Home ยป Sejarah ยป Pembiasaan Manusia Praaksara dalam Memanfaatkan Alam Sekitar
Posted in

Pembiasaan Manusia Praaksara dalam Memanfaatkan Alam Sekitar

Pembiasaan Manusia Praaksara dalam Memanfaatkan Alam Sekitar (ft.istimewa)
Pembiasaan Manusia Praaksara dalam Memanfaatkan Alam Sekitar (ft.istimewa)

Pada masa sebelum manusia mengenal tulisan, kehidupan manusia berlangsung pada zaman praaksara. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, manusia praaksara memiliki berbagai pembiasaan dalam memanfaatkan alam sekitar. Alam menjadi sumber utama makanan, bahan pakaian, alat, dan tempat tinggal. Oleh karena itu, mempelajari pembiasaan manusia praaksara dalam memanfaatkan alam sekitar penting dalam pembelajaran IPS SMP kelas 7.

Pengertian Zaman Praaksara

Zaman praaksara adalah masa ketika manusia belum mengenal tulisan. Informasi tentang kehidupan manusia pada masa ini diperoleh dari peninggalan berupa fosil, alat-alat batu, dan hasil kebudayaan lainnya. Masa ini juga dikenal sebagai masa prasejarah.

Ketergantungan Manusia Praaksara terhadap Alam

Manusia praaksara sangat bergantung pada alam karena belum memiliki teknologi modern. Alam menyediakan segala kebutuhan hidup, mulai dari makanan hingga perlindungan.

Contoh:
Hutan menyediakan hewan buruan dan tumbuhan liar sebagai sumber makanan.

Pembiasaan Manusia Praaksara dalam Memanfaatkan Alam

1. Berburu dan Meramu

Berburu dan meramu merupakan cara utama manusia praaksara memanfaatkan alam.

Contoh:
Berburu rusa dan mengumpulkan buah-buahan serta umbi-umbian liar.

2. Menggunakan Alat dari Bahan Alam

Manusia praaksara memanfaatkan batu, kayu, dan tulang untuk membuat alat.

Contoh:
Kapak genggam dari batu digunakan untuk memotong daging dan kayu.

3. Memanfaatkan Gua dan Lingkungan Alam sebagai Tempat Tinggal

Alam juga dimanfaatkan sebagai tempat berlindung.

Contoh:
Gua dijadikan tempat tinggal sementara untuk melindungi diri dari cuaca dan hewan buas.

4. Memanfaatkan Air dan Sungai

Sungai menjadi sumber kehidupan penting bagi manusia praaksara.

Contoh:
Sungai digunakan untuk memperoleh air minum dan menangkap ikan.

5. Menggunakan Kulit dan Tulang Hewan

Selain daging, bagian tubuh hewan juga dimanfaatkan.

Contoh:
Kulit hewan dijadikan pakaian sederhana, tulangnya dijadikan alat.

6. Mengenal Bercocok Tanam

Pada tahap selanjutnya, manusia mulai memanfaatkan alam dengan cara mengolahnya.

Contoh:
Menanam padi dan umbi-umbian di sekitar tempat tinggal.

Pembiasaan Memanfaatkan Alam Secara Sederhana dan Bijak

Manusia praaksara memanfaatkan alam sesuai kebutuhan hidup tanpa merusaknya secara berlebihan.

Contoh:
Mengambil hasil alam secukupnya dan berpindah tempat saat persediaan menipis.

Baca juga: Memahami Unsur-Unsur Sejarah sebagai Dasar Penulisan Sejarah

Nilai-Nilai Kehidupan dari Pemanfaatan Alam

Dari pembiasaan memanfaatkan alam, manusia praaksara mengajarkan nilai:

  • Kesederhanaan
  • Kepedulian terhadap alam
  • Kerja sama
  • Kemampuan beradaptasi

Nilai-nilai ini masih relevan hingga saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.