Home ยป Pelajaran IPS ยป Mengurangi Sampah sebagai Upaya Menghambat Perubahan Iklim
Posted in

Mengurangi Sampah sebagai Upaya Menghambat Perubahan Iklim

Mengurangi Sampah sebagai Upaya Menghambat Perubahan Iklim (ft.istimewa)
Mengurangi Sampah sebagai Upaya Menghambat Perubahan Iklim (ft.istimewa)

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin serius. Penumpukan sampah, terutama sampah plastik dan sampah organik yang tidak dikelola dengan baik, dapat memperparah perubahan iklim. Sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir menghasilkan gas rumah kaca seperti metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global.

Oleh karena itu, mengurangi sampah menjadi salah satu upaya penting untuk menghambat perubahan iklim. Upaya ini dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


Apa Itu Perubahan Iklim?

Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang pada suhu dan pola cuaca bumi yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan faktor alam.

Contoh:
Meningkatnya suhu udara dan cuaca ekstrem akibat pemanasan global.


Hubungan Sampah dengan Perubahan Iklim

Sampah memiliki hubungan erat dengan perubahan iklim karena:

  • Sampah organik menghasilkan gas metana saat membusuk
  • Sampah plastik berasal dari bahan bakar fosil
  • Pembakaran sampah menghasilkan emisi karbon

Contoh:
Tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi sumber gas rumah kaca jika sampah tidak dikelola dengan baik.


Cara Mengurangi Sampah untuk Menghambat Perubahan Iklim

1. Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Plastik sulit terurai dan mencemari lingkungan.

Contoh:
Membawa tas belanja kain dan botol minum sendiri.


2. Memilah Sampah

Pemilahan sampah memudahkan proses daur ulang.

Contoh:
Memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah dan sekolah.


3. Mendaur Ulang Sampah

Daur ulang mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA.

Contoh:
Mengolah botol plastik menjadi kerajinan tangan.


4. Mengelola Sampah Organik

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos.

Contoh:
Mengompos sisa makanan dan daun kering.


5. Mengurangi Pemborosan Makanan

Sisa makanan yang terbuang menghasilkan gas metana.

Contoh:
Mengambil makanan secukupnya dan menghabiskannya.


6. Menggunakan Kembali Barang

Barang yang masih layak pakai tidak perlu langsung dibuang.

Contoh:
Menggunakan kembali wadah makanan dan botol minum.

Baca juga: Pencemaran Air: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya bagi Kehidupan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.