Sesuaikan Preferensi Izin

Kami menggunakan cookie untuk membantu Anda menavigasi secara efisien dan menjalankan fungsi tertentu. Anda akan menemukan informasi mendetail tentang semua cookie di bawah setiap kategori persetujuan di bawah.

Cookie yang dikategorikan sebagai "Diperlukan" disimpan di browser Anda karena sangat penting untuk mengaktifkan fungsionalitas dasar situs.... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Home » konflik » Page 6

konflik

Home » konflik » Page 6
Kontravensi proses sosial, berada diantara persaingan dan pertentangan

Kontravensi proses sosial, berada diantara persaingan dan pertentangan

Kontravensi proses sosial, berada diantara persaingan dan pertentangan atau konflik. Kontravensi ditandai oleh adanya gejala ketidakpastian mengenai diri seorang atau suatu rencana dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian, keraguraguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi adalah sikap mental yang tersembunyi terhadap orang-orang lain atau terhadap unsur-unsur kebudayaan suatu golongan tertentu. Sikap tersembunyi ini bisa berubah menjadi […]

Kontravensi proses sosial, berada diantara persaingan dan pertentangan Read More »

Proses akomudasi menghasilkan produk terkait manusia

Proses akomodasi menghasilkan produk terkait manusia

Proses akomodasi menghasilkan produk terkait manusia, Proses akomodasi menghasilkan beberapa hal terkait dengan manusia dengan manusia yang lain, antara lain: a) Integrasi Masyarakat Akomodasi menghindarkan masyarakat dari benih-benih pertentangan latent yang kemungkinan besar akan melahirkan pertentangan baru. Contoh: ketika orang-orang Inggris menjajah Singapura dan Malaysia, mereka telah memasukan suatu kebudayaan baru terhadap masyarakat taklukannya. Bahasa,

Proses akomodasi menghasilkan produk terkait manusia Read More »

Bentuk-bentuk Akomodasi Menurut Soekanto (1990)

Bentuk-bentuk Akomodasi Menurut Soekanto (1990)

Bentuk-bentuk Akomodasi Menurut Soekanto (1990), akomodasi sebagai suatu proses untuk meredakan ketegangan antar manusia mempunyai beberapa bentuk, antara lain: a) Coercion Coercion adalah suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan oleh karena adanya paksaan. Coercion merupakan bentuk akomodasi, di mana salah satu pihak berada dalam keadaan yang lemah bila dibandingkan dengan pihak lawan. Pelaksanaannya dapat dilakukan

Bentuk-bentuk Akomodasi Menurut Soekanto (1990) Read More »

Pemerintah Belanda Mengambil Alih Kekuasaan VOC

Pemerintah Belanda Mengambil Alih Kekuasaan VOC

Pemerintah Belanda Mengambil Alih Kekuasaan VOC, Kedatangan bangsa Barat di Indonesia, memunculkan persaingan dalam perdagangan. Persaingan perdagangan ini sangat merugikan Belanda. Oleh karena itu, timbul pemikiran pada para pedagang Belanda agar perusahaan- perusahaan yang bersaing itu menggabungkan diri dalam satu organisasi. Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) Akhirnya mereka membentuk Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) artinya

Pemerintah Belanda Mengambil Alih Kekuasaan VOC Read More »

Menghargai Keberagaman Norma dan Kebiasaan dalam Lingkungan Masyarakat

Menghargai Keberagaman Norma dan Kebiasaan dalam Lingkungan Masyarakat

Menghargai Keberagaman Norma dan Kebiasaan dalam Lingkungan Masyarakat, Keberagaman norma dan kebiasaan akan semakin mudah ditemukan dalam lingkungan masyarakat terutama dalam masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan seringkali dibentuk oleh masyarakat pendatang. Masyarakat pendatang, membawa norma dan kebiasaan dari daerah asal yang tentunya berbeda. Baca juga  Perang Gerilya Pejuang Bangsa Indonesia Dalam pergaulan masyarakat perkotaan berbagai perbedaan

Menghargai Keberagaman Norma dan Kebiasaan dalam Lingkungan Masyarakat Read More »

Konfik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Konfik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial

Pengertian Konflik Konfik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik diartikan sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih(atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tak berdaya. Baca juga Perbedaan Pekerjaan di Indonesia Dalam Bahasa latin :

Konfik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial Read More »