Penduduk sebagai Sumber Daya dalam Pembangunan Ekonomi

Penduduk sebagai Sumber Daya dalam Pembangunan Ekonomi. Peranan penduduk sebagai sumber daya manusia dalam pembangunan merupakan hal yang sangat mendasar untuk kamu pahami.

Jumlah penduduk yang terlalu besar tidak otomatis akan menjadi modal yang besar juga bagi pembangunan di suatu negara, bahkan justru dapat menjadi beban atau tanggungan bagi penduduk yang lainnya.

Apakah kalian tahu berapa jumlah penduduk Indonesia saat ini? Negara kita merupakan negara keempat di dunia yang memiliki penduduk paling banyak. Pada tahun 2006 jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 221.496.000 jiwa. Jumlah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya.

“Penduduk Indonesia adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama enam bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari enam bulan, tetapi bertujuan untuk menetap.”

Penduduk Usia Kerja

Dalam ketenagakerjaan, penduduk dengan segala potensi yang dimilikinya dikategorikan menjadi dua, yaitu penduduk usia kerja dan penduduk di luar usia kerja. Di Indonesia, yang termasuk penduduk usia kerja adalah penduduk yang berusia 15 hingga 65 tahun.

Pada usia tersebut mereka dapat melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja untuk menghasilkan barang atau jasa dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan batasan tersebut berarti kamu termasuk penduduk usia kerja. Sebaliknya penduduk di luar usia kerja adalah penduduk yang usianya di luar batasan tersebut.

Tabel.  Populasi Indonesia 1971, 1980, 1990, 1995, dan 2000. Catatan: termasuk penduduk tidak tetap (tunawisma, pelaut, manusia perahu, dan masyarakat terpencil) (Sumber: BPS)
No.Jenis Aktivitas Penduduk20012002200320042005
Populas usia 15+144.033.873148.729.934151.406.298153.923.648155.549.736
Angkatan kerja98.812.448100.779.270102.630.802103.973.387105.802.327
Bekerja90.807.41791.647.16692.810.79193.722.03694.948.118
Mencari kerja*)8.005.0319.132.1049.820.01110.251.35110.854.209
Di luar angkatan kerja45.221.42547.950.66448.775.49649.950.26149.747.364
Sekolah10.899.23611.238.79911.481.77711.577.23012.919.459
Rumah tangga26.461.65328.724.09829.790.42030.877.27429.245.039
Lain-lain7.860.5367.987.7677.503.2997.495.7577.582.866

*) Pengangguran: mencari kerja, mendirikan usaha, tidak ada harapan kerja dan akan bekerja dalam waktu dekat. (Sumber: BPS) Penduduk usia kerja dikategorikan menjadi angkatan kerja dan bukan angkatan kerja (lebih 10 tahun).

“Angkatan kerja adalah penduduk berumur lima belas tahun ke atas yang selama seminggu sebelum pencacahan bekerja atau mempunyai pekerjaan, sementara tidak bekerja, dan mereka tidak bekerja tetapi mencari pekerjaan.”

Angkatan Kerja

Dari keseluruhan angkatan kerja dalam suatu negara tidak semua mendapat kesempatan untuk bekerja sehingga angkatan kerja dikelompokkan menjadi angkatan kerja yang bekerja dan angkatan kerja yang menganggur (penganggur terbuka).

Baca juga Tenaga Kerja Sumber Daya Produktif

Bekerja adalah kegiatan melakukan suatu pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan selama paling sedikit satu jam dalam seminggu secara berturut-turut dan tidak terputus.

Angkatan kerja yang bekerja dikategorikan bekerja penuh apabila dalam seminggu memiliki jam kerja selama 35 jam atau lebih. Pekerja bukan angkatan kerja adalah mereka yang masih sekolah, mengurus rumah tangga, dan yang lainnya, seperti penyandang cacat mental ataupun lainnya yang membuat seseorang tidak produktif.

Baca juga Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.