Dampak Pertanian dan Beternak terhadap Kehidupan Manusia
Pertanian dan beternak membawa perubahan besar, antara lain:
- Pola hidup menetap
- Pembagian kerja
- Pertumbuhan penduduk
- Munculnya perdagangan sederhana
- Berkembangnya budaya dan kepercayaan
Contoh Kehidupan Pertanian Praaksara di Indonesia
Di Indonesia, bukti kehidupan bercocok tanam terlihat dari:
- Ditemukannya kapak persegi dan lonjong
- Permukiman manusia Neolitikum
- Tradisi bercocok tanam yang berlanjut hingga kini
Kesimpulan
Manusia zaman praaksara memulai pertanian dan beternak sebagai strategi untuk menjaga kelangsungan hidup. Dengan bercocok tanam dan beternak, manusia dapat menghasilkan makanan sendiri, hidup menetap, dan membangun dasar peradaban yang terus berkembang hingga sekarang.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Kapan manusia mulai bercocok tanam?
Pada zaman Neolitikum (Zaman Batu Muda).
2. Mengapa pertanian penting bagi manusia praaksara?
Karena menyediakan sumber makanan yang lebih stabil.
3. Hewan apa yang pertama kali diternakkan?
Anjing, babi, ayam, dan kambing.
4. Apa dampak pertanian terhadap kehidupan sosial?
Munculnya pembagian kerja dan kehidupan menetap.
5. Apa bukti pertanian praaksara di Indonesia?
Kapak persegi, kapak lonjong, dan permukiman Neolitikum.
Link Referensi
- https://kemdikbud.go.id
- https://repositori.kemdikbud.go.id
- https://museum.kemdikbud.go.id
- https://id.wikipedia.org/wiki/Neolitikum
ย
