Home ยป IPS Kelas 7 ยป Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari
Posted in

Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari (ft.istimewa)
Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari (ft.istimewa)

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa berhubungan dengan orang lain. Setiap hari kita berinteraksi โ€” di rumah, di sekolah, di tempat kerja, atau di lingkungan masyarakat. Interaksi sosial tidak akan terjadi tanpa adanya kontak sosial sebagai langkah awal. Kontak sosial menjadi pintu pertama yang membuka hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau bahkan antar kelompok. Bagaimana Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Artikel Pengertian Kontak Sosial dan Contohnya ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian kontak sosial, bentuk-bentuknya, serta contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari agar pembaca, terutama pelajar dan remaja, dapat memahami bagaimana hubungan sosial terbentuk di sekitar kita.


1. Pengertian Kontak Sosial

Secara etimologis, kata โ€œkontakโ€ berasal dari bahasa Latin contactus yang berarti โ€œbersentuhanโ€ atau โ€œberhubungan.โ€ Dalam konteks sosiologi, kontak sosial adalah hubungan awal yang terjadi antara individu dengan individu atau kelompok yang dapat menimbulkan reaksi timbal balik.

Menurut Soerjono Soekanto (2012), kontak sosial merupakan tahap pertama dari interaksi sosial yang memungkinkan seseorang berhubungan dengan orang lain, baik secara langsung maupun melalui perantara.

Sementara itu, Gillin dan Gillin (1954) menjelaskan bahwa kontak sosial tidak harus berarti adanya sentuhan fisik, tetapi dapat terjadi melalui pandangan, percakapan, atau media komunikasi.

Dengan kata lain, kontak sosial adalah titik awal dari terjadinya komunikasi yang kemudian berkembang menjadi interaksi sosial.


2. Ciri-Ciri Kontak Sosial

Kontak sosial memiliki beberapa ciri khas, yaitu:

  1. Melibatkan Minimal Dua Pihak
    Tidak ada kontak sosial jika hanya melibatkan satu individu. Harus ada pihak lain yang menjadi sasaran tindakan sosial.
  2. Adanya Tindakan dan Reaksi
    Kontak sosial selalu melibatkan tindakan dan tanggapan, meskipun dalam bentuk nonverbal seperti senyuman atau anggukan.
  3. Bersifat Saling Mempengaruhi
    Kontak sosial dapat mengubah sikap, perilaku, atau pandangan seseorang terhadap pihak lain.
  4. Dapat Terjadi Secara Langsung atau Tidak Langsung
    Misalnya, berbicara langsung di kelas (langsung) atau mengirim pesan melalui media sosial (tidak langsung).

3. Jenis-Jenis Kontak Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, kontak sosial dapat dikategorikan berdasarkan cara terjadinya dan sifat hubungannya.

A. Berdasarkan Cara Terjadinya
  1. Kontak Sosial Langsung (Face to Face Contact)
    Terjadi ketika dua pihak berinteraksi tanpa perantara.
    Contoh: Siswa bertanya langsung kepada guru tentang tugas sekolah.
  2. Kontak Sosial Tidak Langsung (Indirect Contact)
    Terjadi melalui perantara seperti surat, telepon, media sosial, atau pesan digital.
    Contoh: Mengirim pesan melalui WhatsApp untuk meminta informasi kegiatan sekolah.

B. Berdasarkan Sifat Hubungannya
  1. Kontak Sosial Positif
    Kontak yang mengarah pada kerja sama, keharmonisan, dan solidaritas sosial.
    Contoh: Gotong royong membersihkan lingkungan sekolah.
  2. Kontak Sosial Negatif
    Kontak yang menimbulkan pertentangan, konflik, atau perpecahan sosial.
    Contoh: Pertengkaran antara dua siswa karena kesalahpahaman di media sosial.
  3. Kontak Sosial Netral
    Kontak yang tidak secara langsung mengarah pada kerja sama maupun pertentangan.
    Contoh: Seorang siswa yang melihat pengumuman lomba di papan sekolah.

4. Peran Kontak Sosial dalam Kehidupan

Kontak sosial berfungsi sebagai pintu masuk bagi terjadinya komunikasi dan interaksi sosial. Tanpa kontak sosial, manusia tidak akan mampu membangun hubungan sosial yang bermakna. Beberapa peran pentingnya antara lain:

  1. Membangun Hubungan Antarindividu
    Melalui kontak sosial, seseorang mulai mengenal orang lain dan membentuk hubungan pertemanan atau kerja sama.
  2. Menyebarkan Nilai dan Norma Sosial
    Kontak sosial memungkinkan proses sosialisasi, di mana nilai dan norma masyarakat diajarkan dari satu individu ke individu lain.
  3. Menjaga Keharmonisan Sosial
    Dengan adanya kontak sosial yang positif, masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai.
  4. Menjadi Dasar Terjadinya Perubahan Sosial
    Kontak sosial memicu pertukaran ide dan inovasi antarindividu, sehingga mendorong perubahan di masyarakat.

5. Contoh Nyata Kontak Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari

A. Di Sekolah
  1. Siswa menyapa guru di pagi hari.
  2. Diskusi kelompok saat mengerjakan tugas bersama.
  3. Pertemanan yang dimulai dari sapaan kecil di kantin.
  4. Komunikasi melalui grup kelas di media sosial.

โ†’ Semua bentuk kegiatan ini menunjukkan adanya kontak sosial yang menjadi dasar interaksi sosial di lingkungan pendidikan.


B. Di Keluarga
  1. Anak membantu orang tua menyiapkan sarapan pagi.
  2. Orang tua menasihati anak agar belajar dengan tekun.
  3. Komunikasi keluarga melalui obrolan santai saat makan malam.

โ†’ Dalam keluarga, kontak sosial menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan membangun kedekatan antaranggota keluarga.

Baca juga: Potensi Kebakaran Hutan di Indonesia: Dampak terhadap Lingkungan dan Kesehatan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.