Khutbah JUMATRamadhan

Apakah boleh shalat Tahajud setelah shalat Tarawih?

ADVERTISEMENT

Apakah boleh shalat Tahajud setelah shalat Tarawih? Waktu shalat tahajud pada bulan Ramadan dimulai setelah menjalankan shalat Isya’ dan berakhir sebelum waktu shalat Subuh. Namun, waktu yang paling baik untuk melaksanakan shalat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir, yaitu sekitar dua jam sebelum waktu Subuh atau pada waktu sekitar tengah malam hingga subuh.

Dalam bulan Ramadan, shalat tahajud memiliki nilai yang sangat tinggi dan dianjurkan untuk dilaksanakan secara rutin. Selain memperoleh pahala yang besar, shalat tahajud juga dapat membantu meningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang serta dapat memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

A. Apakah sholat tahajud harus ditutup dengan witir?

Disunnahkan untuk menutup shalat tahajud dengan shalat witir. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan untuk melaksanakan shalat witir setelah shalat tahajud. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Shalatlah kamu dengan dua rakaat-rakaat (shalat) di waktu malam, niscaya itu lebih baik daripada segala harta yang ada di dunia. Kemudian jika kamu takut waktu subuh, shalatlah kamu dengan satu rakaat, maka itulah witir bagi seluruh shalat yang kamu lakukan pada malam itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa shalat witir dapat dijadikan sebagai penutup shalat tahajud. Namun, jika seseorang tidak melaksanakan shalat witir setelah shalat tahajud, shalat tahajud tersebut tetap sah dan tidak membatalkan pahala yang diperoleh dari shalat tahajud.

B. Apakah boleh shalat tahajud setelah shalat tarawih?

Boleh saja melaksanakan shalat tahajud setelah shalat tarawih, karena waktu shalat tahajud dimulai setelah shalat Isya’ dan berakhir sebelum waktu Subuh. Shalat tarawih biasanya dilaksanakan setelah shalat Isya’ pada bulan Ramadan, dan seseorang masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan shalat tahajud setelahnya.

Namun, ada baiknya untuk memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan tubuh ketika ingin melaksanakan shalat tahajud setelah shalat tarawih, karena mungkin saja tubuh sudah lelah dan membutuhkan istirahat. Selain itu, sebaiknya juga memperhatikan waktu tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dalam hal ini, yang terpenting adalah niat dan tekad untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, baik melaksanakan shalat tarawih maupun shalat tahajud, dengan penuh ikhlas dan semangat.

Baca juga KEGIATAN RAMADHAN DI MASJID

C. Apakah sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu?

Tidak ada ketentuan khusus dalam agama Islam yang menetapkan bahwa seseorang harus tidur terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat tahajud. Namun, tidur terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat tahajud dapat membantu seseorang untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental, sehingga lebih mudah untuk khusyuk dalam melaksanakan shalat tahajud.

Selain itu, seseorang yang beristirahat dan tidur terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat tahajud dapat menghindari rasa kantuk dan kelelahan selama melaksanakan shalat, sehingga dapat lebih fokus dan khusyuk dalam ibadah. Namun, jika seseorang tidak memiliki waktu atau kesempatan untuk tidur terlebih dahulu, maka dapat langsung melaksanakan shalat tahajud tanpa harus tidur terlebih dahulu.

Inti dari shalat tahajud bukanlah tentang tidur terlebih dahulu, tetapi lebih pada niat dan kesungguhan untuk memperbanyak ibadah di waktu malam, dengan penuh keikhlasan dan semangat.

Gambar. Apakah boleh shalat tahajud setelah shalat tarawih? (ft/istimewa)
Gambar. Apakah boleh shalat tahajud setelah shalat tarawih? (ft/istimewa)

ADVERTISEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button