Lingkungan sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menanamkan sikap peduli lingkungan sejak dini. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah melalui pembiasaan melestarikan tanah di lingkungan sekolah. Tanah yang terjaga kelestariannya akan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Apa Contoh Pembiasaan Melestarikan Tanah di Lingkungan Sekolah?
Pengertian Melestarikan Tanah
Melestarikan tanah adalah upaya menjaga tanah agar tetap subur, bersih, dan tidak tercemar. Kegiatan ini bertujuan mencegah kerusakan tanah akibat sampah, limbah, dan perilaku tidak ramah lingkungan.
Mengapa Pembiasaan Melestarikan Tanah Penting di Sekolah?
Pembiasaan melestarikan tanah penting dilakukan di sekolah karena:
- Membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa
- Menjaga kebersihan dan keindahan sekolah
- Mencegah pencemaran tanah
- Mendukung proses pembelajaran
- Menciptakan lingkungan belajar yang sehat
Contoh Pembiasaan Melestarikan Tanah di Lingkungan Sekolah
1. Membuang Sampah pada Tempatnya
Kebiasaan ini menjadi langkah awal menjaga tanah dari pencemaran.
Contoh:
Sekolah menyediakan tempat sampah organik dan anorganik di setiap kelas dan halaman sekolah.
2. Melaksanakan Piket dan Kerja Bakti
Piket kelas dan kerja bakti rutin membantu menjaga kebersihan tanah.
Contoh:
Membersihkan halaman dan taman sekolah setiap hari Jumat.
3. Menanam dan Merawat Tanaman
Tanaman membantu menjaga kesuburan tanah dan mencegah erosi.
Contoh:
Program taman kelas atau kebun sekolah.
4. Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah.
Contoh:
Membawa botol minum dan tempat makan sendiri ke sekolah.
5. Mengolah Sampah Organik
Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanah.
Contoh:
Mengolah sisa makanan kantin menjadi pupuk kompos.
Baca juga: Macam-Macam Legenda Nusantara dan Nilai Budaya yang Terkandung
