Belajar tentang masa bercocok tanam penting bagi siswa SMP karena memberikan pemahaman tentang perkembangan peradaban manusia, dari kehidupan nomaden menjadi masyarakat menetap. Selain sejarah, materi ini juga mengajarkan nilai kerja sama, kreativitas, dan adaptasi terhadap lingkungan, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Bagaimana Pentingnya Belajar Masa Bercocok Tanam untuk Siswa SMP?
Mengapa Masa Bercocok Tanam Penting Dipelajari
1. Memahami Sejarah dan Peradaban
Siswa belajar bagaimana manusia mulai menanam tanaman, memelihara hewan, dan membangun permukiman, yang menjadi fondasi peradaban manusia.
Contoh:
Permukiman Neolitikum di Sangiran dan Bali Aga menunjukkan bagaimana manusia mengelola lahan dan air untuk bertani.
2. Mengenal Perubahan Pola Hidup
Dari pemburu-pengumpul ke petani awal, manusia belajar:
- Hidup menetap
- Membagi kerja
- Mengelola pangan
3. Mempelajari Strategi Bertani Sederhana
Materi bercocok tanam mengajarkan:
- Rotasi tanaman
- Pengairan sederhana
- Penyimpanan hasil panen
Contoh:
Padi dijemur sebelum disimpan agar tidak cepat rusak, teknik yang bisa diterapkan di pekarangan rumah.
4. Menghargai Lingkungan dan Sumber Daya
Belajar pertanian Neolitikum mengajarkan adaptasi dan kepedulian terhadap alam, termasuk penggunaan lahan subur dan pemanfaatan hewan ternak secara bijak.
5. Mengembangkan Nilai Sosial
- Kerja sama antaranggota masyarakat
- Perencanaan bersama untuk kebutuhan pangan
- Pembagian tugas yang adil
Pelajaran yang Bisa Dipetik oleh Siswa SMP
- Pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari
- Kreativitas manusia dalam memanfaatkan alat dan sumber daya
- Menghargai budaya dan tradisi lokal
- Belajar perencanaan dan pengelolaan pangan sederhana
Baca juga: Pengaruh Keberagaman Lingkungan terhadap Mata Pencaharian Penduduk
