Nusantara memiliki kekayaan sejarah prasejarah yang sangat penting bagi dunia. Hal ini dibuktikan oleh berbagai jejak arkeologis dan situs prasejarah yang tersebar di banyak wilayah Indonesia. Temuan-temuan tersebut memberikan gambaran tentang kehidupan manusia praaksara, mulai dari cara hidup, teknologi, hingga kepercayaan yang dianut. Bagaimana Jejak Arkeologis dan Situs Prasejarah di Nusantara?
Pengertian Jejak Arkeologis dan Situs Prasejarah
Jejak arkeologis adalah peninggalan fisik masa lalu yang diteliti oleh para arkeolog untuk memahami kehidupan manusia pada zaman prasejarah. Sementara itu, situs prasejarah adalah lokasi ditemukannya peninggalan tersebut, seperti fosil, alat batu, dan bangunan megalitik.
Jenis Jejak Arkeologis di Nusantara
1. Fosil Manusia Purba
Fosil merupakan sisa-sisa tubuh manusia purba yang telah membatu.
Contoh:
- Pithecanthropus erectus di Trinil (Jawa Timur)
- Homo soloensis di Ngandong (Jawa Tengah)
- Homo wajakensis di Wajak, Tulungagung
2. Alat-Alat Batu
Alat batu menjadi bukti aktivitas manusia praaksara dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Contoh:
- Kapak perimbas
- Kapak genggam
- Alat serpih
- Kapak persegi dan kapak lonjong
3. Lukisan Dinding Gua
Lukisan gua menunjukkan ekspresi seni dan kepercayaan manusia praaksara.
Contoh:
- Cap tangan di Gua Leang-Leang, Sulawesi Selatan
- Lukisan hewan dan manusia di kawasan Maros-Pangkep
4. Bangunan Megalitik
Bangunan batu besar berkaitan dengan sistem kepercayaan dan upacara adat.
Contoh:
- Menhir
- Dolmen
- Sarkofagus
- Punden berundak
Situs Prasejarah Penting di Nusantara
1. Situs Sangiran (Jawa Tengah)
Situs Sangiran merupakan salah satu situs manusia purba terpenting di dunia dan telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Temuan:
- Fosil manusia purba
- Alat batu
- Fosil hewan purba
2. Situs Trinil (Jawa Timur)
Trinil dikenal sebagai tempat penemuan fosil Pithecanthropus erectus oleh Eugene Dubois.
3. Situs Leang-Leang (Sulawesi Selatan)
Situs ini terkenal dengan lukisan gua prasejarah yang menggambarkan cap tangan dan hewan buruan.
4. Situs Punden Berundak Lebak Sibedug (Banten)
Situs ini menunjukkan tradisi megalitik dan menjadi cikal bakal bentuk bangunan bertingkat di Indonesia.
5. Situs Megalitik Sumba dan Nias
Daerah ini masih mempertahankan tradisi megalitik hingga masa kini.
Persebaran Situs Prasejarah di Indonesia
Situs prasejarah tersebar luas di berbagai pulau, seperti:
- Jawa
- Sumatra
- Sulawesi
- Bali
- Nusa Tenggara
- Papua
Hal ini menunjukkan bahwa Nusantara telah lama menjadi wilayah hunian manusia.
Baca juga: Keberagaman Lingkungan Sekitar Sekolah sebagai Sumber Belajar
