EkonomiSMA Kelas 10

Biaya Peluang (Opportunity Cost) Yang Muncul

Biaya Peluang (Opportunity Cost) yang muncul, Masalah ekonomi yang dihadapi oleh menusia mendorong manusia untuk selalu bersikap rasional dalam menentukan berbagai pilihan, agar sumber daya alam yang dimilikinya dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan hidup dengan semaksimal mungkin.

Dalam ekonomi dikenal istilah biaya peluang (Opportunity Cost). Biaya peluang adalah biaya yang timbul akibat memilih sebuah peluang terbaik dari beberapa alternatif yang tersedia. Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa alternatif pilihan dan harus memilih salah satu di antaranya maka alternatif yang tidak dipilihnya itulah yang menjadi biaya peluang. Menarik untuk anda

Peluang

Biaya Peluang

Menurut pendapat kalian, di antara makanan tersebut mana yang menjadi pilihan pertama, kedua, dan ketiga? Karena kalian hanya dapat memilih salah satu di antaranya maka pilihan kedua dan ketiga itulah yang dimaksud dengan biaya peluang.

Seperti juga yang terjadi pada salah satu faktor produksi yaitu tenaga kerja, jika seorang pekerja mengambil salah satu kesempatan atau peluang untuk melakukan suatu produksi maka secara bersamaan dia akan kehilangan peluang untuk melakukan produksi pada bidang lain. Menarik untuk anda

Kehilangan kesempatan itulah yang disebut opportunity cost atau biaya peluang. Setiap orang harus selalu berusaha untuk mendapatkan manfaat tertinggi dari setiap alternatif pilihan dan mengambil biaya peluang yang terendah.

Contoh lain dari opportunity cost

Pada kesempatan kerja Faris ditawari untuk bekerja di suatu perusahaan dengan gaji Rp1.000.000,00 per bulan. Di sisi lain Faris memiliki kemampuan secara keahlian dan modal untuk melakukan produksi suatu barang dengan peluang mendapatkan laba Rp5.000.000,00 per bulan, tetapi setelah melalui proses produksi dan promosi selama 4 bulan.

Dari ilustrasi di atas, jika Faris lebih memilih mengambil peluang untuk melakukan produksi sendiri maka dia telah kehilangan peluang untuk bekerja pada orang lain dengan gaji Rp1.000.000,00 selama 4 bulan. Itulah yang dimaksud dengan biaya peluang. Jadi besarnya biaya peluang bagi Faris selama 4 bulan adalah 4 x Rp1.000.000,00, yaitu Rp4.000.000,00.

Baca juga Perbedaan Sistem Perekonomian Komando dan Sistem Campuran

Jika kalian memiliki uang Rp150.000,00 dan membutuhkan beberapa buah barang dan jasa yang telah kalian tulis dalam sebuah daftar kebutuhan. Barang yang mana yang akan kalian pilih? Tetapi ingat, uang yang dapat kalian gunakan hanya Rp150.000,00. Berikut daftar barang yang telah dibuat

1BukuRp20.000,005RekreasiRp60.000,00
2TransportasiRp60.000,006TasRp50.000,00
3SepatuRp70.000,007MakananRp10.000,00
4SeraganRp80.000,00
Daftar barang

Sekarang manakah kebutuhan yang kalian pilih? Dan berapakah biaya peluangnya? (Jika jawabanmu Rp200.000,00 berarti kamu benar).

Baca juga Sistem Perekonomian Indonesia dan Pelaku Utama

Rangkuman

  1. Masalah ekonomi terjadi karena adanya kesenjangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas.
  2. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas disebabkan beberapa faktor, yaitu sifat alami manusia, tingkat pendapatan, lingkungan alam, lingkungan sosial, teknologi informasi, agama dan kepercayaan, akulturasi budaya, dan perdagangan internasional.
  3. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan manusia digolongkan menurut cara memperolehnya, kegunaan proses produksi, dan hubungannya dengan barang lain.
  4. Kegunaan barang sebagai alat pemuas kebutuhan digolongkan menjadi kegunaan bahan dasar (Elementary Utility), kegunaan bentuk (Form Utility), kegunaan waktu (Time Utility), kegunaan tempat (Place Utility), dan kegunaan kepemilikan (Ownership Utility).
  5. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya manusia harus memanfaatkan sumber daya yang dimiliki yang terdiri dari sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker