Artikel

Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa

Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa
  • A. Apa yang dilakukan sekolah penggerak?
  • B. Apa ciri sekolah penggerak?
  • C. Sekolah penggerak menggunakan kurikulum apa?
  • D. Siapa saja yg terlibat dalam sekolah penggerak?
ADVERTISEMENT

Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa

Sudah membaca

80

Ada beberapa alasan mengapa mengikuti sekolah penggerak bisa menjadi pilihan yang bermanfaat.

User Rating: 4.75 ( 2 votes)

Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa. Ada beberapa alasan mengapa mengikuti sekolah penggerak bisa menjadi pilihan yang bermanfaat. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita sebaiknya mengikuti sekolah penggerak:

  1. Peningkatan kualitas pendidikan: Sekolah penggerak berfokus pada inovasi dan praktik terbaik dalam pendidikan. Dengan mengikuti sekolah penggerak, kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan akses ke metode pengajaran yang lebih efektif, pendekatan pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, dan penerapan teknologi pendidikan yang memperkaya pembelajaran.
  1. Pembelajaran yang lebih bermakna: Sekolah penggerak sering kali mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa. Mereka berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, serta memperhatikan aspek karakter dan keterampilan sosial siswa.
  1. Peluang pengembangan profesional: Bagi guru dan tenaga pendidik, mengikuti sekolah penggerak dapat membuka peluang untuk pengembangan profesional yang berkelanjutan. Kita dapat mengakses pelatihan, workshop, dan sumber daya yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan mengajar, mempelajari praktik terbaik, dan mengembangkan jaringan profesional.
  1. Kesenjangan pendidikan: Sekolah penggerak berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan pendidikan antara kelompok siswa yang berbeda. Dengan mengikuti sekolah penggerak, kita dapat berkontribusi dalam menciptakan kesetaraan akses dan meningkatkan peluang pendidikan bagi semua siswa, tanpa memandang latar belakang atau keadaan mereka.
  1. Kolaborasi dan jaringan: Melalui partisipasi dalam sekolah penggerak, kita dapat terlibat dalam kolaborasi dan membangun jaringan dengan para profesional pendidikan lainnya, pemerintah, dan mitra pendidikan. Ini memberi kesempatan untuk berbagi pengalaman, belajar dari orang lain, dan memperluas wawasan pendidikan.
  1. Persiapan untuk masa depan: Dalam era yang terus berubah dan inovasi yang pesat, mengikuti sekolah penggerak dapat membantu kita mempersiapkan diri untuk masa depan. Kita dapat memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tuntutan zaman modern.

Mengikuti sekolah penggerak memberikan kesempatan untuk terlibat dalam transformasi pendidikan, memberikan kontribusi pada perubahan positif, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berdampak pada kemajuan pendidikan secara keseluruhan.

A. Apa yang dilakukan sekolah penggerak?

Sekolah penggerak melakukan berbagai kegiatan dan inisiatif untuk mencapai perbaikan pendidikan. Berikut ini adalah beberapa hal yang biasanya dilakukan oleh sekolah penggerak:

  1. Menerapkan praktik terbaik: Sekolah penggerak aktif dalam menerapkan praktik terbaik dalam pendidikan. Mereka menggunakan metode pengajaran yang efektif, pendekatan pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, serta teknologi pendidikan yang relevan. Mereka juga berinovasi dengan mengadopsi pendekatan baru yang berfokus pada hasil belajar siswa.
  1. Pengembangan profesional guru: Sekolah penggerak memberikan perhatian khusus pada pengembangan profesional guru. Mereka menyediakan pelatihan, workshop, dan program pengembangan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan mengajar, memperdalam pengetahuan akademik, dan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif.
  1. Kolaborasi dan pertukaran pengetahuan: Sekolah penggerak mendorong kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan staf sekolah lainnya. Mereka menyediakan forum atau platform untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pendidikan. Pertukaran ini memperkaya pemahaman dan memberikan inspirasi untuk perbaikan lebih lanjut.
  1. Penggunaan data untuk pengambilan keputusan: Sekolah penggerak menggunakan data pendidikan untuk menginformasikan pengambilan keputusan. Mereka mengumpulkan dan menganalisis data tentang prestasi siswa, kemajuan belajar, dan efektivitas program. Data ini digunakan untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengadaptasi strategi pembelajaran.
  1. Kolaborasi dengan mitra pendidikan: Sekolah penggerak bekerja sama dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah, universitas, dan mitra pendidikan lainnya. Kolaborasi ini dapat melibatkan pertukaran sumber daya, pengetahuan, dukungan teknis, dan bantuan finansial. Mitra pendidikan ini berkontribusi dalam memperkuat perubahan dan pengembangan di sekolah penggerak.
  1. Melibatkan siswa dan orang tua: Sekolah penggerak melibatkan siswa dan orang tua secara aktif dalam proses pendidikan. Mereka mendorong partisipasi siswa dalam pembelajaran, memberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat, dan melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi mereka. Mereka juga berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang tua untuk mendukung pembelajaran siswa di rumah dan di sekolah.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa, mengurangi kesenjangan pendidikan, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, kreatif, dan mendukung. Dengan melakukan langkah-langkah ini, sekolah penggerak berperan penting dalam memajukan sistem pendidikan dan memberikan pengalaman pembelajaran yang berkualitas bagi siswa.

