekat.
  • Dapat menimbulkan rasa empati, keakraban, dan kerja sama.

Contoh nyata kontak sosial primer:

  • Seorang guru mengajar siswanya di kelas secara tatap muka.
  • Orang tua berbicara dan memberi nasihat kepada anaknya di rumah.
  • Dua teman saling berdiskusi di kantin sekolah.
  • Petani berdiskusi langsung dengan sesama petani di sawah.

Makna sosial:
Kontak sosial primer memperkuat hubungan antarindividu karena adanya interaksi langsung yang melibatkan unsur emosional. Kontak ini sangat penting untuk membangun rasa kebersamaan dan kepercayaan dalam masyarakat.


2. Kontak Sosial Sekunder

Pengertian:
Kontak sosial sekunder terjadi melalui perantara atau media komunikasi, baik berupa orang ketiga maupun alat komunikasi modern seperti telepon, surat, atau media sosial.

Ciri-ciri kontak sosial sekunder:

  • Tidak terjadi tatap muka langsung.
  • Menggunakan perantara (orang ketiga atau media).
  • Hubungan emosional cenderung lebih lemah dibanding kontak primer.
  • Dapat menjangkau individu atau kelompok dalam jarak jauh.

Contoh nyata kontak sosial sekunder:

  • Guru memberikan tugas kepada siswa melalui platform online seperti Google Classroom.
  • Pegawai berkoordinasi dengan atasan melalui email.
  • Teman berkomunikasi lewat WhatsApp atau Instagram.
  • Pejabat pemerintah menyampaikan pengumuman kepada masyarakat melalui siaran televisi atau media sosial.

Makna sosial:
Kontak sosial sekunder memudahkan komunikasi di tengah keterbatasan jarak dan waktu. Di era digital, kontak jenis ini menjadi sangat penting karena memungkinkan interaksi sosial berlangsung secara cepat dan efisien tanpa perlu bertemu langsung.

Baca juga: Pendidikan Kebencanaan: Membangun Kesadaran Masyarakat Indonesia


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.