Indonesia merupakan salah satu wilayah penting dalam kajian prasejarah dunia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai bukti kehidupan manusia zaman praaksara berupa fosil, alat-alat batu, hingga lukisan gua. Bukti-bukti tersebut menunjukkan bahwa wilayah Nusantara telah dihuni manusia sejak ratusan ribu tahun yang lalu.
Pengertian Bukti Kehidupan Manusia Praaksara
Bukti kehidupan manusia zaman praaksara adalah peninggalan fisik dan nonfisik yang menunjukkan aktivitas manusia sebelum mengenal tulisan. Bukti ini membantu para ahli memahami cara hidup, budaya, dan perkembangan manusia purba di Indonesia.
Jenis-Jenis Bukti Kehidupan Manusia Zaman Praaksara di Indonesia
1. Fosil Manusia Purba
Fosil merupakan sisa-sisa tulang manusia purba yang telah membatu.
Contoh fosil manusia purba di Indonesia:
- Pithecanthropus erectus (Manusia Jawa) di Trinil
- Homo soloensis di Ngandong
- Homo wajakensis di Wajak, Tulungagung
Fosil-fosil ini menunjukkan perkembangan fisik manusia purba dari masa ke masa.
2. Alat-Alat Batu
Alat batu menjadi bukti aktivitas manusia praaksara dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Contoh alat batu:
- Kapak perimbas
- Kapak genggam
- Alat serpih
- Kapak lonjong dan kapak persegi
Alat-alat ini digunakan untuk berburu, memotong, dan mengolah makanan.
3. Alat dari Tulang dan Tanduk
Selain batu, manusia praaksara juga memanfaatkan tulang dan tanduk hewan.
Contoh:
- Mata tombak dari tulang
- Alat penusuk
- Alat pengorek
4. Lukisan Dinding Gua
Lukisan gua menjadi bukti ekspresi seni dan kepercayaan manusia praaksara.
Contoh di Indonesia:
- Lukisan cap tangan di Gua Leang-Leang (Sulawesi Selatan)
- Lukisan hewan dan manusia di Gua Maros
5. Bangunan Batu Besar (Megalitikum)
Bangunan batu besar menunjukkan perkembangan kepercayaan dan kehidupan sosial.
Contoh:
- Menhir
- Dolmen
- Sarkofagus
- Punden berundak
Bangunan ini berkaitan dengan upacara pemujaan roh nenek moyang.
Persebaran Bukti Kehidupan Praaksara di Indonesia
Bukti kehidupan manusia praaksara tersebar di berbagai wilayah, antara lain:
- Jawa (Trinil, Sangiran, Ngandong)
- Sumatra
- Sulawesi
- Bali
- Nusa Tenggara
Persebaran ini menunjukkan luasnya wilayah hunian manusia purba di Indonesia.
Baca juga: Keberagaman Lingkungan Alam Indonesia sebagai Karunia Tuhan