B. Apa ciri sekolah penggerak?

Berikut ini adalah beberapa ciri yang umumnya terkait dengan sekolah penggerak:

  1. Komitmen terhadap perubahan: Sekolah penggerak ditandai oleh komitmen yang kuat terhadap perubahan dan peningkatan pendidikan. Mereka tidak puas dengan status quo dan berusaha terus menerus untuk meningkatkan praktik dan hasil belajar siswa.
  1. Inovasi dan praktik terbaik: Sekolah penggerak menerapkan inovasi dan praktik terbaik dalam pendidikan. Mereka terbuka terhadap penggunaan metode pengajaran yang efektif, pendekatan pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, serta teknologi pendidikan yang relevan.
  1. Fokus pada hasil belajar siswa: Siswa dan hasil belajar mereka menjadi fokus utama sekolah penggerak. Mereka berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa, serta meningkatkan keterampilan akademik dan non-akademik mereka.
  1. Kolaborasi dan pertukaran pengetahuan: Sekolah penggerak mendorong kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan staf sekolah lainnya. Mereka menyediakan forum atau platform untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pendidikan.
  1. Penggunaan data dan pemantauan: Sekolah penggerak menggunakan data pendidikan untuk menginformasikan pengambilan keputusan. Mereka mengumpulkan dan menganalisis data tentang prestasi siswa, kemajuan belajar, dan efektivitas program. Data ini digunakan untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengadaptasi strategi pembelajaran.
  1. Komitmen terhadap inklusi dan kesetaraan: Sekolah penggerak berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, adil, dan mendukung bagi semua siswa. Mereka memperhatikan keberagaman siswa dan memastikan kesetaraan akses serta memenuhi kebutuhan siswa yang beragam.
  1. Keterlibatan aktif siswa dan orang tua: Sekolah penggerak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran dan memberikan mereka kesempatan untuk mengemukakan pendapat. Mereka juga berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang tua untuk mendukung pembelajaran siswa.
  1. Kolaborasi dengan mitra pendidikan: Sekolah penggerak sering bekerja sama dengan mitra pendidikan, seperti pemerintah, organisasi non-pemerintah, universitas, dan lembaga lainnya. Kolaborasi ini membantu memperoleh sumber daya, dukungan, dan akses ke inovasi dalam pendidikan.

Setiap sekolah penggerak dapat memiliki nuansa dan pendekatan yang berbeda, tetapi ciri-ciri di atas mencerminkan aspek-aspek umum yang seringkali terkait dengan sekolah penggerak.

C. Sekolah penggerak menggunakan kurikulum apa?

Sekolah penggerak dapat menggunakan berbagai jenis kurikulum tergantung pada konteks dan kebijakan pendidikan di negara atau wilayah tertentu. Beberapa sekolah penggerak mungkin menggunakan kurikulum nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sementara yang lain mungkin mengadopsi kurikulum alternatif yang menggabungkan elemen-elemen dari berbagai pendekatan atau memfokuskan pada pendekatan yang lebih inovatif.

