Perubahan sosial tidak hanya terjadi dalam lingkup besar seperti negara atau dunia, tetapi juga dapat kita lihat secara nyata di lingkungan terdekat, seperti sekolah dan masyarakat sekitar. Perubahan ini terjadi seiring perkembangan zaman, teknologi, dan cara berpikir manusia. Dengan memahami contoh perubahan sosial, siswa dapat lebih mudah mengenali dinamika kehidupan sosial sehari-hari. Apa Contoh Perubahan Sosial di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat Sekitar?
Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada pola kehidupan masyarakat, baik dalam nilai, norma, perilaku, maupun lembaga sosial. Perubahan ini dapat berlangsung secara lambat atau cepat dan memengaruhi kehidupan bersama.
Contoh Perubahan Sosial di Lingkungan Sekolah
Sekolah merupakan tempat yang sangat dekat dengan kehidupan siswa dan menjadi ruang terjadinya perubahan sosial.
1. Perubahan Metode Pembelajaran
Dulu pembelajaran hanya dilakukan secara tatap muka. Kini, pembelajaran juga dilakukan secara daring dan hybrid.
Contoh:
Guru menggunakan platform e-learning, video pembelajaran, dan aplikasi kuis online.
2. Pemanfaatan Teknologi Digital
Teknologi semakin banyak digunakan dalam kegiatan sekolah.
Contoh:
Penggunaan proyektor, laptop, dan internet sebagai media pembelajaran.
3. Perubahan Pola Interaksi Siswa
Interaksi tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui media digital.
Contoh:
Diskusi kelompok melalui grup WhatsApp atau Google Classroom.
4. Meningkatnya Kesadaran Disiplin dan Kebersihan
Sekolah semakin menekankan kedisiplinan dan kebersihan lingkungan.
Contoh:
Program piket kelas dan bank sampah sekolah.
Contoh Perubahan Sosial di Lingkungan Masyarakat Sekitar
Selain sekolah, perubahan sosial juga tampak jelas di lingkungan masyarakat.
1. Perubahan Cara Berkomunikasi
Masyarakat kini lebih sering menggunakan ponsel dan media sosial.
Contoh:
Undangan acara disampaikan melalui grup WhatsApp.
2. Perubahan Pola Ekonomi
Cara masyarakat memenuhi kebutuhan juga berubah.
Contoh:
Munculnya toko online dan jasa pesan antar makanan.
3. Perubahan Gaya Hidup
Masyarakat mulai menerapkan gaya hidup modern dan praktis.
Contoh:
Pembayaran non-tunai menggunakan e-wallet.
4. Meningkatnya Kesadaran Pendidikan
Pendidikan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Contoh:
Orang tua mendorong anak mengikuti les dan kursus tambahan.
Baca juga: Jenis-Jenis Sumber Sejarah: Primer, Sekunder, dan Tersier
