Faktor Penyebab Perubahan Pembiasaan Hidup
Beberapa faktor yang menyebabkan perubahan dari masa praaksara ke masa bercocok tanam, antara lain:
- Bertambahnya jumlah penduduk
- Berkurangnya sumber makanan alami
- Kemampuan manusia mengolah alam
- Pengalaman dan pengetahuan yang berkembang
Dampak Perubahan Pembiasaan Hidup
Perubahan ini membawa dampak besar bagi kehidupan manusia, seperti:
- Terbentuknya permukiman tetap
- Meningkatnya hasil makanan
- Berkembangnya kehidupan sosial dan budaya
- Awal munculnya peradaban manusia
Nilai-Nilai Kehidupan dari Perubahan Ini
Perubahan pembiasaan hidup mengajarkan nilai:
- Kerja keras
- Gotong royong
- Kemampuan beradaptasi
- Tanggung jawab terhadap lingkungan
Kesimpulan
Perubahan pembiasaan hidup manusia dari masa praaksara ke masa bercocok tanam merupakan langkah penting dalam sejarah manusia. Dari berburu dan meramu menuju bercocok tanam, manusia mulai hidup menetap, mengolah alam, dan membentuk masyarakat yang lebih teratur. Perubahan ini menjadi dasar perkembangan peradaban manusia hingga saat ini.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa perbedaan utama masa praaksara dan masa bercocok tanam?
Masa praaksara bergantung pada berburu dan meramu, sedangkan masa bercocok tanam menghasilkan makanan sendiri.
2. Mengapa manusia beralih ke bercocok tanam?
Karena sumber makanan alami berkurang dan manusia mampu mengolah alam.
3. Apakah manusia masih hidup nomaden pada masa bercocok tanam?
Tidak, manusia mulai hidup menetap.
4. Apa dampak hidup menetap bagi manusia?
Terbentuknya permukiman dan kehidupan sosial yang lebih teratur.
5. Mengapa materi ini penting dipelajari di IPS SMP?
Untuk memahami perkembangan cara hidup manusia dari masa ke masa.
Referensi
- https://www.kemdikbud.go.id
- https://www.museumnasional.or.id
- https://www.britannica.com
- Buku IPS SMP Kelas VII Kurikulum Merdeka
ย