Berikut ini adalah beberapa jenis kurikulum yang mungkin digunakan oleh sekolah penggerak:

  1. Kurikulum Nasional: Sekolah penggerak dalam banyak negara mengadopsi kurikulum nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kurikulum ini mencakup rencana pembelajaran dan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh siswa dalam mata pelajaran yang berbeda.
  1. Kurikulum Berbasis Kompetensi: Beberapa sekolah penggerak menggunakan pendekatan kurikulum berbasis kompetensi, di mana fokus utamanya adalah pada pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang relevan dengan kehidupan nyata dan kebutuhan dunia kerja.
  1. Kurikulum Tematik: Kurikulum tematik mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam tema-tema yang holistik. Sekolah penggerak mungkin mengadopsi pendekatan ini untuk meningkatkan keterkaitan antara mata pelajaran dan membuat pembelajaran lebih bermakna bagi siswa.
  1. Kurikulum Inklusif: Sekolah penggerak yang berkomitmen terhadap inklusi pendidikan mungkin menggunakan kurikulum inklusif. Kurikulum ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan beragam kemampuan dan gaya belajar.
  1. Kurikulum Berbasis Proyek: Beberapa sekolah penggerak menerapkan kurikulum berbasis proyek, di mana siswa terlibat dalam proyek nyata yang memerlukan penyelesaian masalah, kolaborasi, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata.
  1. Kurikulum Berbasis Teknologi: Sekolah penggerak yang menganjurkan penggunaan teknologi pendidikan mungkin mengadopsi kurikulum yang melibatkan penggunaan alat dan sumber daya teknologi untuk meningkatkan pembelajaran.

Perlu diingat bahwa sekolah penggerak memiliki fleksibilitas dalam memilih dan mengadaptasi kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka. Kurikulum yang digunakan oleh sekolah penggerak seharusnya mendukung pendekatan inovatif, inklusif, dan berfokus pada hasil belajar siswa.

Baca juga MENGAPA KITA HARUS BERPERILAKU TOLERANSI DENGAN TEMAN

D. Siapa saja yg terlibat dalam sekolah penggerak?

Dalam sekolah penggerak, ada beberapa pihak yang terlibat dalam mendukung dan melaksanakan inisiatif pendidikan. Berikut ini adalah beberapa pihak yang umumnya terlibat dalam sekolah penggerak:

  1. Guru: Guru adalah elemen kunci dalam sekolah penggerak. Mereka bertanggung jawab untuk melaksanakan kurikulum, merancang dan menyampaikan materi pembelajaran, serta memberikan bimbingan dan dukungan kepada siswa. Guru berperan dalam menerapkan praktik terbaik dalam pengajaran dan memperbaiki hasil belajar siswa.
  1. Kepala Sekolah: Kepala sekolah memiliki peran penting dalam sekolah penggerak. Mereka memberikan arahan dan kepemimpinan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang memungkinkan inovasi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan. Kepala sekolah berperan dalam mengembangkan visi dan strategi sekolah, serta memfasilitasi pengembangan profesional guru dan staf.
  1. Staf Administrasi: Staf administrasi sekolah, seperti sekretaris, kepala Tata Usaha, dan petugas administrasi lainnya, mendukung fungsi operasional dan administrasi sekolah penggerak. Mereka bertanggung jawab atas administrasi umum, pengelolaan data, koordinasi acara, dan komunikasi dengan orang tua dan mitra pendidikan.
  1. Siswa: Siswa adalah pusat dari setiap inisiatif pendidikan. Mereka terlibat dalam proses pembelajaran, berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, dan bertanggung jawab atas pencapaian hasil belajar. Siswa juga memiliki peran dalam memberikan umpan balik, berkolaborasi dengan guru, dan menerapkan keterampilan yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Orang Tua/Wali: Peran orang tua atau wali sangat penting dalam sekolah penggerak. Mereka berkomunikasi dengan sekolah, mendukung pembelajaran anak-anak mereka di rumah, dan berpartisipasi dalam kegiatan sekolah. Orang tua juga dapat berkontribusi dalam mengembangkan strategi pendidikan yang lebih efektif dan memberikan masukan kepada sekolah.
  1. Mitra Pendidikan: Sekolah penggerak sering bekerja sama dengan mitra pendidikan, seperti pemerintah, organisasi non-pemerintah, universitas, dan lembaga pendidikan lainnya. Mitra pendidikan ini dapat memberikan dukungan teknis, sumber daya, pelatihan, atau pendanaan tambahan untuk memperkuat upaya sekolah penggerak.
  1. Komunitas Lokal: Komunitas lokal juga dapat terlibat dalam sekolah penggerak. Mereka dapat berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, memberikan sumber daya tambahan, dan mendukung tujuan pendidikan sekolah.

Melalui kolaborasi dan keterlibatan semua pihak yang terlibat, sekolah penggerak dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif, inklusif, dan inovatif untuk memajukan pendidikan siswa.

Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa (ft/istimewa)
Gambar. Manfaat sekolah Penggerak bagi siswa (ft/istimewa)

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button