Perbedaan Hidup Nomaden dan Menetap
| Hidup Nomaden | Hidup Menetap |
| Berpindah-pindah | Tinggal di satu tempat |
| Berburu dan meramu | Bercocok tanam |
| Tempat tinggal sementara | Tempat tinggal tetap |
| Bergantung pada alam | Mulai mengolah alam |
Dampak Perubahan dari Nomaden ke Menetap
Perubahan pola hidup ini membawa dampak besar, antara lain:
- Terbentuknya permukiman
- Meningkatnya hasil makanan
- Berkembangnya kehidupan sosial
- Awal munculnya peradaban
Nilai-Nilai Kehidupan Manusia Praaksara
Pembiasaan hidup nomaden dan menetap mengajarkan nilai-nilai penting, seperti:
- Kemampuan beradaptasi
- Kerja sama
- Kepedulian terhadap lingkungan
- Gotong royong
Kesimpulan
Pembiasaan hidup nomaden dan menetap pada masa praaksara menunjukkan perkembangan cara hidup manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup. Dari bergantung sepenuhnya pada alam hingga mampu mengolah lingkungan, manusia praaksara membentuk dasar kehidupan masyarakat modern.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa yang dimaksud hidup nomaden?
Hidup nomaden adalah pola hidup berpindah-pindah untuk mencari sumber makanan.
2. Mengapa manusia praaksara hidup nomaden?
Karena bergantung pada ketersediaan makanan dari alam.
3. Kapan manusia praaksara mulai hidup menetap?
Ketika manusia mulai mengenal bercocok tanam.
4. Apa perbedaan utama hidup nomaden dan menetap?
Nomaden berpindah-pindah, sedangkan menetap tinggal di satu tempat.
5. Mengapa materi ini penting dipelajari di IPS SMP?
Untuk memahami perkembangan cara hidup manusia dari masa ke masa.
Referensi
- https://www.kemdikbud.go.id
- https://www.museumnasional.or.id
- https://www.britannica.com
- Buku IPS SMP Kelas VII Kurikulum Merdeka
ย
