Pada masa praaksara, manusia belum mengenal teknologi modern. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalangi mereka untuk bertahan hidup. Dengan memanfaatkan alam sekitar, manusia praaksara menciptakan alat-alat unik untuk berburu. Alat-alat ini menjadi bukti kecerdasan dan kreativitas manusia pada masa awal peradaban. Bagaimana Alat-Alat Unik yang Digunakan Manusia Praaksara untuk Berburu?
Pengertian Alat Berburu Manusia Praaksara
Alat berburu manusia praaksara adalah peralatan sederhana yang dibuat dari batu, kayu, dan tulang untuk membantu mendapatkan makanan. Alat-alat ini digunakan untuk:
- Menyerang hewan buruan
- Memotong daging
- Menguliti hewan
- Melindungi diri dari binatang buas
Jenis-Jenis Alat Berburu Manusia Praaksara
1. Kapak Perimbas
Kapak perimbas terbuat dari batu yang diasah pada satu sisi.
Fungsi:
- Memotong daging
- Menguliti hewan
- Merimbas kayu
Contoh:
Ditemukan di daerah Pacitan dan Sangiran.
2. Kapak Genggam
Kapak genggam digunakan tanpa tangkai dan digenggam langsung.
Fungsi:
- Menyerang hewan buruan
- Memecah tulang
- Alat serbaguna berburu
3. Tombak Batu
Tombak terbuat dari kayu dengan ujung batu tajam.
Fungsi:
- Berburu hewan besar
- Menjaga jarak aman dari hewan buas
4. Alat Serpih
Alat serpih dibuat dari pecahan batu kecil yang tajam.
Fungsi:
- Memotong daging
- Menguliti hewan
- Mengolah makanan
5. Alat dari Tulang
Alat ini dibuat dari tulang hewan buruan.
Fungsi:
- Menusuk ikan
- Menguliti hewan kecil
- Alat penusuk
Keunikan Alat Berburu Manusia Praaksara
Alat-alat berburu manusia praaksara memiliki keunikan, antara lain:
- Dibuat secara manual
- Multifungsi
- Menyesuaikan lingkungan
- Digunakan berulang kali
Keunikan ini menunjukkan kemampuan adaptasi manusia.
Baca juga: Jenis-Jenis Lingkungan Sekitar: Alam, Sosial, dan Budaya
