Pemeliharaan/Perawatan Media Pembelajaran

Pemeliharaan/Perawatan Media Pembelajaran, Media pembelajaran adalah suatu bagian yang integral dari proses pembelajaran di kelas. Untuk mencapai hasil belajar yang maksimal, guru harus mempunyai pengetahuan tentang pengelolaan media pembelajaran baik sebagai alat bantu pengajaran maupun sebagai pendukung agar materi/ isi pelajaran semakin jelas dan dengan mudah dapat dikuasai pebelajar.

Selain itu guru juga harus mengetahui pemeliharaan/ perawatan media pembelajaran, karena media pembelajaran bisa juga digunakan untuk tahun berikutnya.

Cara Praktis Pemeliharaan Media Pembelajaran

Agar media pembelajaran yang telah Anda buat dapat terpelihara dengan baik dan dapat digunakan berkali-kali dalam waktu yang relatif lama maka perlu diupayakan pemeliharaan dan perawatannya.

Pemeliharaan/Perawatan Media Pembelajaran, berikut ini diuraikan beberapa cara praktis dalam memelihara dan merawat media pembelajaran sederhana yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu banyak, bahkan tanpa biaya sedikit pun, antara lain:

1. Cara menyimpan

Media grafis, seperti bagan, diagram, grafik, poster, dan kartun yang dibuat dengan ukuran cukup besar (ukuran karton manila), bisa diberi pada bagian atas dan bawahnya.

Cara menyimpannya tidak digulung atau dilipat supaya media tersebut tidak cepat rusak atau robek. Janganlah media tersebut digantungkan di ruang kelas sepanjang tahun, dan hanya berfungsi sebagai hiasan kelas belaka. Hal tersebut hanya akan mengganggu konsentrasi siswa yang sedang belajar.

2. Ruang Khusus

Dalam rangka upaya pemeliharaan dan kepraktisan dalam menggunakan media grafis, bisa diupayakan dengan pembuatan display atau papan penyajian. Display ini bisa saja berupa papan planel, papan buletin, papan tikar, atau bisa juga berupa lembaran balik (flipchart). Lembaran balik digunakan dengan cara membalikkan gambar satu per satu ke belakangnya.

Lembar-lembar gambar digantung atau disandarkan. Ukuran gambar besar sehingga dapat dibaca atau dilihat oleh siswa dalam kelas. Gambar-gambarnya merupakan satu kesatuan yang mudah dimengerti.

3. Cara Penggunaan

Apabila pihak sekolah memiliki dana yang cukup memadai, sebaiknya disediakan ruang tertentu untuk menyimpan berbagai media pembelajaran, baik yang telah dibuat sendiri maupun hasil membeli dari toko sehingga media tersebut awet/tahan lama dan terpelihara dengan baik.

Ruang tersebut bisa juga berfungsi sebagai pusat media (media center) atau pusat sumber belajar (learning resources center) pada tingkat sekolah. Media pembelajaran tersebut baru digunakan apabila memang tujuan dan materi pelajaran menuntut menggunakan media pembelajaran tersebut. Kalau perlu ada petugas khusus yang menangani alat dan media pembelajaran tersebut.

Gambar 42a. Laboratorium Salah satu tempat untuk praktek & menyimpan alat-alat peraga (ilustrasi foto/Referensi Makalah)

Rangkuman

Pada dasarnya perawatan media pembelajaran berbeda-beda tergantung jenis dan karakter media pembelajaran itu sendiri. Media grafis yang berukuran cukup besar bisa disimpan dengan cara menggulungnya, pembuatan display atau papan penyajian. Jika lembaga memiliki dana yang cukup, perawatan bisa dilakukan dengan menyimpan media di suatu ruangan tertentu.

Baca juga Faktor-faktor untuk memilih media pembelajaran

DAFTAR PUSTAKA
  • Arief S. Sadiman, 1990 Media Pendidikan : Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya, Jakarta : Pustekom Dikbud dan CV Rajawali.
  • Sadiman, A.S. 1986. Media pendidikan: pengeratian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Cv. Rajawali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.