Alat-alat manusia zaman praaksara adalah peralatan yang digunakan oleh manusia purba untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sebelum adanya teknologi modern dan tulisan. Alat-alat ini dibuat dari bahan alam seperti batu, tulang, kayu, dan kulit binatang.
Penggunaan alat-alat ini merupakan bukti kemampuan manusia praaksara berpikir dan berinovasi untuk bertahan hidup.
Jenis-Jenis Alat Manusia Praaksara
Alat manusia praaksara dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya:
1. Alat Batu Tua (Paleolithikum)
Alat batu tua dibuat dengan cara memecah batu besar menjadi serpihan tajam untuk digunakan dalam berburu dan memotong.
Contoh:
- Kapak genggam (hand axe): Batu besar yang diasah menjadi tajam di satu sisi.
- Pisau batu: Untuk memotong daging dan kulit hewan.
2. Alat Batu Madya (Mesolithikum)
Alat ini lebih kecil dan lebih halus dibanding batu tua, digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan pertanian sederhana.
Contoh:
- Kapak kecil: Untuk menebang kayu dan membuat alat lain.
- Alat penggiling batu: Untuk mengolah biji-bijian.
3. Alat Batu Muda (Neolithikum)
Alat batu muda dibuat lebih rapi dan memiliki fungsi spesifik, terutama untuk bercocok tanam dan memelihara hewan.
Contoh:
- Pacul dari batu: Untuk menggali tanah dan menanam padi.
- Lesung dan alu: Untuk menumbuk biji-bijian atau rempah.
4. Alat dari Tulang dan Kayu
Selain batu, manusia praaksara juga membuat alat dari tulang binatang, kayu, dan kulit.
Contoh:
- Tombak dari kayu dan tulang untuk berburu ikan atau hewan darat.
- Jarum dari tulang untuk membuat pakaian dari kulit binatang.
5. Alat untuk Seni dan Ritual
Alat-Alat yang Digunakan Manusia Zaman Praaksara. Manusia praaksara juga membuat alat khusus untuk melukis, membuat ukiran, atau ritual keagamaan.
Contoh:
- Cat dari tanah liat, arang, dan tumbuhan untuk melukis di gua.
- Alat ukir dari batu dan tulang untuk membuat patung atau simbol kesuburan.
Baca juga: Apa Itu Lingkungan Sekitar? Pengertian dan Contohnya
