Posted in

Perburuan dan Mengumpulkan Makanan pada Zaman Praaksara

Perburuan dan Mengumpulkan Makanan pada Zaman Praaksara (ft.istimewa)
Perburuan dan Mengumpulkan Makanan pada Zaman Praaksara (ft.istimewa)

Tabel Perkembangan Perburuan dan Pengumpulan Makanan

ZamanCara Memperoleh MakananAlat yang DigunakanContoh Kegiatan
Batu Tua (Paleolitikum)Berburu hewan besar & mengumpulkan buah/umbiKapak genggam, batu kasarBerburu rusa, mengumpulkan buah liar
Batu Tengah (Mesolitikum)Memancing ikan & berburu burung/hewan kecilAnak panah, tombak, alat pemancingMemancing ikan di sungai, menangkap burung
Batu Muda (Neolitikum)Bercocok tanam, beternak, berburu tambahanKapak persegi, cangkul batuMenanam padi, memelihara kambing, berburu kelinci

Contoh Kehidupan Sehari-hari

Perburuan dan Mengumpulkan Makanan pada Zaman Praaksara

  • Batu Tua: Laki-laki berburu rusa, perempuan mengumpulkan buah dan umbi di hutan.
  • Batu Tengah: Laki-laki menangkap ikan, perempuan menyiapkan alat dan mengumpulkan kerang.
  • Batu Muda: Seluruh anggota kelompok menanam padi dan jagung, sambil berburu hewan kecil untuk makanan tambahan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa perbedaan berburu dan mengumpulkan makanan pada Zaman Batu Tua dan Batu Muda?

  • Batu Tua: Fokus pada berburu hewan besar dan mengumpulkan makanan liar.
  • Batu Muda: Fokus pada bercocok tanam dan beternak, berburu dan mengumpulkan makanan sebagai tambahan.

2. Siapa yang bertugas mengumpulkan makanan?
Biasanya perempuan yang mengumpulkan buah, umbi, dan bahan makanan lainnya, sedangkan laki-laki berburu.

3. Apakah manusia praaksara makan semua hewan yang mereka buru?
Tidak selalu. Mereka memilih hewan yang dapat dimakan dan menggunakan bagian lain untuk pakaian, alat, atau tempat tinggal.

4. Contoh peninggalan alat untuk berburu dan mengumpulkan makanan?

  • Kapak genggam di Sangiran (Batu Tua).
  • Alat serpih untuk memancing di Gua Harimau (Batu Tengah).
  • Kapak persegi dan cangkul batu di permukiman Neolitikum.

Referensi

  1. Soekmono, R. (2010). Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Prasejarah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  2. Koesoemadinata, R. (2006). Arkeologi Praaksara di Indonesia. Bandung: ITB Press.
  3. Badan Sejarah Indonesia

ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.