Dongeng merupakan salah satu bentuk cerita rakyat yang sangat dekat dengan dunia pendidikan, terutama dalam pembelajaran anak dan remaja. Melalui dongeng, nilai moral, sikap sosial, dan imajinasi dapat ditanamkan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Apa Pengertian Dongeng: Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya untuk Pembelajaran?
Artikel ini membahas secara lengkap pengertian dongeng, ciri-ciri, jenis-jenis dongeng, serta contohnya untuk pembelajaran, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar di sekolah.
Pengertian Dongeng
Dongeng adalah cerita rakyat yang bersifat fiktif atau khayalan, tidak dipercaya benar-benar terjadi, dan bertujuan untuk menghibur sekaligus memberikan pesan moral kepada pendengarnya atau pembacanya.
Dongeng biasanya diwariskan secara lisan dan sering digunakan sebagai media pendidikan karakter.
Ciri-Ciri Dongeng
Dongeng memiliki beberapa ciri utama, antara lain:
- Bersifat fiktif atau khayalan
- Tidak terikat waktu dan tempat nyata
- Tokohnya bisa manusia, hewan, atau makhluk ajaib
- Mengandung pesan moral
- Bahasanya sederhana dan mudah dipahami
Jenis-Jenis Dongeng
1. Fabel
Dongeng yang tokohnya berupa hewan dan berperilaku seperti manusia.
Contoh:
- Kancil dan Buaya
- Kura-Kura dan Kelinci
Nilai pembelajaran: Kecerdikan, kejujuran, kerja keras.
2. Dongeng Jenaka
Dongeng yang menampilkan tokoh lucu dan menghibur.
Contoh:
- Si Kabayan
- Pak Belalang
Nilai pembelajaran: Kecerdasan berpikir dan humor.
3. Dongeng Fantasi
Dongeng yang melibatkan unsur keajaiban dan dunia imajinatif.
Contoh:
- Timun Mas
- Bawang Merah dan Bawang Putih
Nilai pembelajaran: Keberanian dan kebaikan hati.
4. Parabel
Dongeng yang mengandung ajaran moral atau keagamaan.
Contoh:
Cerita tentang kejujuran dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
5. Sage
Dongeng yang menceritakan kepahlawanan tokoh tertentu.
Contoh:
Cerita tentang tokoh rakyat yang berjuang melawan ketidakadilan.
Contoh Dongeng untuk Pembelajaran
1. Kancil dan Buaya
Mengajarkan kecerdikan dan kemampuan berpikir kreatif.
2. Timun Mas
Mengajarkan keberanian dan usaha keras dalam menghadapi tantangan.
3. Bawang Merah dan Bawang Putih
Mengajarkan kejujuran, kesabaran, dan keadilan.
Baca juga: Manfaat Ilmu Sejarah dalam Membentuk Karakter dan Jati Diri Bangsa
