EkonomiSMA Kelas 11

Kebijakan Sistem Nilai Tukar dan Devisa di Indonesia

ADVERTISEMENT

Kebijakan Sistem Nilai Tukar dan Devisa di Indonesia. Sistem nilai tukar yang digunakan oleh pemerintah Indonesia pernah mengalami beberapa kali perubahan. Sejak kemerdekaan, setidaknya ada lima sistem nilai tukar yang pernah dipakai.

  1. Sistem nilai tukar pengawasan devisa, yang dibedakan menjadi:
    • pengawasan devisa dengan sistem nilai tukar tetap;
    • pengawasan devisa dengan nilai tukar fleksibel atau sistem nilai tukar bukti ekspor;
    • pengawasan devisa deklarasi ekonomi;
    • pengawasan devisa dengan cara sistem lelang.
  2. Sistem nilai tukar tetap yang dikaitkan dengan dolar AS.;
  3. Sistem nilai tukar mengambang terkendali yang dikaitkan dengan dolar AS;
  4. Sistem nilai tukar mengambang terkendali yang dikaitkan dengan sejumlah mata uang asing;
  5. Sistem nilai tukar mengambang secara bebas.

Devaluasi adalah tindakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang negaranya terhadap nilai mata uang negara lain secara mendadak dan dalam perbedaan yang cukup besar atau penurunan nilai-nilai tukar (exchange rate) secara resmi atas mata uang domestik terhadap valuta asing atau mata uang dari negara-negara lain.

Tindakan ini mengakibatkan harga barang-barang negara lain menjadi relatif lebih murah di pasaran luar negeri dan sebaliknya harga barangbarang negara lain menjadi relatif mahal di pasaran dalam negeri.

Kebijakan Sistem Nilai Tukar. Makin tinggi tingkat devaluasi yang dilakukan, makin baik daya saing negara yang bersangkutan terhadap negara lain. Tindakan devaluasi memungkinkan suatu negara dalam jangka pendek dapat menaikkan ekspornya dan mengurangi impornya.

Pengertian Devisa

Devisa adalah kekayaan suatu negara dalam bentuk mata uang asing yang berguna sebagai alat pembayaran internasional dan bersifat convertible. Devisa dapat terdiri dari uang kertas asing, wesel, dan cek dalam valuta asing yang biasanya dinilai dalam dolar Amerika Serikat atau SDR (Self Drawing Right).

Cadangan devisa (gross international reserves) merupakan jumlah penguasaan emas, valuta asing, Special Drawing Rights (SDR), posisi cadangan sebagai anggota IMF, dan penguasaan valuta asing di bawah pengawasan otoritas moneter di setiap negara.

Cadangan devisa adalah sejumlah valuta asing yang dicadangkan bank sentral untuk keperluan pembiayaan pembangunan dan kewajiban luar negeri yang antara lain meliputi pembiayaan impor dan pembayaran lainnya kepada pihak asing.

Cadangan devisa merupakan salah satu indikator moneter yang sangat penting yang menunjukkan kuat lemahnya fundamental perekonomian suatu negara. Selain itu, cadangan devisa dalam jumlah yang cukup merupakan salah satu jaminan bagi tercapainya stabilitas moneter dan ekonomi makro suatu negara. Dalam perkembangan perekonomian nasional dikenal dua terminologi cadangan devisa.

  1. Official foreign exchange reserve merupakan cadangan devisa milik negara yang dikelola, diurus, dan ditatausahakan oleh bank sentral.
  2. Country foreign exchange reserve mencakup seluruh devisa yang dimiliki badan, perseorangan, lembaga, terutama lembaga keuangan nasional yang secara moneter merupakan bagian dari kekayaan nasional.

Sumber Devisa

Devisa yang dipunyai oleh suatu negara pada umumnya bersumber dari:

a. ekspor

dengan melakukan penjualan barang-barang ke luar negeri, suatu negara akan menerima pembayaran berupa devisa. Dengan demikian, semakin besar volume ekspor suatu negara, semakin besar penerimaan devisanya;

Baca juga Rangkuman perdagangan internasional atau perdagangan antar negara

b. Jasa-jasa ke Luar Negeri

Penyelenggarakan jasa-jasa ke luar negeri, seperti bandar udara, pelabuhan laut, atau jasa konsultan ahli juga akan menghasilkan devisa melalui pembayaran yang dilakukan;

Baca juga Teknologi membantu perubahan dalam fungsi produksi yang nampak dalam teknik produksi yang ada

c. Laba Penanaman Modal di Luar Neger

Laba dari penanaman modal di luar negeri, laba yang ditransfer dari perusahaan milik pemerintah dan warga negara Indonesia yang berdomisili di luar negeri, termasuk transfer dari warga negara Indonesia yang bekerja di luar, negeri akan menambah devisa suatu negara;

d. pariwisata

Dengan kedatangan turis asing yang masuk dan menguangkan mata uang asing untuk digunakan di Indonesia akan menambah penerimaan devisa negara;

e. Badan Usaha Internasinal dan Asing

Badan-badan internasional dan swasta asing yang mengalirkan dananya dalam valuta asing akan menambah devisa suatu negara;

f. Hadiah atau Grant

Hadiah atau grant dan bantuan yang diterima dari badan-badan internasional atau PBB dalam bentuk valuta asing akan menambah penerimaan devisa negara; g. pinjaman yang diperoleh dari negara-negara asing dalam valuta asing. 

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button