Aceh, provinsi paling barat di Indonesia, tidak hanya terkenal karena sejarah panjangnya dan budaya Islami yang kental, tetapi juga karena keindahan alamnya yang menakjubkan serta kekayaan destinasi wisata religi yang memikat hati. Perpaduan antara nuansa spiritual dan pesona alam menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Dimana Wisata Religi dan Alam di Aceh yang Wajib Dikunjungi?
Dari masjid megah bersejarah hingga pantai eksotis dan pegunungan yang sejuk, Aceh menyimpan beragam tempat wisata yang menawarkan ketenangan spiritual dan keindahan panorama alam. Artikel Wisata Religi dan Alam di Aceh yang Wajib Dikunjungi ini akan mengulas sejumlah destinasi wisata religi dan alam di Aceh yang tidak boleh dilewatkan oleh para pelancong yang ingin menyatu dengan sejarah, budaya, dan keindahan alam.
1. Masjid Raya Baiturrahman โ Simbol Keagungan dan Keteguhan Iman
Terletak di jantung Kota Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman merupakan ikon wisata religi Aceh yang paling terkenal. Dibangun pertama kali oleh Sultan Iskandar Muda pada abad ke-17, masjid ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah, termasuk tsunami besar pada tahun 2004. Uniknya, masjid ini tetap kokoh berdiri saat seluruh kota Banda Aceh luluh lantak.
Masjid bergaya arsitektur Mughal ini memiliki tujuh kubah besar, menara tinggi, serta kolam air yang menambah kesan anggun. Tak hanya menjadi tempat ibadah, masjid ini juga sering dijadikan tempat wisata religi bagi umat Muslim dari berbagai daerah.
Aktivitas yang bisa dilakukan:
- Salat berjamaah di masjid bersejarah
- Wisata fotografi arsitektur Islam klasik
- Menikmati suasana religi saat Ramadan atau Idul Fitri
2. Makam Sultan Iskandar Muda โ Ziarah ke Pemimpin Legendaris
Berlokasi tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman, makam Sultan Iskandar Muda, sultan terbesar dalam sejarah Kesultanan Aceh, menjadi tempat wisata religi penting. Ziarah ke makam ini mengingatkan pengunjung akan kejayaan Islam di masa lalu serta peran besar Aceh dalam sejarah Nusantara.
Kompleks makam ini dirawat dengan baik dan sering dikunjungi pelajar, peneliti, dan wisatawan yang ingin lebih mengenal sejarah Islam di Aceh.
3. Masjid Rahmatullah, Lampuuk โ Keindahan di Tepi Laut
Masjid Rahmatullah terletak di kawasan Pantai Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar. Masjid ini menjadi simbol kebangkitan masyarakat setelah tsunami Aceh karena merupakan salah satu bangunan yang tetap berdiri di antara puing-puing kehancuran.
Dengan latar belakang hamparan laut biru, masjid ini menawarkan nuansa religi yang sangat kuat dan menenangkan. Suara ombak yang bersahut-sahutan dengan lantunan azan menciptakan suasana spiritual yang tidak terlupakan.
4. Pantai Lampuuk โ Pesona Alam Eksotis di Pintu Gerbang Aceh
Masih berada di kawasan Lampuuk, pantai ini sering disebut sebagai โKuta-nya Acehโ karena pasir putihnya yang bersih dan air lautnya yang jernih. Pantai Lampuuk cocok untuk wisata alam sekaligus wisata religi karena dekat dengan Masjid Rahmatullah.
Pengunjung bisa berenang, bermain pasir, atau menikmati kuliner laut di warung-warung sekitar. Tempat ini juga cocok untuk wisata keluarga dan anak-anak.
5. Gunung Seulawah Agam โ Wisata Alam dan Petualangan Spiritual
Bagi pecinta alam dan pendaki gunung, Gunung Seulawah Agam adalah destinasi wajib di Aceh. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut dan menyuguhkan pemandangan hutan tropis, flora-fauna endemik, serta udara yang sangat sejuk.
Gunung ini dianggap sakral oleh sebagian masyarakat dan dipercaya sebagai tempat bersemayamnya kekuatan spiritual. Banyak pendaki yang melakukan perjalanan tidak hanya untuk menaklukkan puncak, tetapi juga untuk merenung dan menenangkan diri.
6. Pulau Weh โ Surga Bawah Laut dan Nuansa Islami
Pulau Weh, yang dapat diakses dari Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh menuju Sabang, adalah surga wisata bahari Aceh. Di sini, pengunjung dapat menikmati snorkeling, diving, dan pemandangan bawah laut yang luar biasa.
Meskipun Pulau Weh terkenal dengan pesona pantainya, nuansa Islam tetap terasa kental di pulau ini. Pengunjung bisa menemukan banyak masjid, serta penduduk yang ramah dan menjunjung tinggi norma-norma keislaman.
Baca juga: Menggali Potensi Siswa Sejak Dini: Strategi Efektif Bagi Guru dan Orang Tua
7. Masjid Tua Indrapuri โ Masjid di Atas Bekas Candi Hindu
Masjid ini adalah salah satu bangunan tertua di Aceh yang menyimpan kisah sejarah akulturasi budaya. Terletak di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Masjid Tua Indrapuri dibangun di atas bekas reruntuhan candi Hindu.
Keunikan masjid ini terlihat dari bangunannya yang berbentuk persegi empat dengan pagar batu setinggi 1,5 meter yang mengelilinginya. Masjid ini merupakan simbol perpindahan masyarakat dari kepercayaan Hindu ke Islam di masa lalu.
8. Air Terjun Suhom โ Keindahan Alam di Pegunungan Aceh Besar
Air Terjun Suhom terletak di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang asri dan udara segar khas pegunungan.
Wisatawan bisa berendam di kolam alami, bersantai di bawah rimbunnya pepohonan, atau sekadar mendengarkan gemericik air yang menenangkan. Tempat ini juga sering dijadikan lokasi wisata keluarga dan piknik akhir pekan.
