Khutbah JUMATRamadhan

APAKAH DENGAN MAKAN SAHUR SUDAH TERMASUK NIAT PUASA?

ADVERTISEMENT

Apakah dengan makan sahur sudah termasuk niat puasa? Makan sahur tidak dianggap sebagai niat puasa. Niat puasa adalah suatu perbuatan hati yang dilakukan dengan sengaja dan tegas untuk menjalankan ibadah puasa. Niat harus dilakukan sebelum terbit fajar atau sebelum waktu shubuh, dengan memperjelas bahwa diri sendiri akan menjalankan puasa pada hari itu.

Makan sahur hanya merupakan bagian dari persiapan untuk menjalankan puasa dengan lebih baik, yaitu untuk memberi energi pada tubuh dan membantu menghindari dehidrasi serta kelaparan selama berpuasa. Namun, tanpa niat yang tegas untuk berpuasa, maka puasa tersebut tidak akan sah.

Jadi, sangat penting bagi seorang muslim untuk menyatakan niat secara jelas dan tegas sebelum terbit fajar atau sebelum waktu shubuh, dengan niat yang benar dan sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam Islam, agar puasanya sah dan diterima oleh Allah SWT.

A. Kapan waktu membaca niat puasa Ramadhan?

Waktu untuk membaca niat puasa Ramadhan adalah sebelum terbit fajar atau sebelum masuk waktu Subuh. Hal ini sesuai dengan hadis dari Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa “Siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah). Oleh karena itu, sebaiknya membaca niat puasa Ramadhan sebelum waktu Subuh agar sah dan diterima oleh Allah SWT.

Baca juga APAKAH WAJIB KHATAM AL-QURAN DI BULAN RAMADHAN?

B. Syarat sah Puasa Ramadhan

Syarat sah puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:

  1. Islam: Seorang yang hendak berpuasa haruslah seorang muslim. Puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam, sehingga hanya orang yang beragama Islam yang diwajibkan untuk melaksanakannya.
  1. Baligh: Seseorang yang hendak berpuasa haruslah telah baligh atau sudah mencapai usia dewasa. Usia baligh ditentukan oleh syariat Islam, yaitu bagi perempuan adalah saat mengalami haidh (datang bulan), sedangkan bagi laki-laki adalah saat munculnya air mani.
  1. Berakal sehat: Orang yang berpuasa harus memiliki akal sehat dan tidak dalam keadaan mabuk atau terpengaruh obat-obatan atau zat-zat tertentu yang dapat menghilangkan kesadaran dan kemampuan mengendalikan diri.
  1. Sehat jasmani: Orang yang hendak berpuasa harus dalam keadaan sehat jasmani atau tidak mengalami penyakit atau kondisi medis yang menyebabkan dirinya tidak mampu untuk berpuasa.
  1. Ada niat: Niat merupakan syarat sah puasa. Seorang muslim harus memiliki niat yang tulus dan ikhlas untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan mengikuti tata cara yang telah ditetapkan oleh agama Islam.
  1. Melaksanakan puasa pada waktu yang telah ditentukan oleh syariat: Puasa Ramadhan harus dilaksanakan pada bulan Ramadhan, dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Jika semua syarat di atas terpenuhi, maka puasa Ramadhan dianggap sah dan diterima oleh Allah SWT.

Gambar. Apakah dengan makan sahur sudah termasuk niat puasa? (ft/istimewa)
Gambar. Apakah dengan makan sahur sudah termasuk niat puasa? (ft/istimewa)

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button