Advertisement
EkonomiSMA Kelas 10

Pengertian Pasar Modal dan Contohnya

Advertisement
Advertisement

Pengertian Pasar Modal dan Contohnya, Pasar modal atau capital market adalah pasar yang mempertemukan pihak kelebihan/menawarkan dana (the lender) dan pihak yang memerlukan/membutuhkan dana (the borrower) melalui bursa dan sifat dananya jangka panjang. Pengertian lain pasar modal (capital market) adalah pasar untuk perdagangan dana jangka panjang dalam bentuk obligasi atau saham.

Dana-dana yang ditawarkan melalui pasar modal adalah dana-dana yang berbentuk surat berharga atau sekuritas/efek yang memiliki jatuh tempo lebih dari satu tahun. Oleh karena itu, pasar modal dapat disebut dengan Bursa Efek , yaitu pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli surat berharga/efek.

Menurut Undang-undang Indonesia No 8 tahun1995 tentang Pasar Modal:

  1. Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.
  2. Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka.
  3. Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.

Manfaat Pasar Modal

Bagi Emiten atau perusahaan yang menerbitkan saham, pasar modal mempunyai manfaat antara lain :

  1. Menyediakan alternatif sumber pendanaan jangka panjang
  2. Mempublikasikan perusahaan dengan biaya minimal secara terus menerus.
  3. Memungkinkan penyebaran kepemilikan
  4. Memperkuat struktur permodalan perusahaan
  5. Mendorong pengelolaan yang terbuka dan lebih professional
  6. Meningkatkan citra perusahaan.

Contoh Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal dan Contohnya, jika sebuah perusahaan yang telah berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) bermaksud mencari tambahan dana untuk ekspansi usahanya, maka perusahaan itu bisa melakukan pencarian dana (sumber dana) melalui beberapa alternatif :

  1. Pinjam ke bank, dengan mencari pinjaman jangka pendek (melalui pasar uang)
  2. Menerbitkan Obligasi/Bonds (berupa hutang jangka panjang) atau menerbitkan Saham/Stock (saham adalah modal sendiri/equity). Untuk penerbitan obligasi atau saham dilakukan melalui pasar modal.

Jika perusahaan memilih alternatif dengan menerbitkan saham maka langkah-langkah yang harus dilakukan perusahaan adalah:

Perusahaan harus menyiapkan proses go-public, yaitu perusahaan paling tidak harus paham apa yang menjadi tujuan go-public dan bagaimana proses go-publicnya:

1) Tujuan Go-Public:

Mendapatkan dana untuk:

  1. Perluasan usaha (ekspansi) atau diversifikasi usaha;
  2. Memperbaiki struktur modal perusahaan. b) Meningkatkan shareholder value (peningkatan nilai bagi pemilik) dan Divestasi (pemecahan).

2) Proses Go-Public

Dalam proses go public, ada beberapa langkah yang dapat dipecahpecah, yaitu langkah sebelum melakukan emisi (penerbitan saham), saat emisi dan sesudah emisi.

Rangkuman

1. Pasar diartikan sebagai “tempat” bertemunya kekuatan penjual (supply) dan kekuatan pembeli (demand) sampai timbul transaksi. Pengertian pasar yang menekankan pentingnya tempat atau dalam arti fisik disebut pasar tradisional (pasar konkret). Pengertian pasar yang menekankan “bertemunya” kekuatan penjual dan kekuatan pembeli (tidak harus secara fisik) sampai menimbulkan transaksi. disebut pasar modern (pasar abstrak).

Baca juga Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi dalam ekonomi makro

2. Penggolongan pasar dapat dilakukan menurut: a. Barang yang ditransaksikan: (1) Pasar Output; dan (2) Pasar Input. b. Struktur Penjualnya: (1) Pasar Persaingan Sempurna; (2). Pasar Persaingan Tidak Sempurna, terdiri atas Pasar Monopoli; Pasar Oligopoli (bisa dipecah lagi menjadi Duopoli dan Oligopoli) dan Pasar Persaingan Monopolistik. c. Struktur Pembelinya: (1) Pasar Monopsoni; dan (2) Pasar Oligopsoni. d. Komoditas yang Diperdagangkan: (1) Pasar Komoditi atau pasar barang; (2) Pasar Tenaga Kerja; (3) Pasar Uang; dan (4) Pasar Modal.

Baca juga Pengertian Produksi dan Produsen Dalam Kegiatan Ekonomi

3. Pasar barang (komoditi) atau dikenal dengan Bursa komoditi adalah suatu pasar yang kegiatannya mempertemukan antara penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi jual atau beli barang/komoditi tertentu. Pasar Komoditi dapat dibedakan menjadi 2 (dua) : (1) Pasar Fisik adalah suatu kegiatan perdagangan yang penyerahan barang dagangan dari penjual kepada pembeli dilakukan segera setelah transaksi atau ada penyerahan barang secara tunai; (2) Pasar komoditi berjangka adalah suatu kegiatan perdagangan dalam hal ini yang diperdagangkan adalah surat kontrak yang mewakili barang yang disimpan di gudang. Pada pasar ini penyerahan barang dilakukan kemudian bahkan bisa sampai beberapa bulan sesuai perjanjian.

 4. Pasar input adalah pasar faktor-faktor produksi. Pasar faktor produksi bisa dijabarkan menjadi : (1) Pasar tenaga kerja; (2) Pasar Uang; dan (3) Pasar Modal.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button

Adblock Detected

Turn off Ad Blocker from browsing the site