Home ยป IPS Kelas 7 ยป Bagaimana Kontak Sosial dan Komunikasi Membentuk Pola Interaksi Sosial di Era Digital
Posted in

Bagaimana Kontak Sosial dan Komunikasi Membentuk Pola Interaksi Sosial di Era Digital

Bagaimana Kontak Sosial dan Komunikasi Membentuk Pola Interaksi Sosial di Era Digital (ft.istimewa)
Bagaimana Kontak Sosial dan Komunikasi Membentuk Pola Interaksi Sosial di Era Digital (ft.istimewa)

Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial menjadi dasar terbentuknya hubungan sosial yang saling memengaruhi antara individu dan kelompok. Dua syarat utama terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial dan komunikasi. Bagaimana Kontak Sosial dan Komunikasi Membentuk Pola Interaksi Sosial di Era Digital?

Namun, seiring perkembangan teknologi informasi, cara manusia melakukan kontak dan komunikasi mengalami perubahan besar. Era digital menghadirkan pola interaksi sosial yang baruโ€”lebih cepat, lebih luas, dan lebih dinamis. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana kontak sosial dan komunikasi membentuk pola interaksi sosial di era digital, lengkap dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.


1. Pengertian Kontak Sosial dan Komunikasi

a. Kontak Sosial

Menurut Gillin dan Gillin, kontak sosial adalah hubungan awal yang menjadi pintu masuk terjadinya interaksi antara individu atau kelompok. Kontak sosial tidak selalu berarti kontak fisik; dalam era digital, kontak bisa terjadi secara tidak langsung melalui media sosial, email, atau aplikasi pesan.

Contoh:
Seseorang yang mengirim pesan kepada temannya melalui WhatsApp atau mengomentari unggahan di Instagram sedang melakukan kontak sosial tidak langsung.

b. Komunikasi

Menurut Soerjono Soekanto, komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain agar terjadi saling pengertian. Komunikasi yang efektif memungkinkan dua arah pertukaran informasi dan emosi, baik secara verbal maupun nonverbal.

Contoh:
Ketika seorang guru memberikan penjelasan kepada siswa melalui platform Google Meet dan siswa memberikan tanggapan, maka terjadi komunikasi sosial yang memungkinkan proses belajar berjalan lancar.


2. Hubungan antara Kontak Sosial dan Komunikasi

Kontak sosial merupakan tahap awal interaksi, sedangkan komunikasi adalah proses lanjutan untuk saling memahami. Tanpa kontak, komunikasi tidak akan terjadi, dan tanpa komunikasi, kontak tidak akan menghasilkan hubungan sosial yang berarti.

Dalam era digital, kontak sosial sering kali dimulai dari interaksi online, seperti:

  • Mengikuti akun media sosial seseorang.
  • Menyukai atau mengomentari postingan.
  • Bergabung dalam grup komunitas daring.

Setelah itu, komunikasi berkembang melalui percakapan, diskusi, atau kolaborasi di dunia maya. Pola ini menunjukkan bahwa teknologi telah memperluas peluang manusia untuk menjalin hubungan sosial lintas batas geografis.


3. Pola Interaksi Sosial di Era Digital

a. Interaksi Sosial Virtual

Di masa lalu, interaksi sosial dilakukan secara tatap muka. Kini, berkat kemajuan teknologi, banyak interaksi yang dilakukan secara virtual. Munculnya platform seperti Zoom, WhatsApp, Telegram, dan media sosial seperti TikTok, Instagram, serta X (Twitter) memungkinkan manusia berinteraksi kapan pun dan di mana pun.

Contoh nyata:
Seorang pelajar di Indonesia dapat mengikuti kelas online bersama teman-teman dari berbagai negara. Meskipun tidak bertemu langsung, mereka tetap berinteraksi sosial melalui diskusi dan kerja sama dalam proyek digital.

b. Pola Komunikasi Dua Arah yang Cepat

Era digital memungkinkan komunikasi real-time. Pesan yang dikirim langsung diterima dan dibalas dalam hitungan detik. Hal ini membuat proses interaksi menjadi lebih efisien dan memperkuat hubungan sosial, terutama dalam konteks pekerjaan, pendidikan, dan keluarga.

Contoh:
Dalam lingkungan kerja hybrid, karyawan dapat berkoordinasi melalui aplikasi seperti Slack atau Microsoft Teams tanpa harus bertemu secara langsung.

c. Munculnya Komunitas Digital

Bentuk baru interaksi sosial juga terlihat dari munculnya berbagai komunitas digital berdasarkan minat, hobi, atau profesi. Komunitas ini menjadi wadah bagi individu untuk saling berkomunikasi, berbagi informasi, dan memperkuat solidaritas sosial.

Contoh:
Komunitas pencinta fotografi di Facebook atau forum diskusi di Reddit menjadi tempat berinteraksi, bertukar pengalaman, dan mengembangkan kemampuan bersama.


4. Dampak Positif dan Negatif Interaksi Sosial di Era Digital

a. Dampak Positif
  1. Memperluas Jaringan Sosial
    Individu dapat berkenalan dengan banyak orang dari berbagai latar belakang dan negara.
    Contoh: Mahasiswa dapat menjalin kerja sama riset dengan mahasiswa luar negeri melalui platform LinkedIn.
  2. Efisiensi Waktu dan Biaya
    Pertemuan dan komunikasi bisa dilakukan tanpa harus bepergian.
    Contoh: Rapat online perusahaan menghemat waktu perjalanan dan biaya transportasi.
  3. Penyebaran Informasi yang Cepat
    Informasi penting seperti bencana alam atau peluang kerja dapat tersebar luas dalam hitungan menit.
b. Dampak Negatif
  1. Menurunnya Interaksi Tatap Muka
    Banyak individu lebih nyaman berkomunikasi melalui layar, yang dapat mengurangi empati sosial.
    Contoh: Anak-anak yang terlalu sering bermain gadget menjadi kurang aktif berinteraksi secara langsung.
  2. Misinformasi dan Hoaks
    Informasi palsu dapat menyebar cepat dan menimbulkan konflik sosial.
    Contoh: Berita palsu di media sosial bisa memicu kesalahpahaman antarkelompok.
  3. Ketergantungan pada Teknologi
    Terlalu sering berinteraksi secara digital dapat menimbulkan kecanduan media sosial dan menurunkan produktivitas.

Baca juga: Pulau Sumatra: Mengapa Sering Diguncang Gempa Bumi?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.