Home ยป Sejarah ยป Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu
Posted in

Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu

Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu (ft.istimewa)
Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu (ft.istimewa)

Pada masa praaksara, manusia belum mengenal teknologi modern. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalangi mereka untuk bertahan hidup. Dengan memanfaatkan alam sekitar, manusia praaksara menciptakan alat-alat unik untuk berburu. Alat-alat ini menjadi bukti kecerdasan dan kreativitas manusia pada masa awal peradaban. Bagaimana Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu?


Pengertian Alat Berburu Manusia Praaksara

Alat berburu manusia praaksara adalah peralatan sederhana yang dibuat dari batu, kayu, dan tulang untuk membantu mendapatkan makanan. Alat-alat ini digunakan untuk:

  • Menyerang hewan buruan
  • Memotong daging
  • Menguliti hewan
  • Melindungi diri dari binatang buas

Jenis-Jenis Alat Berburu Manusia Praaksara

1. Kapak Perimbas

Kapak perimbas terbuat dari batu yang diasah pada satu sisi.

Fungsi:

  • Memotong daging
  • Menguliti hewan
  • Merimbas kayu

Contoh:
Ditemukan di daerah Pacitan dan Sangiran.


2. Kapak Genggam

Kapak genggam digunakan tanpa tangkai dan digenggam langsung.

Fungsi:

  • Menyerang hewan buruan
  • Memecah tulang
  • Alat serbaguna berburu

3. Tombak Batu

Tombak terbuat dari kayu dengan ujung batu tajam.

Fungsi:

  • Berburu hewan besar
  • Menjaga jarak aman dari hewan buas

4. Alat Serpih

Alat serpih dibuat dari pecahan batu kecil yang tajam.

Fungsi:

  • Memotong daging
  • Menguliti hewan
  • Mengolah makanan

5. Alat dari Tulang

Alat ini dibuat dari tulang hewan buruan.

Fungsi:

  • Menusuk ikan
  • Menguliti hewan kecil
  • Alat penusuk

Keunikan Alat Berburu Manusia Praaksara

Alat-alat berburu manusia praaksara memiliki keunikan, antara lain:

  • Dibuat secara manual
  • Multifungsi
  • Menyesuaikan lingkungan
  • Digunakan berulang kali

Keunikan ini menunjukkan kemampuan adaptasi manusia.

Baca juga: Jenis-Jenis Lingkungan Sekitar: Alam, Sosial, dan Budaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.