Air bersih sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Air digunakan untuk minum, mandi, mencuci, serta berbagai kegiatan sehari-hari. Namun, di lingkungan sekitar kita masih sering ditemukan contoh pencemaran air yang dapat merusak kualitas air dan membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi pelajar SMP untuk mengetahui contoh pencemaran air di lingkungan sekitar dan cara mengatasinya.
Pengertian Pencemaran Air
Pencemaran air adalah masuknya zat berbahaya, makhluk hidup, atau energi ke dalam air sehingga kualitas air menurun dan tidak dapat digunakan sesuai fungsinya.
Contoh Pencemaran Air di Lingkungan Sekitar
1. Limbah Rumah Tangga di Selokan dan Sungai
Limbah rumah tangga seperti air bekas mencuci, sabun, dan minyak sering dibuang ke selokan.
Contoh:
Air selokan berbusa dan berbau tidak sedap akibat limbah deterjen.
2. Sampah Plastik di Sungai
Sampah plastik yang dibuang sembarangan dapat mencemari air.
Contoh:
Sungai dipenuhi botol plastik dan kantong kresek.
3. Limbah Industri
Beberapa pabrik membuang limbah cair ke sungai.
Contoh:
Air sungai berubah warna dan ikan mati di sekitar pabrik.
4. Limbah Pertanian
Penggunaan pupuk dan pestisida berlebihan mencemari air.
Contoh:
Air sungai tercemar sisa pestisida dari sawah.
5. Tumpahan Minyak
Tumpahan minyak dapat mencemari laut dan pantai.
Contoh:
Pantai menjadi hitam dan berbau akibat tumpahan minyak.
Cara Mengatasi Pencemaran Air
1. Tidak Membuang Sampah ke Perairan
Membuang sampah pada tempatnya membantu menjaga kebersihan air.
Contoh:
Menyediakan tempat sampah di sekitar sungai.
2. Mengolah Limbah dengan Benar
Limbah cair harus diolah sebelum dibuang.
Contoh:
Pabrik menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
3. Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia
Penggunaan bahan kimia berlebihan dapat mencemari air.
Contoh:
Menggunakan deterjen ramah lingkungan.
Baca juga: Contoh Sikap Menghargai Keberagaman Lingkungan
