Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Tanah menjadi tempat tumbuhnya tanaman, habitat berbagai makhluk hidup, serta penopang aktivitas manusia sehari-hari. Oleh karena itu, pembiasaan menjaga tanah sejak kelas 7 sangat penting untuk menanamkan sikap peduli lingkungan sejak dini. Jika kebiasaan baik ini diterapkan secara konsisten, maka lingkungan yang sehat dapat terwujud di masa depan.
Pengertian Menjaga Tanah
Menjaga tanah adalah upaya untuk melindungi tanah dari kerusakan, pencemaran, dan penurunan kualitas. Kegiatan ini bertujuan agar tanah tetap subur, bersih, dan mampu mendukung kehidupan makhluk hidup secara berkelanjutan.
Mengapa Pembiasaan Menjaga Tanah Penting bagi Siswa Kelas 7?
Pembiasaan menjaga tanah sejak kelas 7 penting karena:
- Membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia remaja.
- Mencegah pencemaran tanah akibat sampah dan limbah.
- Menjaga kesuburan tanah untuk kehidupan tumbuhan.
- Mendukung pembelajaran IPS dan IPA tentang lingkungan hidup.
- Mempersiapkan generasi yang bertanggung jawab terhadap alam.
Bentuk Pembiasaan Menjaga Tanah Sejak Kelas 7
1. Membuang Sampah pada Tempatnya
Siswa dibiasakan tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang sulit terurai dan dapat mencemari tanah.
Contoh:
Menyediakan tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) di lingkungan sekolah.
2. Mengurangi Penggunaan Plastik
Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai membantu menjaga tanah dari pencemaran jangka panjang.
Contoh:
Membawa botol minum dan kotak makan sendiri ke sekolah.
3. Melakukan Kegiatan Kerja Bakti
Kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya dapat menjaga kebersihan tanah.
Contoh:
Membersihkan halaman sekolah setiap hari Jumat.
4. Menanam dan Merawat Tanaman
Menanam tanaman dapat menjaga kesuburan tanah dan mencegah erosi.
Contoh:
Menanam tanaman hias atau tanaman obat di taman sekolah.
5. Tidak Mencemari Tanah dengan Limbah Berbahaya
Siswa perlu diedukasi agar tidak membuang baterai bekas, oli, atau bahan kimia sembarangan.
Baca juga: Perbedaan Mitos, Legenda, dan Dongeng Beserta Contohnya
