d. Metode Termoluminesensi
Digunakan untuk menentukan umur alat batu dan gerabah.
Contoh:
- Alat batu dari zaman praaksara akhir
Perbandingan Metode Penentuan Umur Fosil
| Metode | Jenis Metode | Keterangan |
| Stratigrafi | Relatif | Berdasarkan lapisan tanah |
| Tipologi | Relatif | Berdasarkan bentuk alat |
| Radiokarbon | Absolut | Hingga 50.000 tahun |
| Kalium-Argon | Absolut | Jutaan tahun |
| Termoluminesensi | Absolut | Alat batu |
Contoh Penentuan Umur Fosil di Indonesia
- Fosil Homo erectus di Trinil ditentukan umurnya menggunakan metode Kalium-Argon
- Fosil manusia Wajak menggunakan metode relatif dan absolut
- Fosil di Sangiran diteliti berdasarkan stratigrafi lapisan tanah
Kesimpulan
Cara menentukan umur fosil manusia purba dilakukan melalui metode relatif dan metode absolut. Kedua metode ini saling melengkapi dan membantu para ahli dalam merekonstruksi sejarah kehidupan manusia secara ilmiah dan akurat.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa perbedaan metode relatif dan absolut?
Metode relatif membandingkan usia fosil, sedangkan metode absolut menghasilkan angka usia yang lebih pasti.
2. Metode apa yang paling akurat?
Metode absolut lebih akurat, tetapi sering dikombinasikan dengan metode relatif.
3. Apakah semua fosil bisa diuji dengan karbon-14?
Tidak, hanya fosil yang berumur hingga sekitar 50.000 tahun.
4. Mengapa fosil tua menggunakan metode Kalium-Argon?
Karena metode ini cocok untuk fosil berusia jutaan tahun.
5. Apakah metode ini diajarkan di SMP?
Ya, materi ini termasuk dalam pembelajaran IPS dan sejarah SMP.
Link Referensi
- https://kemdikbud.go.id
- https://repositori.kemdikbud.go.id
- https://www.britannica.com/science/radiometric-dating
- https://historia.id
ย
