EkonomiSMK Ekonomika

Pasar Oligopoli terdapat beberapa produsen yang memiliki kekuasaan

Pasar Oligopoli terdapat beberapa produsen yang memiliki kekuasaan, beberapa produsen dan masing-masing memiliki kekuasaan atas pasar yang cukup besar (large amount of market power). Terdapat penghalang untuk memasuki pasar ini, namun tidak sesulit untuk memasuki pasar monopoli.

Produk yang dihasilkan dalam pasar ini bisa identik (seperti produsen minyak) atau produk yang memiliki kesamaan (produsen mobil). Karena produsen pada pasar/industry ini sangat sedikit, setiap produsen memiliki pangsa pasar yang cukup besar, sehingga setiap produsen dapat mempengaruhi pasar.

Karena tindakan dari setiap produsen dapat mempengaruhi pasar, maka hubungan antara produsen adalah independen namun saling mempengaruhi (mutually interdependent), apapun yang dilakukan seorang produsen akan mempengaruhi produsen yang lain.

Inilah sebabnya pasar oligopoli adalah jenis pasar yang paling rumit diantara jenis pasar yang lain. Dari uraian diatas dapat diringkas sebagai berikut.

Macam macam pasar oligopoli

  • oligopoli murni: menjual barang yang homogen, contoh pasar semen, minyak.
  • oligopoli diferensial: menjual barang yang berbeda corak, contoh, pasar mobil, pasar sepeda motor.

Ciri-ciri pasar oligopoli: (a) terdapat beberapa penjual (b) barang yang dijual homogen atau dapat beda corak (c) sulit dimasuki oleh perusahaan baru (d) membutuhkan peran iklan (e) terdapat satu market leader (pemimpin pasar) (f) harga jual tidak mudah berubah.

Bentuk kurva permintaan yang dihadapi pasar oligopolis berbentuk kurva permintaan terpatah. Kondisi kurva permintaan yang demikian disebabkan adanya “perang harga” antara perusahaan oligopolis.

Kurva tersebut menunjukkan ketegaran harga jika satu perusahaan menurunkan harga maka perusahaan lain di pasar juga ikut menurunkan harga, tapi jika perusahaan menaikkan harga, maka perusahaan lain tidak ikut menaikkan harga.

Gambar 48a Kurva pasar persaingan oligopoly

Keterangan:

  1. Terdapat dua perusahaan oligopoli. Perusahaan A kurva permintaan DA – DA dan perusahaan B kurva permintaan DB – DB. Untuk 300 unit produk harga jual perusahaan A dan Perusahaan B sama yaitu Rp 45,- per unit
  2. Untuk 100 unit produk harga jual perusahaan A dengan harga Rp 60,- per unit sedangkan harga jual perusahaan B dengan harga Rp 50,- per unit, perusahaan A harganya lebih mahal daripada perusahaan B. Perusahaan A harus mengikuti harga jual perusahaan B artinya harga diturunkan menjadi Rp 50,- agar tidak kehilangan pembeli, dan perusahaan B tidak perlu menurunkan harga.
  3. Untuk 500 unit produk harga jual perusahaan A dengan harga Rp 30,- per unit sedangkan harga jual perusahaan B dengan harga Rp 40,- per unit, berarti perusahaan B harganya lebih mahal daripada perusahaan A. Perusahaan B harus mengikuti harga jual perusahaan A artinya harga diturunkan menjadi Rp 30,- agar tidak kehilangan pembeli dan perusahaan A tidak perlu menurunkan harga

Dari ke empat struktur pasar diatas, jika digambarkan dalam sebuah diagram akan tampak seperti dibawah ini:

Gambar 48b Empat Stuktur pasar di gambarkan dalam diagram (ilustrasi foto/istimewa)

Selain ke-empat struktur pasar diatas, dikenal pula 2 struktur pasar yang lain, yaitu pasar monopsoni dan pasar oligopsini.

Baca juga Sebagaimana hukum permintaan hukum penawaran tidak berlaku mutlak

Modul Belajar Mandiri: Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Sosial - Ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button