Posted in

Perkembangan Teknologi Manusia Praaksara dari Batu hingga Logam

Perkembangan Teknologi Manusia Praaksara dari Batu hingga Logam (ft.istimewa)
Perkembangan Teknologi Manusia Praaksara dari Batu hingga Logam (ft.istimewa)

Tabel Perkembangan Teknologi Praaksara

ZamanJenis AlatBahanFungsi Utama
Batu Tua (Paleolitikum)Kapak genggam, batu pecahBatu kasarBerburu, memotong daging/ kayu
Batu Tengah (Mesolitikum)Anak panah, alat pemancingBatu halusBerburu kecil, memancing ikan
Batu Muda (Neolitikum)Kapak persegi, cangkulBatu diasahMembajak tanah, membangun rumah
Zaman LogamKapak perunggu, pedang besiLogamBertani, senjata, alat rumah tangga

Contoh Kehidupan Sehari-hari

Perkembangan Teknologi Manusia Praaksara dari Batu hingga Logam

  • Batu Tua: Berburu rusa menggunakan kapak genggam.
  • Batu Tengah: Memancing ikan dengan alat serpih.
  • Batu Muda: Membajak tanah untuk menanam padi menggunakan kapak persegi.
  • Zaman Logam: Membuat pedang besi untuk berburu atau pertahanan dan kapak perunggu untuk pertanian.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Bagaimana manusia praaksara membuat alat dari batu?
Mereka memecah batu menjadi bentuk tajam atau diasah dengan batu lain hingga membentuk kapak, anak panah, atau alat lainnya.

2. Mengapa Zaman Logam lebih maju dibanding Zaman Batu?
Karena logam lebih kuat dan tahan lama, sehingga alat bisa digunakan lebih efektif untuk bercocok tanam, berburu, membuat senjata, dan membangun pemukiman.

3. Apakah manusia Zaman Batu sudah menetap?
Hanya pada Zaman Batu Muda manusia mulai menetap karena bercocok tanam dan beternak, sebelumnya mereka nomaden.

4. Contoh peninggalan teknologi manusia praaksara?

  • Kapak genggam di Sangiran (Batu Tua)
  • Alat serpih di Gua Harimau (Batu Tengah)
  • Kapak persegi di Banten (Batu Muda)
  • Pedang besi di Dieng (Zaman Logam)

Referensi

  1. Soekmono, R. (2010). Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Prasejarah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  2. Koesoemadinata, R. (2006). Arkeologi Praaksara di Indonesia. Bandung: ITB Press.
  3. Badan Sejarah Indonesia

ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.